
Efan dan Aliapun masuk ke ruangan itu.
" Cie-Ciee! " Ujar mereka kompak. " Jadi ini akal-akalan kalian? " tanya Feby. " Iya, Habisnya! Lo salah paham Mulu sama miko, Lo kan gak tau siapa sebenarnya Gita " jawab Alia.
" Gue doain semoga, hubungan kalian longlast "Kata Efan. " Trus kalian gimana? gue gak terima ya, kalo Lo sampai mau di jodohin sama Feby gue rebut Alia dari Lo ! " Miko Pura-pura mengancam Efan.
" Tenang aja! gue bakal perjuangin Alia, " Ujar Efan sambil merangkul Alia. " Makasih ya Li, Fan. Kalian udah meluruskan kesalah pahaman gue ke Miko " Ucap Feby. " Iya, sama-sama " Kata Alia.
" Ma, Efan tau. Mama kayak gini, karena dulu keluarga Tari pernah merendahkan kita kan ? " Tanya Efan pada Bu. Kirana. " Mama takut Fan, kalau Alia hanya menginginkan hartamu saja, " jawab Bu. Kirana.
" Ma, Alia gak seperti itu orangnya, Efan kenal dia sudah dari SMP Ma. Gak mungkin kan Alia minta Efan akui semuanya kalau Alia hanya menginginkan harta Efan Ma, Efan mohon restui hubungan Efan dan Alia ma " Mohon Efan.
Bu. Kirana menghela nafas panjang. " Ya sudah, jika itu yang membuat kamu bahagia. Mama merestui hubungan kamu " Ucap Bu. Kirana. Efan memeluk Bu. Kirana " Terima kasih Ma.. " kata Efan.
__ADS_1
" Tapi ingat! Jika Mama sampai tahu Alia menyakiti kamu, Mama akan paksa kamu meninggalkan dia! " Ancam Bu. Kirana. " Iya Ma, Efan jamin Alia tidak akan menyakiti Efan " Ujar Efan.
Bu. Kirana, Pak Hendra dan Efan datang ke rumah Alia untuk melamar Alia. " Pa,kayaknya Mama pernah deh ke rumah Ini " Gumam Bu. Kirana " Emang kapan Ma? " tanya Pak Hendra
*Flashback 20 TAHUN YANG LALU *
Malam itu, Bu. Kirana di sekap oleh preman Bu. Zainab dan suaminya menolong melepaskan Bu. Kirana dari preman itu
Namun sayangnya, Pak Farhan, suami Bu. Zainab tertusuk oleh preman itu dan meninggal dunia di tempat. Bu. Kirana meminta Tolong warga Membawa jenazah Pak Farhan ke Rumah Bu. Zainab. Sampai saat ini Bu. Kirana masih belum bisa memaafkan dirinya sendiri.
*
" Jadi Mama dan Bu. Zainab saling kenal ? " tanya Efan. " Ya nak, gara-gara mama juga Suami Bu. Zainab meninggal dunia " jawab Bu Kirana. Bu. Zainab menghampiri Bu. Kirana.
" Sudah, Ibu gak perlu merasa bersalah. Lagipula, kejadian itu sudah 20 tahun berlalu " Kata Bu. Zainab menenangkan Bu. Kirana
__ADS_1
Bu. Zainab mempersilahkan Efan dan keluarganya masuk. Pak Hendra mengutarakan maksud kedatangan Efan dan Keluarganya. " Kalau saya terserah Alia saja, Gimana Alia? " Tanya Bu. Zainab. " Aku mau Bu, " jawab Alia.
Setelah berbincang dengan Bu. Zainab. Efan dan keluarganya pamit. " *Pak, ternyata orang yang kamu tolong dulu melamar Alia* " batin Bu Zainab seraya memandangi foto Pak. Farhan.
Pesta pertunangan Efan dan Alia di gelar secara meriah. Efan memakai kemeja putih dan jas hitam serasi dengan Alia yang memakai dres panjang lengan pendek. " Efan dan Alia serasi juga ya, mereka " gumam Wildan.
" Iya Mas, Emang dulu kita gak serasi gitu? " tanya Tasya. " Ya serasi juga sih " jawab Wildan.Entah mengapa, Tasya merasa mual sekali. Ia segera lari ke kamar mandi.
Akhir-akhir ini, Tasya sering mual. " Untung gue bawa tespack, Cek dulu Ah! " Kata Tasya. Betapa terkejutnya, Tasya positif hamil.
" Mas ! " panggil Tasya. " Iya sayang? Ada apa? " tanya Wildan.
" Aku hamil Mas, " jawab Tasya sambil menunjukkan tespacknya pada Wildan.
__ADS_1
" Alhamdulillah, sebentar lagi Aku akan jadi ayah " Ujar Wildan senang. " Dan aku, akan menjadi Ibu " Timpal Tasya. Wildan memeluk Tasya.