
Tak lama kemudian, pintu lift terbuka.
" Lia! bangun Li! Alia bangun! " Ujar Efan membangunkan Alia. Alia Membuka matanya perlahan. " Ada apa?" tanya Alia.
" Ayo keluar, liftnya udah nyala! " jawab Efan. Alia mengikuti Efan keluar lift. Efan tiba-tiba menghentikan langkahnya. " Oh ya, Aku minta data keuangan perusahaan " kata Efan.
Alia membuka tasnya dan merogoh sesuatu. " Ini! semua datanya ada di flashdisk ini." Ucap Alia sambil memberikan flashdisk pada Efan.
Efan mengambil flashdisk itu dan masuk ke ruangannya. Efan mengecek flashdisk Alia. "*T**ernyata kamu masih simpan fotoku di flashdisk ini*. " batin Efan sambil tersenyum.
Alia melanjutkan pekerjaannya. Dita, sang sekertaris kantor Tiba-Tiba masuk ke ruangan Alia. " Li! kamu suruh ke ruangan pak Efan. " kata Dita.
.
" Sekarang ya? " tanya Alia. " Tahun depan Li, ya iya lah sekarang! " jawab Dita. Alia beranjak berdiri dari kursinya. ia segera keluar ruangan dan menuju Ruangan Efan.
Alia mengetuk pintu ruangan Efan. " masuk! " pinta Efan. Aliapun masuk ke ruangan Efan.
" Ada apa manggil Aku???" tanya Alia.
__ADS_1
" Ini file data yang kamu buat gak sesuai dengan yang Aku minta. tolong perbaiki lagi! " jawab Efan. Alia mengambil flashdisk dan segera keluar ruangan.
" Kamu mau kemana? " tanya Efan. " Mau memperbaiki ini." jawab Alia. " Perbaiki disini aja! Aku gak mau buang-buang waktu. " ucap efan.
Alia menuruti perintah Efan. Efan memandangi wajah Alia yang sedang fokus bekerja. Alia sesekali juga melirik ke arah Efan yang sedang menatapnya.
" ada apa ya? kok natapnya kayak gitu? " tanya Alia." Nggak,nggak ada apa-apa! " jawab Efan berbohong. Efan berusaha memalingkan muka. Alia Kembali melanjutkan Pekerjaannya.
Efan menuju ruang meeting. sedangkan Alia, menuju ruangannya. " Hay Alia! " sapa seseorang dari belakang. Spontan, Alia menoleh ke belakang. " Miko," sapa balik Alia.
" Gak nyangka ya, kita bertemu lagi! " kata miko. Alia hanya tersenyum kecil. " Ya udah. kalo gitu, aku duluan ya! " Pamit Alia. Miko menarik tangan Alia.
" Kamu ingat kan Li? dulu aku pernah bilang suka sama kamu ? " tanya Miko. " Ya, aku masih inget.. " jawab Alia. " Trus, apa jawaban kamu " tanya Miko lagi.
__ADS_1
Alia menghela nafas panjang. " Maaf, Aku gak bisa nerima cinta kamu. lebih baik,kita berteman. Aku tidak bisa membohongi perasaanku,Aku mencintai Efan." jawab Alia.
Alia kembali melanjutkan langkahnya. sedangkan Miko Diam terpaku. " *M**aafkan aku Miko.. aku tidak mau persahabatan kita hancur karena cinta.,aku menganggapmu sahabat baikku*." batin Alia.
Siang itu hujan turun begitu deras. Alia masih di Depan gerbang kantor menunggu hujan reda. " Lagi nunggu hujan reda? " tanya Efan.
" Iya, " jawab Alia. Efan menengadahkan tangan membiarkan tetesan Air hujan Jatuh di tangannya. " kamu tau gak? di balik Air hujan yang deras ini, Akan ada pelangi indah yang muncul ? " tanya Efan.
" Seindah apapun Pelangi yang muncul, tetap saja keindahan itu Hanya sekejap dan tak tau kapan kembali. " jawab Alia.
" Pelangi itu tidak hilang masih ada di langit. hanya saja, tertutup awan.seperti cintaku Padamu.masih ada, hanya saja tak kau anggap " ujar Efan.
" Maksudnya??? " tanya Alia. Efan tak menjawab, ia beranjak ke parkiran mobil dan pulang.
__ADS_1