2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
36


__ADS_3

" Dok, gimana keadaan teman saya? " tanya Feby. " Teman Anda tidak mengalami cidera Apapun. Hanya luka sedikit saja... bentar lagi juga sadar " jawab dokter" ya sudah, kalau gitu saya permisi dulu " pamit dokter.



" *gelang udah, apalagi yang belum ya? Oh tempat ! tapi, dimana ya? apa di pantai*? "umpat Miko dalam hati. " Feb, besok siang Lo ikut gue ya.... " mohon Miko.



" Mau ngapain lagi? mau nyuruh gue misahin Efan dan Alia lagi? " tanya feby. " kan gue udah janji sama Lo, gak bakal misahin mereka lagi. " jawab Miko. " Kali aja! Lo berubah pikiran " tuduh Feby tak percaya. " Ya elah! gak percaya banget sih, kali ini nggak. plis ya! gue mohon, " Mohon Miko



Feby menghela nafas. " Ya udah deh,gue ikut" ujar feby mengiyakan permintaan Miko.



Dokterpun beranjak pergi memeriksa pasien lain. Sedangkan Feby, Masuk ke ruangan Miko. Febypun duduk di kursi sebelah Miko berbaring. " Miko, gue minta maaf ya...udah bikin Lo kayak gini " Kata Feby sambil memegang tangan Miko.


__ADS_1


Miko membuka matanya perlahan. " Feby, gue dimana? " Tanya Miko. " Lo udah sadar? dokter! teman saya sudah sadar ! " Panggil feby. Dokter masuk ke ruangan Miko di ikuti Feby. Di periksa ya Seluruh kondisi Miko.



" Kondisi pasien sekarang membaik, kalo sudah stabil boleh pulang " Ucap dokter.


" Terima kasih dok! " Kata Feby. setelah memeriksa kondisi Miko, Dokterpun keluar ruangan. " Feb, " Panggil Miko menarik tangan Feby.


" Ada apa? " tanya Feby. " Gue minta maaf ya... Gue janji gak bakalan misahin Efan dan Alia lagi, " Ujar miko sambil memberikan jari kelingkingnya. Feby tersenyum. Ia mengaitkan jari kelingnya ke jari kelingking Miko. " Ya, Gue percaya sama Lo. " Kata Feby.




" *Feby ini, baik juga ternyata* " gumam Miko dalam hati. " Lo kenapa nangis? " tanya Feby.


" Nggak, gue cuma ngerasa nyusahin Lo " jawab Miko. " Jangan berfikir gitu ah! bagi gue, Li itu gak nyusahin gue " kata Feby.


Feby tak sengaja melihat lukisan di tas Miko. " Itu, yang di tas Lo apa? "tanya Feby. " Miko segera mengambil lukisan itu dari tasnya. " Oh, nggak kok! bukan Apa-apa" jawab Miko. " Oh gitu...." Ujar Feby.

__ADS_1


2 hari kemudian, Miko di perbolehkan pulang. Feby membantu Miko mengemas barang-barangnya. " Ya udah yuk! tuh, Taksinya udah nunggu "ajak Feby. Feby dan Mikopun pulang naik taksi. " Dony! saya mau bicara sama kamu, " panggil Miko.



" Ada apa mas? manggil saya? " tanya Efan. " Saya mau tanya ke kamu, gimana sih caranya ungkapin perasaan ke cewek? " tanya Balik Miko. Efan tertawa terbahak-bahak.



" Eh! malah ketawa! " Uja Miko. " Habisnya sih, masak nembak cewek gak bisa ! " Ledek Efan. " ya. wajar lah, namanya gak pernah punya cewek ! " Kata Miko. " Seriusan Mas? " tanya Efan memastikan. " Iya, dua rius malah " jawab Miko.



" Tapi. kalo menurut saya sih pak, cewek itu suka tempat yang romantis gitu pak" usul Efan. " Trus, saya harus ngasih apa? " tanya Miko. " Ya apa gitu pak. gelang kek, bunga kek, atau apalah gitu! " jawab Efan. " Oh, gitu.. " Ucap Miko.



Sepulang kantor, Miko mampir ke toko mas. membeli sebuah gelang untuk Feby.


" Hay! " sapa gita. " Mau ngapain lagi Lo! gue udah gak ada urusan sama Lo! " Kata Miko. Miko pergi meninggalkan Gita.

__ADS_1


__ADS_2