2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
07


__ADS_3

" Ketawa Aja lo !!!!" bentak Alia. " Habisnya hidung Lo mancung bangettt.." kata Tasya. "serius Lo ?" tanya Alia memastikan.



" iya, mancung ke dalam! " Jawab Tasya tertawa cekikikan. " Eh,itu kak Efan..kok sama kak gita?" kata Tasya. "Gita? Gita siapa ?" tanya Alia



" Itu loh Li, kakak OSIS yang Ngehukum Lo waktu bolos ke kantin itu." Jawab tasya. " Oh! " ujar Alia.



" *K**ok hati gue nyesek gini ya, sakit banget*.. " Batin Alia. " Li!! kok bengong? sambil manyun lagi, kenapa ???" tanya Tasya membuyarkan lamunan Alia.



" Apaan sih!!!! diem Napa!!!!! gue lagi bete nih !!!! " bentak Alia. Alia terdiam sambil manyun. Efan yang sedang berjalan bersama gita, melihat Alia yang sedang manyun.


" Loh! itu kan Alia..ngapain Dia mandengjn gue sambil manyun? oh! gue tau, mungkin dia cemburu ngeliat Gue sama Gita " umpat Efan dalam hati.


Perasaan Alia berkecamuk, Antara marah, sedih dan kecewa menjadi satu di dalam hatinya. " Udah yukkk!pergi Aja dari sini! boring gue! " Ajak Alia.



" Lo kenapa sih li ?" tanya Tasya.


" Udah! gak usah banyak nanya! yukk pergi Aja! " jawab Alia.


" Adduh! Git! sorry,gue ada urusan bentar, Lo pergi aja duluan ke kelas " kata Efan. " ya udah deh, gue duluan ya! " Pamit Gita. Efan mengangguk.

__ADS_1



Di rasa Gita udah jauh, Efan menghampiri Alia. " Lia tunggu!! " panggil Efan. karna emosi, Alia tak menggubrisnya. " Li!!Kak Efan manggil Lo tuh! " kata Tasya



" Bilangin, gue sibuk!!banyak urusan ! " ujar Alia. Alia pergi meninggalkan Tasya sendirian. " Li ah!! Lo main pergi ninggalin gue gitu aja Lia!! " Teriak Tasya.



" Sya! Lia mau kemana? " tanya Efan. " Gak tau tuh kak! Dia bilang sibuk..banyak urusan, gak kek biasanya dia begini " jawab Tasya.



" *K**ayaknya Lia marah banget sama gue* " batin Efan. " Oh ya sya! Lo punya nomor WhatsApp nya Alia gak ?" tanya Efan. " Punya kak, " jawab Tasya.




" Nih kak! cari aja, gue namain ' **si Pesek** ' " kata Tasya memberikan ponselnya pada Efan. Efan tertawa sambil mencatat nomor whatsapp Alia ke ponselnya.



" nih!! makasih ya! " ujar Efan memberikan ponsel itu ke Tasya. Efanpun pergi meninggalkan Tasya sendirian.



" Astagaaa!!!gak kak Efan, gak Alia! pada main nyelonong Aja!!! pamitan kek atau gimana gitu, Malah pergi aja! huuuh!" omel Tasya.

__ADS_1



Sejak mergokin Efan jalan sama Gita, Alia jadi murung. " Woy ! murung Aja Lo! kenapa?" Tanya Tasya. " Kepo Lo!!!" jawab Alia.



" Ya udah kalo gitu! tapi, kalo ada masalah, jangan sungkan cerita ke gue " ujar Tasya. Tanpa sadar, Air mata Alia menetes membasahi pipi.



" Lo kenapa Li? kok nangis ? " tanya Tasya.


" Kaki gue! kenak injek sama Lo !" jawab Alia. Tasya menoleh ke bawah.


" Oh iya! sorry.." kata Tasya sembari tertawa, lalu melepas injakannya. Bel tanda pelajaran usai pun berbunyi, Semua murid di pulangkan.



Alia mengambil Sepedanya di parkiran. Alia mengayuh sepedanya sampai rumah. setelah sampai, Alia meletakkan sepedanya di lorong rumah.



Alia masuk rumah melalui pintu belakang.


" Assalamu'alaikum! "kata Alia mengucap salam . " waalaikumsalam, kenapa toh pulang-pulang kok manyun gitu?" tanya Bu Zainab.


" Nggak papa kok Bu " Jawab Alia sambil bersalaman dengan Bu zainab. Alia melepas sepatu dan kaus kakinya. lalu, segera beranjak menuju kamar.


.

__ADS_1


Alia langsung merebahkan badannya di tempat tidur. hatinya masih berkecamuk. Alia masih teringat Saat Efan jalan bersama Gita.


.


__ADS_2