2 BIL

2 BIL
Bagian 3


__ADS_3

  Kami begitu rajin menjalani pelatihan silat..setiap hari kami tidak pernah absen ini semua karena aku begitu antusias


Padahal Bilal tidak terlalu suka silat


Tapi karena melihat aku begitu sungguh   sungguh membuat dia ikut bersemangat


Saat pelajaran silat sudah selesai ,terlihat ada kerumunan disana waktu itu aku bersama Ibam biasanya bilal yang menjemputku sari kelasku agar kami bisa slalu berkumpul saat sudah tidak ada latihan tapi sekarang dia malah memerintahkan Ibam untuk menjemputku


"Kerumunan apa itu"!?Aku menatap heran pada kerumunan itu


"Aku juga ngga' tahu ketua "?Ibam mengangkat bahunya dan dia menatap keheranan juga


"Bilal...Bilal...Bilal..."!Lho kok mereka menyerukan nama Bilal


Mendengar hal itu aku dan Ibam langsung berlari kearah sana


   Setelah melihat semuannya


Aku dan Ibam tersenyum aku melipat tanganku di dadaku memandang kearah dua orang cowok yang sedang bermain panco


  Terlihat Bilal sedang berusaha sekuat tenaga membanting tangan lawannnya


"Bilal...Bilal.. Bilal"!teriakan para pendukung Bilal masih bergema,


Brukkkk..."!


"Hore....Bilal memang hebat"!Teriak lagi para pendukung Bilal karena kemenangan Bilal untuk kesekian kalinya


  katanya sih sudah mengalahkan 10 orang dari tadi


"Ayo....siapa lagi yang berani melawan bilal...."!seorang cowok yang ada di dekat bilal berseru mungkin dia itu jurunya


   Bilal memang jago dalam berpanco diantara kami tidak ada yang bisa mengalahkan dia ,tapi saya rasa aku belum mencobanya,patut nih untuk di coba,dia menang pasti juga menggunakan trik soalnya saya lihat lawan_lawannya tadi semua badannya lebih besar dari pada bilal,tapi mereka kalah dari bilal ,tapi bukan berarti badannya bilal kecil ya ,dia bahkan paling tinggi di antara kami berisi tapi tidak gendut tidak juga kurus pokoknya ideal


  Dan ini rahasia ya..jangan keras_keras ngomongnya nanti kalau dia denger dia bakal sombong,dia itu mempunyai badan yang apa itu yang sering di bilang untuk memuji seorang pria emmm..six pack kotak_kotak banget cuyyy...sebenarnya saya suka mangap kalau lihat dia ngga' pake' baju,herannya cowok gitu mereka tidak pernah malu membuka bajunya di depan cewek... malah ceweknya yang senyam senyum mangap_mangap ngga' karuan


"Siapa......tidak ada yang berani.."!sang peneriak tadi hendak mengangkat tangan bilal mau menunjukkan kemenangan bilal


  Tapi sesuatu menghentikannya


"Saya akan melawannya"!saya mengangkat tangan saya ingin mencoba melawan bilal


  Dan semua mata langsung tertuju padaku tek..tek...tek...selama 1 menit semua terdiam memandangku dari atas sampai bawah menunjukkan keheranan mereka karena aku sudah berani mengajukan diri


"Ha...ha....ha...ha.."😂😂😂😂😂😂


Semua tertawa terpingkal_pingkal


Gimana mereka tidak tertawa


Dari tadi aja semua lawannya bilal badannya besar_besar melebihi bilal ..ehhh...malah sekarang ini saya berani mengajukan diri


    Bilal memandang kearahku dia terlihat marah...


  "Diamm....kalian semua.."!Bilal marah karena semua menertawakanku,dia memberi tatapan tajam pada semua yang ada di sana,begitulah Bilal dia slalu melindungiku dan menuruti semua yang aku inginkan ,dan saya yakin kali ini dia bakalan mau melawanku karena aku akan memaksa


    Dia menghampiriku dan mengelus kepalaku


"Beneran kamu mau melawanku dalam panco"!Bilal bicara dengan halus bajunya sudah basah dengan keringat


 


"Iya....."!aku mengangguk memandang kearah matanya


"Tapi aku tidak akan mengalah lho..."!tangan Bilal masih di kepalaku

__ADS_1


"Tentu saja saya tidak menyuruhmu untuk mengalah..."!


"Bener kamu yakin.."!


"Sangat yakin.."!aku mengangguk mantap


"Oke ...ayo..."!Bilal menggenggam tanganku menarikku dan mendudukkanku di bangku yang ada di depannya


"Dengar semuanya....kalau nanti gadisku ini kalah"!Bilal menangkup pipiku dengan tangan kanannnya


"Awas....kalian semua jangan ada yang berani menyorakinya...."!Bilal menunjuk memutar memberi tatapan tajam pada semua anak_anak yang di tempat pertandingan panco ini


"Kamu sudah siap Bila...."Bilal masih menatapku lembut


"SIAAAAP....."dengan berteriak aku mengucapkan kata siap


"Ingat Bilal......kamu tidak boleh mengalah ,kalau kamu melakukan itu pertandingan di batalkan  ...oke..."!


"Sippp..."!Bilal mengangkat jempolnya


"Oke Nabila..."!


"Oke....."!aku mengangkat jempolku seperti yang di lakukan Bilal tadi


"Kamipun mulai..."!


"Satu.....dua....mulaii...."!


Aku dan Bilal mulai mengeluarkan tenaga kami ,terlihat sekali dia mengeluarkan semua tenaganya,tentu saja  tenagaku ngga' sebanding dengan tenaga Bilal ,tangan kami langsung miring kearah tanganku yang terlihat lemah sekali


"BILAL.....BILAL....BILAL"!semua meneriakkan nama Bilal


"Namun aku juga mendengar suara Ibam yang menyerukan namaku


"BERLIN....BERLIN....BERLIN"!itu suara Ibam


"Dia itu Nabila..."!jawab Ibam sewot


"Kenapa kamu sebut dia Berlin??sepertinya cowok tadi ngga' menyerah terus mencecar pertanyaan pada Ibam


"Suka_suka gue...emang kenapa...?


diem lho jangan banyak bacot kalau berani ngomong lagi gue sumpel mulut lho ..."!Ibam sewot amat ,aku jadi tersenyum mendengar nya


  Aku dan Bilal saling menatap ,sudah di pastikan aku bakalan kalah,tapi aku bakalan menggunakan trik ini...


  "Hemmmm..."!aku tersenyum menatap Bilal


Lalu aku mengangkat kakiku yang ada dibawah meja,dan mengelus paha bilal dengan kakiku


Bilal melotot menatapku,dia masih berusaha bertahan


  Aku tidak menyerah lalu semakin menaikkan kakiku keatas pahanya hingga semakin keatas


"Brukkk....."!permainan selesai


"Yeyyy......"!aku bersorak karena aku yang menang,semuannya diam ,mereka tidak tahu harus ngapain,semua yang disini adalah pendukung Bilal,mereka juga agak tidak senang karena Bilal berhasil aku kalahkan,dan satu lagi mereka terlihat tidak percaya dengan kemenanganku.


"Kenapa kalian diam ,bersorak semua..."!Bilal menatap tajam pada semua orang dan memberi perintah untuk bersorak


"NABILA....NABILA.....NABILA.."!semuanya langsung bersorak menyuarakan namaku


Aku menatap Bilal dengan cengiran


  Dia menghampiriku dan langsung merangkulku

__ADS_1


"Jangan melakukan hal seperti tadi pada cowok lain ya.....?Bilal berbisik di telingaku


   "Bilal....geli..."!aku mendorong Bilal berusaha menyingkirkan dia dari rangkulannya


"Terus kamu kira tadi aku ngga' geli apa??....aku ngga' habis pikir juga kenapa aku bisa melakukan itu semua,jujur sebenarnya aku yang bandel selama ini sedang Bilal itu orang yang kalem tapi agak tempramen dia gabung dengan geng kamipun itu alasannya ya karena ada aku,dia tidak mungkin membiarkan aku ngumpul_ngumpul sama cowok_cowok yang notaben nya tidak kelihatan jelek...perlu kalian tahu ya....semua geng ku itu bukan orang yang sembarangan orang tua mereka itu merupakan relasi keluarganya Bilal yang kayanya ngga' ketulungan sedang aku sendiri lebih terkenal karena kereligiannya keluargaku yang merupakan keturunan kiyai ayahku adalah seorang ustadz dan ibuku sangat alimmm....mungkin memiliki anak seperti aku ini merupakan ujian bagi mereka karena selain bandel ngga' ketulungan aku juga enggan memakai hijab dan lebih parahnya lagi aku ini anak tunggal yang merupakan harapan satu_satunya untuk mereka sebenarnya aku punya seorang kakak perempuan tapi dia sudah meninggal


  Dan masalah tampang uhhh...jangan di bahas lagi semua penduduk desa ini tidak ada yang mempunyai tampang seideal kami Ibam dengan kulit putihnya dan hidung mancungnya juga Irfan dengan senyum nya yang membuat semua cewek klepek_klepek dan Roy dengan kulit sawo matengnya dan bibirnya yang terlihat menawan


  Kalau seandainya wanita di bolehkan poligami udah aku pacarin mereka semua namun karena aku udah di cap stempel oleh si Bilal yang paling ganteng dan paling keren diantara mereka aku tidak bisa berkutik hanya bisa menerima dengan segala ucapan syukur alhamdulillah,bukan hanya itu aja sih alasannya tapi karena bilal sudah memikat hatiku....ohh...Bilal


Apa perasaan ini muncul karena aku terbiasa aku tidak peduli untuk saat ini aku senang dan bahagia berada di dekat Bilal...


   


     "Untuk merayakan kemenangan ayooo....kita pestaa..."Aku menarik tangan Ibam untuk melangkah pergi dari hadapan Bilal


pesta bagi kita ya....makan yang sebanyak_banyaknya panggang_panggangan gitu adalah pesta yang sangat meriah


"Mengelak ni ye..."!Bilal menggodaku dia tersenyum kesenangan ,Ibam sudah berlalu hendak mengajak yang lain


"Jangan di bahas  Muhammad Bilal"!aku menunduk tersipu ,ini benar_benar membuatku malu


   


  "Haaiiii....ketua..."!semua sudah datang


"Katanya bakal ada pesta nihh...."!


"Dalam rangka apa...."Roy bertanya penasaran


"Dalam rangka merayakan  kemenanganku melawan Bilal"!!...Aku berucap dengan antusias


"Kemenangan apa?


"Kemenangan dan keberhasilanku karena sudah mengalahkan Bilal


"Emang Bilal sama ketua adu lomba apa kok kami ngga' tahu"!tanya roy


"Adu panco..."!jawabku tegas


"Ketua menang"!irfan dan roy bertanya melongo tidak percaya


"Yaappp..."!


"Melawan Bilal"!


"Iyaaa..."!aku menjawab dengan mengeramm...aku kesel sepertinya mereka tidak percaya banget kalau aku bisa menang adu panco sama Bilal


"Kalau kalian banyak tanya lagi...pesta saya batalkan"!aku mempertegas berusaha menghentikan ketidak percayaan mereka


"Ya...maaf ketua ....kami kan cuma penasaran soalnya kami saja yang badannya besar dua kali lipat dari ketua kalah melawan bilal"!Roy berusaha menjelaskan


"Tanya sama ibam dia kan ikut nonton"!


"Ia....ketua menang melawan bilal"!jawa ibam enteng


"Pasti kamu ngalah ya bilal sama ketua..."?Irfan bertanya pada bilal memastikan


"Engga' bilal ngga' ngalah...sebenarnya ketua menang taktik aja sehingga bisa mengalahkan bilal"!ibam menjawab tidak memberi kesempata bilal untuk ngomong


"Waahh...taktik ketua pasti sangat jitu sehigga bisa mengalahkan kekuatan bilal"!roy masih aja menambahkan


"Kalian banyak ngomong dari tadi ,kalian mau pesta ngga' nanti keburu ketua marah melihat ketidak percayaan kalian ,"!


"Ya dehhh...kami ngga' banyak ngomong lagi...,sekarang ayo kita...pesta..."!

__ADS_1


"Ayoooo....."!


  Kami beranjak meninggalkan tempat pelatihan ,langsung menderukan bunyi motor kami ,yang sangat memekakkan telinga..."!


__ADS_2