Zona Nyaman Sebuah Hubungan

Zona Nyaman Sebuah Hubungan
Bab 18


__ADS_3

*Cerita sebelumnya Bhie dan Grace dipanggil ke ruang BP.


Bhie melirik ke arah Grace yang nampak gelisah dan ragu untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya. Tentu saja Bhie paham dengan kegelisahan Grace, mana bisa mengaku hanya gara-gara cowok.


" Tentu saja Grace marah karena pacarnya menyukaiku. Makanya tanpa pikir panjang Grace menyerangku karena cemburu. Saya akan menerima hukumannya, dalam hal ini saya juga bersalah, telah memukul Grace " kata Bhie.


" Tuhh dengar putri anda mengakuinya " Ibu Grace menunjukkan arah Bhie.


" Tapi putri anda duluan yang menyerang putri saya dan lihat putri saya terluka lebih parah daripada putri anda. Ini kartu nama saya, mari kita lanjutkan ke meja hijau " kata Mentari.


" Mama sudah cukup, hentikan. Aku baik-baik saja, gak perlu diperpanjang " kata Bhie.


Saat melihat kartu nama dari Mentari, nyali orang tua Grace berubah, terutama ibunya Grace yang menjadi pendiam dan mengucapkan hal yang tak terduga.


" Grace sayang, sudah jangan marah lagi, ayo minta maaf pada temanmu itu " kata Ibu Grace.


" Ayo Grace, minta maaf " kata ayah Grace.


" Tapikan ??? " Grace heran dengan perubahan sikap orang tuanya.


" Ayo cepat minta maaf " kata ayah Grace.


" Nak Bhientang atas nama Grace, kami minta maaf, maukan maafin Grace " Ibu Grace jadi lembut.


" Gak apa-apa ini hanya salah paham. Saya permisi " Bhie buru-buru berpamitan.


Setelah berpamitan Bhie segera keluar dari ruang BP, Bhie malas berlama-lama di dalam. Entah apa yang membuat orang tua Grace berubah pikiran, padahal awalnya marah-marah trus mendadak baik, bahkan sampai mau minta maaf.


" Bhie, kamu gak apa-apa ? " tanya Angela yang sedari tadi menunggu.


" Gak apa kok " kata Bhie.


" Apanya gak apa-apa, lihat penampilanmu berantakan, gila bekas cakarannya banyak banget " Angela memperhatikan luka-luka di tubuh Bhie.


" Sudah lihat luka, jangan ditekan tambah sakit. Aku mau ke UKS minta plester " kata Bhie.


" Trus gimana ? Dihukum apa ? " tanya Angela.


" Gak tau, soalnya aku...." perkataan Bhie terpotong karena ada yang keluar dari ruang BP.


" Bhientang " kata Mentari.


" Apa lagi sich....??? " kata Bhie tanpa melihat.


" Walaupun orang tua Grace sudah minta maaf, tapi sekolah tetap memberi hukuman, kalian di skors selama 3 hari " kata Mentari.


" Ya sudah gak apa-apa cuma 3 hari, gak masalah. Aku mau ke UKS " Bhie pergi tanpa menoleh.


" Bhie...!!! " Angela memanggil.


" Apakah kamu temannya Bhientang ? Siapa namamu ? " tanya Mentari.


" Saya Angela, teman sekelas Bhie. Maaf Tante siapa ya ? " kata Angela.


" Mentari, mamanya Bhientang " memperkenalkan diri.


" Benarkah ? Tante mama kandungnya ? " Angela belum percaya.


" Tante boleh minta tolong ? " tanya Mentari.


" Minta tolong tentang apa ya tan ??? " tanya Angela.


*Sementara itu di ruang UKS, Bhie membersihkan luka dan menempelkan plester pada luka-luka di wajahnya dan tangannya. Bhie menatap dirinya di kaca, dilihatnya banyak tempelan plester dan pipi yang mulai nampak bengkak. Samar-samar nampak cap tangan Grace.

__ADS_1


" Gila tamparannya kuat banget, sampai ada cap tangan Grace " kata Bhie sambil mengusap pipinya.


Bhie merebahkan badannya di atas kasur, kepalanya terasa sedikit sakit, rasanya malas kembali ke ruang kelas setelah insiden barusan. Pasti sekarang anak-anak lain sedang bergosip tentang dirinya, Bhie menutup matanya mencoba menenangkan pikirannya.


Beberapa menit kemudian Angela datang menyusul Bhie di ruang UKS, dilihatnya Bhie sedang berbaring di kasur.


" Bhie, apa kamu tidur ? " tanya Angela.


" Tidak, cuma memejamkan mata aja " kata Bhie.


" Ini tempelkan di pipimu, biar bengkaknya hilang " Angela memberi minuman kaleng dingin.


" Terima kasih " Bhie menerima dari Angela.


Bhie menempelkan pada pipinya yang bengkak, Angela mengamati keadaan Bhie dengan seksama. Baru kali ini Bhie terlihat berantakan dan penuh dengan tempelan plester. Dari semua plester, pandangan mata Angela tertuju pada plester yang tertempel di leher Bhie.


" Bhie, kenapa kamu tidak menjelaskan hubunganmu dengan mamamu ? Apa kamu tidak percaya padaku ? " tanya Angela lirih.


" Cerita apa saja sama kamu ? " Bhie balik bertanya.


" Tidak banyak, hanya minta tolong untuk lihat keadaanmu saja " kata Angela.


" Jika kamu jadi aku, apa kamu masih bangga mengenalkan beliau pada temanmu dengan sebutan mama ? Untuk orang yang sudah meninggalkan kamu, hanya karena keegoisannya sendiri. Sudah pasti, jawabannya tidak Angela " kata Bhie.


" Kamu benar, aku pasti juga tidak mau mengenalkannya. Tapi Bhie, kenapa kamu mengakuinya ? kalau Sin menyukai kamu, waktu di ruang BP tadi ? Bukankah itu akan membenarkan kecemburuan Grace ? " kata Angela.


" Memangnya salah, jika kami saling menyukai? Kan kita berteman, suka bukan berarti cinta dan harus pacaran bukan ? Kan aku sudah bilang, kami berteman. Apa kamu masih gak percaya ?" kata Bhie.


" Aku percaya, hanya saja terkadang sikapmu sedikit berbeda sebagai temannya. Aku sudah menjelaskannya pada Grace dan dia sudah tidak salah paham lagi padamu " kata Angela


* Sesaat sebelum Angela ke UKS.


Angela datang menemui Grace untuk bertanya, apakah Grace punya bukti atas tuduhannya terhadap Bhie.


" Tentu saja, Sin mutusin aku tepat setelah dia pergi dengan Bhie. Bukan hanya itu saja bahkan mereka sudah menghabiskan malam bersama. Ini buktinya " kata Grace sambil menunjukkan sebuah foto.


Angela meraih hp Grace dan mengamati dengan seksama foto yang ada didalamnya. Dari pakaian dan tempatnya, Angela langsung menyadari foto tersebut diambil saat pesta di tempat Windy. Tapi memang kalau dilihat dari posisi saat foto diambil, semua orang pasti akan salah paham saat melihatnya.


" Foto ini memang diambil supaya kamu salah paham, asal tau saja, aku juga ada di sana. Lihat, pakaian yang mereka kenakan sama dan lokasinya juga sama " Angela memperlihatkan foto dari hpnya.


" Ini ??? " Grace nampak heran.


" Malam itu kami menghadiri pesta ulang tahun Windy, awalnya kami tidak tau kalau akan menghadiri acara yang sama. Aku datang dengan pacarku yang kebetulan kakak sepupunya Windy. Sin juga datang karena ternyata dia juga kakak sepupunya Windy dan tentu saja Bhie datang karena undangan Windy. Bukan hanya itu saja, Bhie menjadi tamu spesial karena Windy pacaran dengan pamannya Bhie. Percaya atau tidak aku juga baru mengetahuinya malam itu dan memang begitu faktanya " Angela menjelaskan panjang lebar.


" Jadi malam itu kalian ??? " kata Grace


" Acaranya sampai larut malam, aku gak tau Bhie pulang jam berapa, karena aku pulang duluan " kata Angela.


" Jadi mereka tidak berdua saja ? " tanya Grace.


" Tentu saja tidak " jawab Angela.


" Tapi ? Kenapa kebetulan sekali ? Setelah itu Sin mutusin aku, jadinya aku berfikir gara-gara Bhie. Dulu kenapa kamu putus dengan Sin ? " tanya Grace.


" Emmm, gimana ya. Kalau boleh jujur emm " Angela sedikit ragu.


" Jujur saja, aku pengen tau " kata Grace.


" Karena Sin, punya banyak pacar " kata Angela lirih.


" Benarkah ??? " Grace tidak percaya.


" Aku rasa, kamu bukan satu-satunya pacar Sin, banyak cewek yang sudah Sin pacari, anggap saja kamu beruntung putus sekarang, daripada dibohongi lebih lama lagi, sakitnya akan lebih dalam " kata Angela.

__ADS_1


" Tapi aku sayang dia " ucap Grace lirih.


" Sabar, kuatkan hatimu. Aku mau lihat Bhie dulu di UKS, mau bantuin dia, bekas cakaran kukumu cukup banyak. Bye..." kata Angela berbalik dan pergi.


*Kembali ke Angela dan Bhie sekarang ini.


" Ngapain lagi kamu jelasin ke Grace panjang lebar, gak ada gunanya juga " kata Bhie.


" Gak guna apanya, dengan begini Grace tidak salah paham lagi padamu. Terima kasih padaku dong " Angela meninggikan suaranya.


" Baiklah terima kasih Angela. Tapi tetap saja Grace gak bakalan minta maaf padaku dan aku juga gak mau minta maaf padanya " kata Bhie.


" Itu sich terserah kalian berdua, bukan urusanku, yang penting Grace sudah sadar dan tidak salah paham lagi. Setelah aku pikir, baru kali ini aku lihat penampilanmu seperti ini, ya walau biasanya kamu memang selalu berantakan sich " kata Angela tertawa meledek.


" Sialan....!!! " Bhie ikut tertawa.


Sementara itu Grace hanya mendengarkan percakapan dari balik pintu UKS. Grace mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam, paling tidak sekarang Grace sudah tau keadaan Bhie baik-baik saja. Grace pun segera pergi meninggalkan ruang UKS sebelum ada yang datang.


*Kembali ke ruang UKS


Angela menatap wajah Bhie yang sedang tertawa, ia pun jadi teringat dengan tante Mentari dan kalau diperhatikan wajah mereka sedikit mirip.


*Flash back Mentari dan Angela.


" Tante boleh minta tolong ? " tanya Mentari.


" Minta tolong tentang apa ya tan ? " tanya Angela.


" Tolong bantu tante mengawasi Bhientang, kamu kan temannya jadi kalau ada apa-apa dengan Bhientang, kamu bisa kasih tau tante. Bisa kan ??? " kata Mentari.


" Tentu saja bisa tante " kata Angela.


" Bagus. Ini kartu nama tante, kalau ada kabar apapun itu tentang Bhientang, kamu bisa kabari tante " kata Mentari.


" Baik tante " kata Angela.


" Tante pergi dulu. Tante bersyukur kamu temannya Bhientang, terima kasih Angela " kata Mentari.


Angela mengamati kartu nama yang berada di tangannya, ini pertama kalinya ia bertemu dengan mamanya Bhie dan tak menyangka bukan dari kalangan biasa.


*Kembali ke ruang UKS Bhie dan Angela.


" Angela...!!! Hai... Angela....!!! " Bhie memanggil.


" Iya ada apa ??? " Angela sadar dari lamunannya.


" Melamun apa sich ??? " tanya Bhie.


" Tidak ada, hanya membayangkan bagaimana reaksi papamu nanti, melihat anak perempuannya babak belur gini. Bagaimana menurutmu ??? ' kata Angela.


" Hemmm???? Benar juga apalagi kalau tau aku di skors selama 3 hari. Hadechh apa yang harus aku katakan ??? " Bhie baru mulai panik.


" Jujur saja pada papamu, apa boleh buat " kata Angela.


" Dan menerima hukuman tambahan dari papa ? tapi kalau berbohong juga tidak baik malah akan memburukkan keadaan. Semoga papa ada kerja tambahan jadi gak melihat luka-luka ini " kata Bhie.


" Doamu jelek banget, papamu itu manusia bukan mesin. Emangnya kamu gak kangen sama papamu ? " kata Angela.


" Sudah biasa tuchh " kata Bhie.


( Bersambung )


Mohon dukungannya teman-teman, yang mau memberi kritik dan saran dipersilahkan, agar ke depannya tulisan saya semakin baik.

__ADS_1


Terima kasih 🙏🤗.


__ADS_2