
Sore ini, David menjemput Melisa. " Fan, Meli mana? " tanya David. " Dia udah pulang Kak. Dia kayaknya Marah sama Kakak " jawab Efan. " Marah, Marah kenapa? " tanya David. " Soal kehamilan Sandra " jawab Efan.
David segera melajukan motornya menuju Rumah Melisa. David mengetuk pintu Rumah Melisa. " Ya bentar! " Terdengar suara teriakan dalam rumah. Tak lama kemudian, pintu terbuka. " Mel, dengerin dulu penjelasan gue " ujar David. " Udah deh! gue capek denger ocehan Lo Mulu! pergi sana! gue mau istirahat! " usir Melisa.
Melisa menutup kembali pintunya. " Mel, kenapa kamu usir David ? " tanya Bu.Renita.
" tau ! Tante tanya aja sendiri sama orangnya! " jawab Melisa. Melisapun melanjutkan langkahnya ke kamar. Bu. Renita menggelengkan kepalanya.
Bu. Renita keluar Rumah. " Loh? Kemana David? baru mau di suruh masuk main pergi aja! Mereka kenapa ya? " batin Bu. Renita.
Pagi sekali, Melisa terbangun.
" Tumben kamu udah bangun, biasanya masih molor? " tanya Bu. Renita. " Ah Tante! bangun pagi salah, bangun siang salah " jawab Melisa. " Bukan gitu, gak biasanya kamu bangun sepagi ini " kata Bu. Renita.
Melisa melanjutkan langkahnya ke kamar mandi. Setelah ganti baju dan Sarapan, Melisa berpamitan. " Tante, Om Meli berangkat dulu ya ! " pamit Melisa bersalaman dengan Bu. Renita dan Pak Hamdan. " Kamu gak nunggu David Mel ? " tanya Bu. Renita. " Nggak usah deh Tante, kalau dia kesini bilang aja Meli udah berangkat " jawab Meli.
" Mel, kamu berangkatnya bareng Om aja ya, Om udah selesai nih ! " Ajak Melisa.
" Gak usah deh Om, Melisa bisa nyetir mobil sendiri " tolak Melisa. " Hati-hati Mel! " Teriak Bu. Renita. " Ya! " Melisa membalas teriakan Bu. Renita.
"Melisa kenapa Ma? Gak biasanya dia kayak gitu ? " tanya Pak. Hamdan. " Gak tau Pa, mungkin dia ada masalah di kantor kali " jawab Bu. Renita. " Oh gitu. kalau gitu, Papa berangkat dulu ya Ma! " pamit Pak. Hamdan.
Bu. Renita bersalaman dengan Pak. Hamdan. " Hati-hati di jalan Pa " ujar Bu. Renita.
David baru datang menjemput Melisa. "Tante, Melisanya ada? " tanya David. "Eh David, Melisanya baru aja berangkat " jawab Bu. Renita. "Ya udah kalo gitu, David berangkat dulu ya tante ! " pamit David.
__ADS_1
" David, sebenarnya kamu Ada masalah apa sama Meli ? " tanya Bu. Renita. David menjelaskan semua awal kesalahpahaman ini.
" Oh jadi gitu, Biar nanti Tante yang jelasin baik-baik ke Meli ya " kata Bu.Renita. "Terima kasih Tante " ucap David. Davidpun berangkat Menuju kantor. " Mel! kenapa sih Lo selalu menghindar dari gue! Biarin gue jelasin semuanya ke Lo ! "
" Jelasin Apa? bukannya semua udah jelas ya, Sandra hamil Anak Lo ? " tanya Melisa. " Mel, gue gak tau itu anak siapa, selama gue nikah gue gak pernah sedikitpun menyentuh Sandra" jawab David.
" Trus gue harus percaya gitu sama perkataan Lo ? Lo nyuruh gue gak selingkuh sama pria lain. tapi Lo sendiri apa? " tanya Melisa. " gue gak pernah sedikitpun menyentuh Sandra " jawab David.
Melisa menghampiri David dan mendekatkan wajahnya pada David. " Gue gak percaya sedikitpun sama Lo ! " kata Melisa.
Melisa kembali duduk di kursi. " Pergi Lo! gue sibuk! " usir Melisa. " OK! KALAU MEMANG LO GAK PERCAYA SAMA GUE! " bentak David.
Malam harinya, David sudah rapi dengan jaket yang biasa di pakainya saat balap liar.
" Kak, Mau kemana ? " tanya Efan.
" Gue mau balap liar! " jawab David.
" Bukannya Kakak udah berhenti balap liar? " tanya Efan lagi. " BACOT LO FAN! GAK USAH LO BANYAK TANYA! " bentak David.
David melanjutkan langkahnya keluar rumah. " *Aku* *harus lakuin sesuatu*! " batin Efan. Efan menelpon Melisa. " *Aduh! angkat dong Mel! sebelum Lo nyesel seumur hidup* " umpat Efan dalam hati.
__ADS_1
Melisa menjawab telfon dari Efan.
Melisa: Hallo, Ada apa ?
Efan: Gawat Mel!
Melisa:Gawat kenapa ?
Efan:Kak David ikut balapan liar lagi Mel, itu
bisa melukai dirinya sendiri
Melisa:Kenapa dia bisa ikut lagi ? katanya dia
berubah?
Efan: dia sakit hati Mel, karna Lo gak percaya.
semua perkataan dia
Melisa: Kasih tau, dia balapan dimana sekarang
Efan:Nanti alamatnya gue sharelock
Melisa: Ok
Melisa bergegas menuju lokasi balapan. Melisa duduk di belakang David. " NGAPAIN LO KESINI? TURUN GAK ! " usir David di tengah keramaian penonton. " gak, gue mau disini " tolak Melisa.
Salah satu wasit memberi aba-aba " 1,2,3" kata wasit. " Pegangan ! " pinta David. " Gue yakin kok, Lo gak bakal menyakiti gue " ucap Melisa.
David melanjukan motornya dengan sangat cepat. sedangkan Melisa, memegang erat jaket David. Tak ingin membuat Melisa terluka, David menepikan motornydan memberhentikannya.
__ADS_1
Sandra turun dan menghampiri David. " LO GILA YA! MAU NGELUKAIN DIRI LO SENDIRI! " bentak Melisa. David mengeluarkan Air matanya yang tak bisa di bendung lagi. Melisa memeluk David. " Gue tau Lo kecewa sama gue, tapi tolong! jangan Lo lukain diri Lo sendiri " mohon Melisa.