2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
25


__ADS_3

Bu Zainab keluar rumah. " Lia, Kamu udah pulang nak, dari rumah sakit? " Tanya Bu Zainab. " Alhamdulillah Bu. " Jawab Alia.


" Maafin ibu ya, gak bisa jenguk kamu.Ibu banyak kerjaan di rumah " Kata Bu Zainab.


" Ya Bu,Gakpapa. Ya udah, Alia masuk dulu ya,Mau istirahat " Pamit Alia. " Ayok nak! Ibu Antar." ujar Bu Zainab.



Mentari Mulai menampakkan sinar cahayanya, Menembus jendela kamar Alia. Alia perlahan membuka matanya. Alia yang biasanya semangat membuka mata, semangat menyambut pagi. Tapi, tidak untuk hari ini. Dengan malas, Alia beranjak menuju kamar mandi.


Usai ganti baju dan sarapan, Alia berpamitan pada Bu Zainab dan berangkat sekolah dengan mengendarai motor kesayangannya. Sesampai di sekolah Alia memarkir motornya. Dengan santainya, Ia berjalan menuju gerbang sekolah.


" Permisiiiiiii! Permisiiiii! " teriak seorang cowok yang tingginya sebaya dengan Alia, berkulit kuning Langsat menerobos Alia berjalan sampai Buku yang di pegang Alia jatuh.



" Adduh! maaf,saya gak sengaja! " ujar cowok itu sambil memungut dan memberikan buku Alia yang terjatuh. " Ya gakpapa, " Kata Alia.



" Sepertinya saya baru melihat kamu di sekolah ini? Kamu murid baru y?" Tanya Alia.


" Oh iya,Saya murid baru pindahan dari kota sebelah.nama saya miko" Jawab Cowok itu sambil memberikan tangannya ingin memperkenalkan diri. " Saya Alia" ujar Alia menjabat tangan miko.


Miko ternyata satu kelas dengan Alia. " Li, Lo kenapa? kenal sama tuh murid baru? " Tanya Tasya. " Oh,Nggak! Orang Gue aja baru aja liat Dia" Jawab Alia. Bel istirahat berbunyi. Semua murid berhamburan keluar kelas.



" Sya, ke kantin yuk! " Ajak Alia. " Lo duluan aja Li.,Ntar gue nyusul! " Kata Tasya sambil mengerjakan sesuatu. Alia melangkah keluar kelas. Tanpa Alia sadari di Pintu kelas Ada air. Alia hampir terpeleset. Miko yang ada di belakang Alia dengan sigap menangkap Alia.


Sehingga, Alia Jatuh di pelukan Miko. Miko dan Alia saling mengunci pandangan.


Alia yang sadar, menginjak kaki Miko dan menegakkan tubuhnya. " NGAPAIN LO PELUK-PELUK GUE!" bentak Alia memelototi Miko.


" Maaf, Saya tidak sengaja." ujar Miko.


" Nggak sengaja-nggak sengaja,Modus Lo! " Celetuk Alia. Aliapun melanjutkan langkahnya.


"*D**asar Cewek nyebelinnn! udah untung di tolongin, eh malah ma**rah*! .*tapi, cewek kayak gitu tuh*, *yang* *gue cari! gak mudah di sentuh cowok*! " batin Miko



Di kantin, Alia kembali bertabrakan kembali dengan Miko 'BRUUUUUUUUUUK'


" Ih! Lo lagi, Lo lagi! bisa gak sih lo gak usah ganggu kehidupan gue! " gerutu Alia.


" Eh,Maaf ya! Saya gak pernah ganggu kamu! Apes banget sih! saya ketemu kamuDimana-mana " Bantah Miko membela diri. " Ah! Basi Lo! " Celetuk Alia. Alia beranjak ke kelas.



Li! Lo mau kemana? Makanannya gimana?" Tanya Tasya. " Lo makan aja sendiri! " Jawab Alia. Alia melanjutkan langkahnya ke kelas. " ini semua gara-gara Lo sih! " kata Tasya. " Lah? Kok gue yang di salahin? " Batin Miko.



" Li,Udah dong Cemberut nya, Jelek tau! " Ujar Tasya. " Ah, Bodo! gue badmood hari ini! " Gerutu Alia. " Lo kenapa sih Li ?" Tanya Tasya.


" Udah Ah diem! " Jawab Alia.


Bel pulang sekolah pun berbunyi.


" Motornya kenapa?" Tanya Miko sambil menghentikan mobilnya. Miko turun dari mobil. " Motor gue bannya bocor nih." jawab Alia.


Miko minta tolong seorang warga Agar menjaga mobilnya sebentar. Miko mendorong motor Alia.



" *Miko ini, ternyata orangnya baik juga ya*," Batin Alia. " WOOOOOOOOOY!"teriak miko.

__ADS_1


" Astaga! Gak usah teriak-teriak," Ujar Alia. " habisnya,Lo ngelamun dari tadi! " Kata Miko.


" Oh ya,Makasih ya! " Ujar Alia.


" Makasih? Makasih buat Apa?" Tanya Miko.


" Ya makasih. Karna Lo, udah bantuin bawa motor gue ke bengkel ini " Jawab Alia. " Oh. Jadi, cewek jutek kaya Lo masih bisa ber terima kasih juga ya? " Sindir Miko.


" Apa kata Lo????" Tanya Alia. " Nggak ah! Gue cuma bercanda." Jawab miko. " Mas, mbak,Motornya udah selesai " kata tukang bengkel. " Berapa pak?" Tanya Miko. " 50.000 mas, " Jawab Tukang bengkel itu.



Miko merogoh sakunya, di ambilnya 1 lembar uang Lima puluh ribuan di berikan pada tukang bengkel itu. Miko dan Aliapun pulang dengan ke rumah masing-masing.



Malam begitu sunyi, suara jangkrik memecah keheningan malam. Bintang-bintang memancarkan cahayanya.alia duduk termenung di jendela kamar sambil menatap langit.



Bu Zainab membuka pintu kamar Alia.


" Kamu belum tidur Nak,?" Tanya Bu Zainab.


" Belum Bu, Lia belum ngantuk. " Jawab Alia. Ibu Zainab masuk ke kamar Alia memberikan sebuah kalung pada Alia. " Ini kalung siapa Bu ?" Tanya Alia." Sebelum Efan pulang. habis jemput kamu dari rumah sakit, dia nitipin kalung itu ke ibu.Katanya buat kamu " Jawab Bu Zainab. Alia memandangi kalung itu sambil tersenyum. " Aku rindu kepadamu Efan "


Batin Alia


Alia memakai kalung itu "*Kok aku jadi kangen Efan ya? Aku telfon ah*! " Batin Alia. Alia beranjak turun mengambil ponselnya.


Efan: Hallo Sayang, Ada apa kok nelvon


Aku malem-malem?


Alia: Nggak, cuma kangen aja sama kamu


Betah ???


Efan: Nggak betah,soalnya gak ada kamu.


Alia: Kamu ya,Ada-ada aja!


Efan: Beneran.Oh ya, disini ceweknya


Cantik-cantik loooh!


Alia: Sengaja nih! Mau bikin aku cemburu..


Efan: Sayang,Cewek disini emang


Cantik-cantik. tapi, yang ada


Di hati aku sampai saat ini cuma


Kamu...


Alia: Cieeee! Sweet banget sih,Kamu lagi


Ngapain disana?


Efan: Lagi di balkon nih! Ngopi sambil


Menikmati Malam.


Alia: Oh gitu ya.Ya udah deh,Udahan


Dulu ya nelvonnyaudah ngantuk nih!

__ADS_1


Efan: Iya sayang, Selamat malam ya!


Alia:Iya,Makasih juga ya kalungnya.


Alia mematikan sambungan teleponnya.


" Siapa bro?" Tanya Bagas teman satu Asrama Efan. " Eh. Ini bro,si Alia" Jawab Efan. " Ya elah! Baru 2 hari LDR-an, bucin Lo! " Sindir Bagas. Efan Tersenyum kecil. " Udah bro! Gue tidur ya, dulu capek nih! " Ujar Efan.


Di sekolah,Efan dan Bagas lihat Kelas Sebelah main basket. " Bro! Lo liat gak cewek di lapangan basket itu? " Tanya Bagas


" Iya," Jawab Efan.


" Dia cantik ya.Tinggi, putih, Hidung mancung,Mandiri lagi." Ucap Bagas. Gadis yang di maksud Bagas Adalah Feby.



Feby melempar bola basket ketinggian sehingga bola itu terlempar ke Arah Bagas dan Efan. Feby lari menghampiri mereka.


" Maaf ya! gak sengaja bolanya terlempar kesini... Ada yang kena gak???" Tanya Feby.


" Oh.nggak kok, Ini bolanya! " jawab Efan sambil memberikan bola pada Feby. " Makasih ya! " Ucap Feby sambil tersenyum. Feby kembali ke lapangan. Terbesit di hati Efan membeli Air minum untuk Feby.


Kebetulan, saat itu Feby sedang duduk. Efan menghampirinya. " Nih minum! Lo pasti haus kan?" Kata Efan Sambil memberikan air mineral pada Feby. " Makasih ya! " ucap Feby. Efanpun duduk di sebelah Feby.



" Lo Asli kota ini???" Tanya Efan. " Iya," Jawab feby. " Oh gitu,berarti rumah Lo Deket sini dong? " Tanya Efan lagi. " Ya, Begitu lah! Rumah Ada, Uangpun ada. tapi sayang,Keluarga gue hancur! " Jawab feby.



" Kalau boleh tau kenapa keluarga Lo bisa hancur?" Tanya Efan lagi. Feby berusaha menahan Air matanya. Ia menghela nafas panjang.



" Papa gue selingkuh sama wanita lain. Mama gue juga selingkuh sama pria lain, Gue dari kecil, Di besarkan di tengah keluarga yang nggak harmonis. Padahal,gue butuh banget kasih sayang dari mereka. gue kangen mereka yang dulu! " jawab Feby.



Efan mengelus bahu Feby. " Lo yang sabar ya. Emangnya, Lo gak punya kakak ?" Tanya Efan. " Kakak gue hilang entah kemana sejak umur 2 Tahun. " jawab Feby.



" Maaf ya, gue jadi curhat sama Lo. " Ujar Feby. " Gak apa-apa kok, Santai aja! Jangan sungkan. Oh ya, Nama gue Efan. " Kata Efan memperkenalkan diri. " Gue Feby," ucap Feby.



Semakin hari, Efan semakin akrab dengan feby. Mamanya, pernah menjenguk Efan ke kota, mama Efan berniat menjodohkan Efan dengan Feby.



" Apa ma? Aku mau di jodohin sama Feby? " Tanya Efan memastikan. " IyaNak. Lagian, Kamu kan udah Kelas 2 SMA,bentar lagi lulus. Mama mau, habis kuliah nanti,kamu menikah sama Feby. " jawab mama.



Setelah 7 tahun menempuh pendidikan SMA dan perguruan tinggi di luar kota, Efan pulang ke rumahnya bersama Feby. " Efan," Panggil Alia. " Alia" sapa Efan.



" Kamu kok gak ngabarin aku bertahun-tahun?Kamu udah kembali kesini sayang?Aku disini nungguin kamu! kamu kemana aja sih?" Tanya Alia sambil memeluk Efan. Efan menatap ke arah Feby.



Efan melepas pelukan Alia. " Maaf Li! Rupanya,kita harus Akhiri hubungan ini sampai disini. Aku sudah di jodohkan oleh mamaku dengan dia," kata Efan memegang tangan Feby. " Apa? Jadi ini balasan kamu? Aku udah nungguin kamu selama 7 tahun! ini balasanmu?"


.


.

__ADS_1


__ADS_2