
" Ya udah Li, gue ke kelas duluan ya." Ujar Tasya. " Oh,ya udah deh kalo gitu! " kata Alia. Tasya menuju kasir untuk membayar.
" Bu, berapa baksonya 2 es tehnya 2 ?" tanya Tasya. " 14.000 neng. " jawab ibu kantin. Tasya merogoh sakunya, mengeluarkan satu lembar uang ,dua puluh ribuan lalu di berikan pada ibu kantin.
" Ini Bu, uangnya sama temen saya tadi ya. kembaliannya buat ibu aja " Kata Tasya sambil memberikan uang itu pada ibu kantin.
" makasih ya neng, " Ujar ibu kantin.
Tasya beranjak menuju kelas. " Nggak nyangka ya, kita ketemu lagi. " iya Wil! Lo apa kabar?" tanya Alia. " Alhamdulillah baik, Lo sendiri apa kabar ??" tanya balik Wildan.
" Baik juga Wil." jawab Alia. " Oh ya, Melisa gimana ya ?" tanya Alia. " gue juga gak tau Li, udah lama gue gak denger kabar Melisa " jawab Wildan
Saat mereka asyik ngobrol, Efan tanpa sengaja memergoki Alia dan Wildan berduaan. " *itu kan Alia, kok sama cowok.? siapa dia.? gue baru liat deh cowok itu*. " batin Efan.
Efan menghampiri Alia. " Sayang, kok kamu gak sama Tasya? dia siapa? " tanya Efan.
__ADS_1
" Tadi aku bertiga sama Tasya. Tapi, Tasya udah balik ke kelas. Oh ini, ini murid baru namanya Wildan, pindahan dari luar kota. Dia juga sahabat masa kecilku. " jawab Alia.
" Kenalin kak, gue Wildan. " ujar Wildan mengulurkan tangannya ingin berjabat tangan dengan Efan. " Gue Efan, pacarnya Alia. " kata Efan menjabat tangan Wildan.
" *J**adi, Alia udah punya pacar* " batin Wildan .
" Bentar ya sayang! aku Bayar dulu. " ucap Alia. Alia beranjak menuju kasir. " Bu,berapa bakso 1 sama es teh 1?" tanya Alia.
" Nggak usah neng, udah di bayarin sama Temennya neng." jawab Ibu kantin.
" Ya udah yuk sayang! " Ajak Alia. " Wil, gue duluan ya " pamit Efan. " ya kak.silahkan,! " kata Wildan. " Sayang, kok muka kamu cemberut gitu? " tanya Alia.
" Aku gak suka kamu deket-deket sama cowok itu " Jawab Efan. " Ya ampun! Wildan itu kan sahabat Aku sayang, inget ya. Walaupun Aku punya sahabat cowok, hati aku ini tetep buat kamu " Jelas Alia.
" Ya, Aku percaya kok. " ucap Efan. Di kelas Tasya sendirian. " *Alia kemana ya? kok gak balik juga*? " batin Tasya. Tasya menjemput Alia ke kantin.
__ADS_1
Saat Di depan pintu kelas, Tasya bertabrakan dengan wildan. Tasya hampir terjatuh.
Namun, dengan sigapnya Wildan menangkap tubuh tasya. sehingga, Tasya terjatuh di pelukan Wildan. mereka saling mengunci pandangan.
Jarak wajah mereka hanya 5 cm . " *K**ok jantung gue berdebar ya?Deket nih cewek*. " batin Wildan. " *Aduuuh! jantung gue rasanya mau copot aja. Aduuuuh*! " Batin Tasya.
Tasya yang tersadar dari lamunannya segera menegakkan badan. " Maaf, gue gak sengaja " Kata Wildan. " Oh ya, gak papa kok! " ucap Tasya.
" Lo mau kemana ?" tanya Wildan. " Gue mau jemput Alia ke kantin. " jawab Tasya. " loh, tadi Alia udah pergi dari kantin sama Efan ? " ujar Wildan.
" Oh gitu! ya udah deh, gue mau masuk dulu! " pamit Tasya. Wildan hanya mengangguk. Tasya melangkah masuk kembali ke kelas.
__ADS_1
" *Aduuuh! kok jantung gue berdebar ya. Deket Wildan. apa gue, aaaah! gue mikir apaan siiih* ! " batin Tasya.