Zona Nyaman Sebuah Hubungan

Zona Nyaman Sebuah Hubungan
Bab 7


__ADS_3

*Cerita sebelumnya


( Balasan yang tadi ? Apa maksudnya ? Apa mungkin Sin balas dendam karena martabak tadi ? )


Belum saja benar-benar paham, Bhie dikejutkan dengan sebuah motor yang berhenti didepan rumah Bhie. Saat pengendara motor membuka helm, Bhie dibuat kaget dengan tampang mereka yang penuh luka lebam.


" Sam....!!! Raswan....!!! Kalian kenapa ? Habis berantem ya ? " Bhie langsung menuduh.


" Gak kok cuma ada salah paham dikit trus kena pukul " kata Sam.


" Bohong...!!! Kena pukul apaan, sampai dua-duanya babak belur gini, pasti berantem kalian ini, iyakan ? " Bhie mulai meninggikan suaranya.


" Gara-gara pacarnya Sam nih, aku jadi ikutan berantem " kata Raswan.


" Kenapa Windy ? Yang cari perkara teman-temannya tuh, resek ngajari yang gak bener " kata Sam.


" Kalian ini bicara apa sih ? Coba jelasin supaya aku paham. Windy kenapa ? Trus teman-temannya Windy ngajarin apa sama Windy ? " tanya Bhie bertubi-tubi.


" Gini ceritanya. Sam kesel sama Windy, karena Windy gak mau diajak ketemuan trus Sam ngajakin aku ke tempat biasa Windy nongkrong. Pas sampai sana mereka lagi asyik pesta minuman. Sisanya bisa kamu tebak sendiri " Raswan menjelaskan.


" Astaga, kalian ini selalu tangan yang duluan maju, ditanya dulu kan bisa ? " Bhie kesal.


" Kayak gak kenal tabiat Sam saja " kata Raswan.


" Habis aku keburu murka duluan, waktu lihat botol-botol berserakan, siapa coba yang bisa tahan, lihat pacar sendiri asyik minum gitu trus sama orang lain pula " kata Sam.


" Kayak kamu gak minum saja, trus Windy dimana sekarang ??? " kata Bhie.


" Itu dia yang bikin tambah kesel, Windy malah marah sama kita dan belain teman-temannya itu. Resek kan...??? " kata Raswan.


" Entahlah aku gak bisa komentar lagi. Tunggu disini, aku carikan obat dan kompres, biar luka kalian gak tambah parah " kata Bhie.


Bhie masuk ke dalam rumah, mencari obat-obatan yang ada, mengambil es batu dan peralatan lainnya. Setelah dirasa yang dibutuhkan sudah lengkap, Bhie segera keluar.


Bhie melihat Bayu dan Angela sudah duduk di teras rumahnya dengan sebuah kantong plastik di tangan Angela.


" Bayu. Kalian ??? " Bhie heran.


" Ini obat untuk mereka " kata Angela menyerahkan obat.


" Terima kasih. Kebetulan di rumah cuma ada plester luka aja. Tapi kok bisa, kalian tau ?? " tanya Bhie.


" Gak sengaja ketemu di jalan, aku suruh saja mereka ke sini dulu dan aku mampir apotik beli obatnya " kata Bayu.


" Oh gitu. Kirain kamu juga ikut berantem " kata Bhie.


Bhie segera membersihkan luka lebam Sam, sementara Bayu membantu Raswan.


" Haduh...!!! Bay...!!! Pelan-pelan, sakit nih, lembut dikit, kenapa sih " Raswan protes.


" Bawel, sudah dibantuin juga " Bayu gak kalah galak.


" Yang lembut, kayak Bhie ngurus Sam itu nah, pakai perasaan " kata Raswan.


" Kompres sendiri nih, protes mulu " Bayu tambah kesal.


" Kamu ini waktu kelahi gak merasakan sakit kan ?. Giliran cuma kompres bilang sakit. Sudah Bayu, taruh saja. Sam juga sudah mau selesai kok " kata Bhie.


Angela diam sambil memperhatikan percakapan diantara mereka, ada sedikit perasaan cemburu dihatinya Angela melihat hubungan, yang sepertinya terjalin dengan baik.


" Benarkah mereka cuma berteman ? " pikir Angela dalam hati.


" Cewek ini pacarmu Bay ? " Sam bertanya.


" Iya. Kenalkan ini Angela, pacarku yang baru. Yank, kenalin ini Samran dan Raswan, temanku " kata Bayu.


" Hallo. Angela " memperkenalkan diri.


" Hallo. Panggil aja Sam. Maaf ya waktu perkenalannya seperti ini " kata Sam.


" Gak apa-apa " kata Angela.


" Kamu gak ngenalkan Bhie pada pacarmu Bay ? " Raswan protes.


" Gak perlu. Aku sudah kenal Angela lama dari aku kelas satu SMA dan kita teman sebangku " kata Bhie.

__ADS_1


" Oh ya ( kaget ). Berarti waktu lihat di EXPO, kamu sudah tau ??? " kata Raswan.


" Sudah " kata Bhie.


" Kenapa gak kasih tau ? Kan kita bisa jalan bareng-bareng " kata Raswan.


" Bareng-bareng jidatmu...!!! Kalau waktu itu aku kasih tau, mereka bakalan canggung. Kamu ini gak paham orang PDKT apa ? " Bhie sedikit menekan.


" Aauuww...!!! Sakit Bhie, pelan-pelan " kata Raswan.


" Tahan, sebentar lagi selesai nich. Manja bener, kayak perempuan aja. Sam aja bisa tahan kok " kata Bhie.


" Lukamu lebih ringan daripada Sam tapi justru kamu yang banyak protes " kata Bayu.


" Tentu saja Sam gak protes, semua ini kan gara-gara Sam yang tempramental " kata Raswan.


" Emangnya kamu tega, lihat teman kesusahan trus kamu cuekin, gak kamu tolongin ? " kata Sam.


" Ini juga sudah ditolongin, tapi gila pukulannya sakit banget, pemain band apa petinju dia ? " kata Raswan.


" Tapi aku penasaran ? Windy kamu tinggal di sana Sam ? " tanya Bhie.


" Hem ( menganggukkan kepala ). Karena dia lebih belain temannya daripada aku. Jujur aku kecewa dengan sikapnya. Emangnya aku kurang pengertian apa sama dia, semua yang dia mau aku turuti, aku hanya minta sedikit waktu dia, sedikit saja, gak usah banyak, tapi gitulah " kata Sam.


" Sabar dech...!!! " Bhie mengusap punggung Sam.


" Thanks ya Bhie " kata Sam.


" Thanks ya Bhie. Trus teman yang ikutan bonyok gini dicuekin gitu " sindir Raswan.


" Duch Bakwan satu ini cemburu, sini aku tiup lukamu biar cepat sembuh " hibur Bhie.


" Tiup...??? Cium baru cepat sembuh " kata Raswan.


" Cium jidatmu....!!!! " spontan Bhie memukul Raswan.


" Haduch SAKIT BHIE....!!!!" teriak Raswan.


" Sorry sorry gak sengaja " kata Bhie.


" Kalian ini sudah lama saling kenal ?? " Angela angkat bicara.


" Iya, karena dikenalkan Sam " kata Bayu.


" Aku pernah cerita ke kamu kalau Bayu sering main bola di lapangan. Ya mainnya sama mereka berdua dan kebetulan dulu sewaktu kecil Sam pernah tinggal di lingkungan sini, sampai akhirnya keluarga Sam pindah rumah " Bhie menjelaskan.


" Dulu kita satu SD tapi beda kelas. Iyakan Bhie ? " tambah Sam.


" Iya. Waktu SD kalau berangkat selalu bareng, aku ingat banget Sam selalu gandeng tanganku jadi orang pada bilang kalau aku ini adiknya Sam " kata Bhie.


" Kamu kan memang adikku, Bhie " kata Sam sambil mengusap kepala Bhie.


" Pantas saja akrab " kata Angela.


" Pantas saja Bhie tomboi, begitukan ??? " kata Sam.


" Hahh ??? " Angela terkejut.


" Dari kecil Bhie selalu ikut aku main, mungkin karena kebiasaan main bareng anak laki-laki jadi tomboi gini dech " kata Sam.


" Memang lebih seru main bola rame-rame daripada main gundukan tanah dicetak trus ditaburi bunga, katanya kue, kue apaan, kuburan iya " kata Bhie.


" Lihat kan ??? " kata Sam.


" Iya sich. Bhie juga jutek gitu kalau ngobrol sama teman-teman yang lain, apalagi kalau obrolannya gak sesuai, paling cuma diam saja, males katanya " kata Angela.


" Tapi aku salut padamu Angela. Kamu ini cewek yang sebenarnya, feminim, anggun, bicaramu juga kalem. Kok bisa betah berteman dengan Bhie yang kebalikan gini " Raswan meledek Bhie.


" Kamu sendiri, kenapa mau berteman denganku ? " Bhie mengingatkan.


" Aku beda dong dengan Angela " kata Raswan.


" Gak tau ya, cuma mengalir gitu saja sich, tau-tau akrab dengan sendirinya " kata Angela.


" Kalau aku sich karena aku suka dan nyaman sama Bhie " Bayu menyambung.

__ADS_1


" Woi...!!! Bayu. Asal bicara kamu ya ? Sadar gak, ini di depan pacarmu loch " Bhie mengingatkan.


" Memang kenapa ? Kamu dan Angela kan berteman. Kamu gak cemburu kan yank ?? " kata Bayu.


" Enggaklah, Bhie kan temanku " kata Angela.


" Tuh, dengar sendirikan, pacarku gak masalah " kata Bayu.


Cemburu ataupun tidak ??? Entahlah, siapa yang tau perasaan seorang perempuan ??? Bisa saja di mulut bilang * tidak apa-apa * tapi dalam hati saja sudah mendidih, tinggal tunggu waktu meledaknya saja.


Sebagai seorang teman Bhie dapat melihat dari sorot mata Angel, bahwa ada sedikit kecemburuan, tapi semoga saja kecemburuan Angela itu hanya sesaat dan tidak jadi masalah untuk ke depannya.


***


Keesokan paginya, waktu di sekolah. Angela bersikap seperti biasanya, begitu juga dengan Bhie.


" Aku mau ke perpus, kembalikan buku. Kamu ikut gak ? " tanya Bhie.


" Gak dech aku di sini dengan ponselku saja " tolak Angela.


" Hemm, iya dech yang lagi pacaran " ledek Bhie.


Bhie segera berjalan menuju perpus, namun waktu dalam perjalanan, tiba-tiba ada seseorang yang memanggil.


Namanya adalah Grace, siswi yang paling populer di sekolah. Terkenal karena cantik dibarengi dengan prestasi tambahan non akademik.


" Hai Bhie " Grace menyapa.


" Hai Grace, tumben nyapa aku. Ada perlu apa ?" Bhie tanpa basa-basi.


" Tau aja aku ada perlu " kata Grace.


" Ya taulah, kamu kan super sibuk " kata Bhie.


" Kamu kenal Sigit Nauval ? " Grace terus terang.


" Maksudmu Sin ? Iya aku kenal, kenapa ? " kata Bhie.


" Apa hubunganmu sama Sin ? " tanya Grace.


" Kami berteman " jawab Bhie.


" Pernah pacaran ? " tanya Grace.


" Enggak pernah, hanya teman. Kamu pacaran sama Sin ? " Bhie menduga.


" Iya. Sudah mau 1 bulan. Bagaimana kamu kenal Sin ? " tanya Grace.


" Dari Angela " jawab Bhie.


" Angela ??? " Grace heran.


" Iya. Angela pernah pacaran dengan Sin tapi itu sudah lama banget " kata Bhie.


" Yakin, kamu cuma berteman dengan Sin ? " Grace belum yakin.


" Yakin " kata Bhie.


" Benarkah ??? " Grace masih belum yakin.


" Terserah kalau gak percaya. Masih ada pertanyaan lagi ? Kalau gak ada, aku mau ke perpus. Waktu istirahat sudah mau habis " kata Bhie.


" Ok. Cuma tanya itu saja " kata Grace.


" Ya udah. Aku pergi. Bye " Bhie berbalik dan pergi.


Bhie terus berjalan menuju perpus tanpa berbalik menoleh lagi.


( Hebat juga Sin, pacaran dengan Grace ) kata Bhie dalam hati.


Sampai sekarang Bhie juga masih penasaran apa yang dilihat dari seorang Sin, sampai-sampai banyak perempuan yang jatuh hati dan mau jadi pacarnya Sin.


( bersambung )


**SELAMAT LEBARAN BAGI YANG

__ADS_1


MERAYAKAN**


**🙏🤗**


__ADS_2