2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
BABY LIORA


__ADS_3

" Apa Li ? Lo mau kerja di cafe gue? Emangnya Efan gak kerja? " tanya Wildan.


" Efan kecelakaan Wil yang mengakibatkan kakinya lumpuh. Jadi, gue yang menggantikan Dia kerja. " jawab Alia.


" Ya udah deh Li kalau gitu. Tapi maaf ya, gue gak bisa gaji Lo banyak " Ujar Wildan.


" Gakpapa kok Wil, " Kata Alia.


Alia mengucir rambutnya yang semakin panjang dan mengambil Apron di belakang.


" Alia mana ya, udah malem kok belum pulang juga," kata Efan


Pukul 10 malam terdengar suara ketukan pintu. " Sayang, kamu baru pulang ? " tanya Efan. " Ya Mas, " jawab Alia.



7 bulan lebih Alia bekerja di cafe Wildan. gajinya, Ia kumpulkan sedikit demi sedikit untuk biaya terapi Efan dan tabungan Untuk persalinannya nanti. " Li, gue Titip cafe ya. Tasya Akan melahirkan sekarang! " pamit Wildan.



" Ya udah Wil, " kata Alia. Wildan segera pergi ke rumah sakit. Dengan cemas, Wildan menemani Tasya melahirkan Penuh perjuangan dan rasa sakit yang luar biasa. Tasya melahirkan seorang Anak laki-laki



" Selamat ya Pak, bayinya laki-laki " ucap


dokter. Dengan perasaan terharu sekaligus senang, Wildan mengadzani bayinya tersebut.


" Gimana kalo Anak kita di beri nama Devandra Arka Wildantara " usul Wildan. Tasya setuju dengan usul suaminya tersebut.

__ADS_1


" *Semoga kelak menjadi Anak yang Soleh ya nak, dan bisa membanggakan Mama dan Papa* " batin Wildan. Air mata Wildan tak terbendung lagi. Haru dan bahagia campur aduk menjadi satu.Sedangkan David, Akhirnya bisa menikahi Sandra.



Saat itu David dan Sandra mampir di WILSYA CAFE. " Sayang, lihat deh. Ini kan wanita yang pembawa sial itu! " Ledek Sandra.


" Iya bner. Rupanya, jadi barista cafe dia sekarang. Kasihan, punya suami cacat dan gak becus! " timpal David.


Alia menendang meja. Spontan, Kaki David dan sandra kesakitan terkena benturan Meja. " Aaaaaaw sakit! " Rintih David " Kamu apa-apaan sih Li! sakit tau! " bentak Sandra.



Alia menarik kerah baju David dan Sandra. " Gue peringatin ya! Sekali lagi kalian hina suami gue, gue pastikan Pulang-pulang muka kalian bonyok semua! " Ancam Alia. " Emang bener kok suami Lo itu cacat, Kan itu semua gara-gara Lo juga" ujar Sandra.


" Gara-gara gue? kalian pikir gue gak tau siapa yang menyebabkan Efan Cacat ? " tanya Alia. " Maksud Lo ? " tanya balik David. " Pikir aja sendiri ! " jawab Alia. Aliapun kembali melanjutkan pekerjaannya.


Alia tetap gigih bekerja. Walau, perutnya semakin hari semakin membesar.




Dokter menyarankan agar Alia di Operasi Saja. Efan Segera pergi ke kantor papanya.


" Efan, Kamu sudah sembuh nak ? " tanya Pak Hendra. Efan Menatap Kakinya


.


" Pa, aku bisa jalan lagi Pa " kata Efan senang.

__ADS_1


" Alhamdulillah nak " ujar pak Hendra memeluk Efan. Efan memberitahu Papanya jika Alia akan melahirkan dan harus operasi.


" Jadi kamu mau Minta untuk biaya operasi Alia? " tanya Pak Hendra. "Iya Pa, Aku belum punya uang untuk biaya operasi Alia " jawab Efan. " JANGAN DI KASIH SEPESERPUN PA! " bentak Bu. Kirana yang tiba-tiba datang.



" Ma, jangan begitu dong, Efan kan Anak kita juga. lagipula, ini demi cucu kita " kata Pak Hendra. " Iya Ma, Aku mohon kali ini Aja " mohon Efan. " Baiklah. tapi kamu harus janji, setelah Anak kamu lahir kamu harus ceraikan Alia! " ujar Bu. Kirana.



" *Aduh! gimana ini. tapi, ini demi Alia dan Anakku juga. Maafkan Aku Alia, terpaksa Aku harus meninggalkan mu walau berat hati ini* " Batin Efan.



Efanpun menyetujui Syarat Mamanya.


Setelah mengambil uang tabungan Alia dan di beri uang oleh Papanya, Efan segera kembali ke rumah sakit untuk menyelesaikan Administrasi.


2 jam lamanya, Efan menunggu di ruang Operasi. Terdengar suara tangisan seorang bayi. " *Alhamdulillah, Anakku sudah lahir* " batin Efan. Dokter keluar dengan membawa bayi itu. " Ini Pak, bayinya perempuan. " ucap dokter



Efan menggendong bayinya dan Mengazani bayinya. " *Maafkan Ayah ya nak, harus meninggalkan kamu dan ibumu Liora* " batin Efan.


* FLASHBACK*


Efan sedang duduk di ranjang sambil mengelus Perut Alia. " Sayang, kalo Anak kita lahir kamu mau kasih nama siapa? " tanya Efan. " Kalo dia perempuan, Aku mau kasih Dia nama Liora putri Azkiana Mas, kalo Laki-laki Aku mau kasih dia nama Fahreza Gefril Damara " jawab Alia


*

__ADS_1


Efan mencium baby Liora dan meletakkan di samping Alia. " Aku pergi Alia, jaga dirimu dan anak kita baik-baik " Batin Efan. Efanpun menghapus Air matanya dan pergi keluar Ruangan.


__ADS_2