2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
21


__ADS_3

Alia terus mengejar Efan sampai ke rumahnya. " Sayang, dengerin dulu penjelasan Aku. ini salah paham! " Jelas Alia.



" Salah paham seperti apa ? udah jelas-jelas Aku Ngeliat dengan mata kepalaku sendiri! kalo kamu, di cium dan di peluk pria lain! " kata Efan.



" Nggak sayang! ini semua gak seperti yang kamu pikir tau nggak. " sanggah Alia. " Udah deh! Aku capek, kasih aku waktu untuk sendiri. mending kamu pergi dari sini! " Ujar Efan



" Fan,Aku mohon percaya sama aku " mohon Alia Seraya menarik lengan Efan. Efan melepaskan pegangan tangan Efan.


" PERGI DARI SINI ALIA ATAU AKU PANGGIL SATPAM BUAT NGUSIR KAMU!!!! DAN SATU LAGI!!!! MULAI SAAT INI, DETIK INI, MENIT INI, KITA UDAH GAK ADA HUBUNGAN APA-APA LAGI !!!! MENDING KAMU PERGI DARI SINI! " bentak Efan.


Efan melangkah masuk rumah dan menutup pintu Rapat-rapat. " Fan! buka pintunya fan! ini semua gak seperti yang kamu lihat fan!" teriak Alia .



Efan menangis di balik pintu. " *Lo tega mengkhianati gue Li!padahal* *gue udah tulus sayang sama Lo*. " batin Efan.



ponsel Alia berbunyi, telvon dari Tasya.

__ADS_1


tasya: Hallo Li, Lo ada dimana? tolong Gue!


gue masih ada di sekolah. Di toilet,


Alia: Apa? Lo masih ada di sekolah ? gue


kira Lo udah pulang.


Tasya: Gue gak tau Li! ada yang mukul gue dari


belakang Li,tolong gue.


Alia: ya udah! gue kesana sekarang ya.


"*Kok bisa* *Tasya ada di toilet ? bukannya tadi, dia sama kak Gita? apa jangan-jangan? ini semua ada hubungannya dengan kak Gita*?" batin Alia.




"Gue gak tau pasti kejadiannya Li. yang gue inget,gue asyik jalan di depan kak Gita. tiba-tiba, pandangan gue gelap." jawab Tasya.



" Sekarang Kak Gita kemana?" tanya Alia.

__ADS_1


" gak tau Li.gue sadar sekolah udah sepi " jawab Tasya. Tasya mengeluarkan ponselnya. ia menyelidik chatting dari efan tadi.


" Dari ketikan chatting Efan yang sebelumnya, ini beda banget.gue yakin! ini bukan Efan. ada yang gak beres! " batin Alia.


" Lo kenapa Li ?" tanya Tasya. " Oh! gue gakpapa kok, ya udah yuk! gue bawa Lo ke rumah sakit." jawab Lia. liapun membawa Tasya ke rumah sakit terdekat.



" Akhirnya,Rencana kita berhasil juga ya kak. dan Efan Mutusin Alia" ujar Gita.



" Iya git, kakak jamin. bentar lagi, Efan pasti membenci Alia, dan pasti Akan mencintai kamu" ucap Auny. " Baguuus!


terima kasih ya kak. " Kata Gita.


" HEEEEH!!! ENAK AJA SENYUM-SENYUM MANA UPAH GUE!"bentak Joni. " Iya-iya! nih! " kata Auny sembari menyodorkan amplop berisi uang. " Ok! kalau butuh bantuan Telvon gue lagi. " Seru Joni.



" Ya-Ya, Udah sana pergi! " usir Auny. Jonipun pergi entah kemana." Dok, Gimana Keadaan Teman saya? " Tanya Alia. " Hanya luka ringan saja, Tidak Apa-apa " jawab Dokter.



" Udah mendingan Sya? " Tanya Alia " Ya Li" Jawab Tasya. " Li, Gue minta tolong ya, Lo nyetir Motor gue, Gue masih pusing nih. " Ujar Tasya. " Trus, gue pulangnya gimana? " Tanya Alia.

__ADS_1



" Ntar gue Pesenin Taxi Online deh, Di rumah. " Jawab Tasya. " Ya udah deh, Yuk! " Kata Alia. Alia membonceng Tasya naik motor.


__ADS_2