
Siang itu Melisa mengirim Makanan untuk Da vid. " Siang Bu Melisa " sapa Anton pelayan Resto. " Siang juga, Pak Davidnya ada? " tanya Melisa. " Ada Bu, di Ruangan biasa " jawab Anton.
Melisa melanjutkan langkahnya menuju lantai atas. Melisa terkejut saat mendapati David sedang di goda Wanita lain. " Pak, terima kasih ya atas kerjasamanya" kata wanita itu seraya memegang tangan David.
David berusaha menghindar. Namun, wanita itu gencar menggodanya. " Wah, gak bisa di biarin nih! dasar pelakor ! " batin Melisa
.
Melisa mengeluarkan make up dari tasnya dan bersolek secantik mungkin. Setelah di rasa cukup, Melisa masuk ke Ruangan David. " Sayang! nih aku bawain makanan but kamu " sapa Melisa yang tiba-tiba masuk.
" *Tumben Melisa Dandan cantik seperti ini* " umpat David dalam hati. David membuka Rantang yang di bawa Melisa. " Sayang, ini siapa ? " tanya Melisa. " Ini Karin, client aku " jawab David memperkenalkan Karin pada Melisa.
" Saya Karin mbak " ujar Karin memberikan tangannya pada Melisa ingin berjabat tangan. "Oh, Saya Melisa istri sahnya David " kata Melisa menjabat tangan Karin.
__ADS_1
" Ya sudah Pak, saya permisi dulu " pamit Karin. " Iya, Semoga kerjasama kita berjalan lancar ya " ucap David. Karin beranjak berdiri dan keluar dari Ruangan David.
" Tumben kamu bawain aku makanan biasanya gak pernah tuh " ujar David. Melisa tidak menjawab. ia memutar bola matanya malas. Melisapun ikut keluar dari Ruangan David.
" Dasar Cewek aneh ! " batin David sambil memakan makanan yang ada di rantang. " Mbak Melisa ! " panggil Karin. Melisa menghentikan langkahnya. Karin menghampiri Melisa.
" Mbak, Mbak gak malu ya pakai pakaian ini ke kantor? Pak David itu pemilik Restoran besar Loh mbak, cabangnya dimana-mana gak malu datang kesini dengan baju kampungan gitu ? " tanya Karin.
.
Melisa melipat kedua tangannya.
" Lama-lama Pak David gak akan betah dengan penampilan Mbak seperti ini ! " Ledek Karin. " Lihat saja! Saya akan Mempertahankan Rumah tangga Saya dari Pelakor murahan seperti kamu ! " kata Melisa.
Melisa melanjutkan langkahnya. Sepulang kantor, David melihat makanan sudah tertata di meja makan. " udah pulang ? " tanya Melisa sambil menuruni tangga. " Iya, " jawab David. " *Melisa cantik banget ya, hari ini* " umpat David dalam hati.
__ADS_1
" Ngapain lihat Aku kayak gitu ? ayo duduk ! " ajak Melisa. " Davidpun duduk bersama Melisa.Usai makan, David mandi. Melisa menyiapkan handuk dan baju untuk David.
" *Melisa emang paling pintar bikin aku gak bisa berpaling dari dia* " umpat David dalam hati. Melisa menatap David dengan tatapan tajam. " APA LIHAT-LIHAT AKU KAYAK GITU ! " bentak Melisa membuat David terkejut bukan main
" Anterin aku jalan-jalan yuk! " ajak Melisa.
" Ngapain ? " tanya David. " Mau kerja! ya shopping lah ! " jawab Melisa.
David mengeluarkan dompet dan memberikan sejumlah uang 10 lembar seratus ribuan kepada Melisa. " Maksudnya Aku jalan sendiri gitu ? gak takut Aku di goda anak buahnya Robert lagi ? " tanya Melisa.
David menghela nafas panjang. ia beranjak berdiri. " Ya sudah ayo! " ajak David. Melisa tersenyum lebar. " Nggak usah senyum-senyum ! " protes David.
David keluar rumah dan mengambil mobilnya.Melisa sudah menunggu di depan gerbang rumah. " Kamu ngapain dandan sebegitu cantiknya tadi pagi ke Resto aku ? " tanya David
__ADS_1
" Pelakor dimana-mana " jawab Melisa. David hanya menggelengkan kepalanya.