
ILUSTRASI TOKOH
Alia
Efan
tasya
Gita
Auny
Wildan
Melisa
"Gue masih kecewa Sya,Dengan sikap Efan yang nuduh gue seenaknya! " jawab Alia. Tasya mencubit hidung Alia.
"Adduuuuh! sakit Sya! Main cubit- cubit hidung gue! gimana nanti kalo tambah panjang! " Rintih Alia. Wildan hanya tertawa cekikikan melihat tingkah Tasya dan Alia.
__ADS_1
.
" Biarin! Biar Lo sadar! Efan gitu karna dia gak tau" Ujar Tasya. " Ya Li.Apa yang di bilang Tasya ada benarnya.Gak ada salahnya Lo maafin dia." timpal Wildan.
.
" Gue tahu kok itu.Tapi, gue pengen lihat. Seberapa besar sih, perjuangan dia buat dapetin maaf gue." ucap Alia.
Usai makan, Merekapun pulang.
" sayang,Kamu mau pulang bareng Aku atau Alia ?" Tanya Wildan. " Emmm aku pulang bareng kamu aja! Li,Lo gakpapa kan? "
jawab Tasya.
" Iya, santai aja! gue bisa kok pulang sendiri! " ujar Alia sambil memakai helm. Alia melajukan motornya. "Gue duluan ya! " Pamit Alia. " Ya,Hati-hati!! " teriak Tasya.
" *G*ue sebenernya pengen maafin Efan.tapi, gue masih kecewa sama dia! bisa-bisanya,dia lebih percaya kak Gita daripada gue! " batin Alia.
Tanpa sadar, Alia ngegas motornya dengan kecepatan tinggi. Saat itu, Alia juga tak sadar ada truk yang juga berkecepatan tinggi dari arah yang berlawanan.
Alhasil, motor Alia bertabrakan dengan truk itu. Sedangkan Alia, terpental jatuh di Aspal dengan badan bersimbah darah.
Warga berkerumun melihat kondisi Alia dan segera membawa Alia ke rumah sakit.
Efan yang kebetulan lewat jalan itu, Bingung. Banyak warga yang berkerumun.
__ADS_1
Efan turun dari mobil dan menanyakan ke salah satu warga. " Pak, ini ada apa pak? " Tanya Efan. " Ini,Ada kecelakaan truk nabrak motor.Eh! sopir truknya malah kabur! " jawab bapak itu.
" Kalo boleh tau ciri-ciri korbannya gimana pak ? " tanya Efan lagi. " Cewek, rambutnya pendek, imut,kurus berkulit sawo matang.Dia sudah di larikan ke rumah sakit dekat sini. " Jawab bapak itu.
" *Kok ciri-cirinya mirip Alia ya? Ah! gue harus ke rumah sakit sekarang*! " umpat Efan dalam hati. Efan segera masuk dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit yang di maksud. bapak tersebut.
" Suster, Tadi ada pasien kecelakaan gak di bawa kesini ?" Tanya Efan. " Oh! Benar mas, Sekarang ada di UGD. " Jawab Suster itu. Efan segera berlari ke UGD.
.
Efan mengintip Dari balik jendela. Ternyata benar, Alia sedang terbaring kaku dengan selang oksigen di Hidungnya. "*Li, kamu harus kuat Li! jangan tinggalin aku Li*.." Batin Efan.
Perlahan, Air mata Efan menetes membasahi pipi. Setelah menangani Alia, dokter keluar ruangan. " Dok, Gimana keadaan Alia dok ?" Tanya Efan.
" Benturan yang di akibatkan terlalu parah. Saat ini,pasien sedang kritis" Jawab Dokter.
" Boleh saya masuk dok ?" Tanya Efan.
" Boleh,tolong pasien di ajak bicara ya, Supaya dia bisa merespon dan segera melewati masa kritisnya " jawab dokter.
"Terima kasih dok," Ucap Efan. " Kalo gitu saya permisi dulu! " pamit dokter. Dokterpun Melangkah menuju ruangannya. Sedangkan Efan, masuk ke Ruangan Alia.
__ADS_1
Efan duduk di kursi samping tempat Alia terbaring. Efan memegang tangan Alia perlahan. " Li,Aku mohon kamu sadar dong, Jangan tinggalin Aku Li..Aku sayang sama kamu Li.." Gumam Efan.