
bbbbbEfan dan Alia menghampiri Wildan dan Tasya " Ada apa ini ? " tanya Alia. " Oh nggak kok Li, ini Tasya hamil udah 1 tahun gue menunggu kehamilan Tasya " jawab Wildan.
" Selamat ya Sya! atas kehamilan Lo " Ucap Alia. " Makasih ya Li " kata Tasya. " Li, kalo boleh tau dia siapa? " tanya Wildan. " Oh, dia. Dia Melisa Wil " jawab Alia. " Waw! dia cantik banget ya sekarang. Padahal, dulu waktu SD cupu " Puji Wildan.
Tanpa perasaan bersalah, Wildan menatap Melisa dengan perasaan kagum. Tasya menarik telinga Wildan. " Emang istrimu ini gak cantik lagi haah? " tanya Tasya memelototi Wildan.
" Iya, udah donk! sakit! " rintih Wildan. Tasya memasang muka cemberut. " Udah donk sayang, jangan ngambek! nanti cantiknya hilang loh " goda Wildan. Tasya hanya terdiam
.
"Adduh, sendirian nih ! gue ke kak Alia ah ! " batin Melisa . " Kak Alia,Kak Efan selamat ya, " Kata Melisa.Melisa mengambil kotak cincin Di saku Efanyang jatuh" Ini kak, jatuh tadi" Ujar Melisa. " Makasih Dek " ucap Efan.
" Sayang, kita kesana yuk ! bentar lagi mau tukar cincin " Ajak Alia.
Efan dan Alia kembali ke depan. Efan membantu Alia yang terpeleset sepatu heelsnya. " Makasih Dek, " ucap Alia. Alia jalan duluan meninggalkan Efan. " Apaan sih maksudnya? " Tanya Efan.
Efan menghapus lipstik Alia yang belepotan. " Makasih Dek, " Kata Alia. " Kamu kenapa sih Gitu terus dari tadi? " Tanya Efan. Alia tak menjawab. Efan berusaha mengingat kesalahannya. " Ya udah deh, kalau gitu Aku minta maaf ya " Ucap Efan. Alia mengangguk
__ADS_1
Acara tukar cincin pun tiba, Efan menyematkan Cincin ke jari Alia. sedangkan Alia menyematkan cincin ke jari Efan.Seluruh tamu undangan bertepuk tangan.
Pagi Ini, Efan menjemput Alia. " Ngapain kamu disini Mas ? " tanya Alia. " Nunggu Kereta lewat, Ya jemput kamu lah " jawab Efan.
Alia hanya tersenyum. Aliapun naik mobil Efan. " Lama ya, kita gak berangkat bareng ? " tanya Efan. " Suruh siapa, Kamu kabur dari Rumah ! " jawab Alia. " Hehe, iya juga ya" Kata Efan tersenyum.
Efan dan Alia di kejutkan dengan kehadiran Gita di kantor. " Gita, kamu ngapain disini ? " tanya Efan. " Iya, Mulai hari ini Aku kerja disini " jawab Gita. " Benar itu Pak ? " tanya Efan pada Pak yogi. " Iya Pak, " jawab Pak Yogi.
Efan dan Alia melanjutkan langkahnya menuju ruangan. " Ngapain lo ngikutin gue? " tanya Efan. " Ruangan gue memang disini kok " jawab Gita . " *Haha! gue jadi punya kesempatan buat deketin Efan* " umpat Gita dalam hati.
Gita memandangi Efan yang lagi fokus bekerja. Efan yang merasa risih, Memukul meja kerjanya. " HEH! LO DISINI DI BAYAR BUAT KERJA! BUKAN BENGONG! " bentak Efan. Gita melanjutkan pekerjaannya.
" Fan, gue butuh tanda tangan Lo di berkas ini " ujar Gita. Efan mengambil berkas itu dan menandatanganinya. Sedangkan Gita, memegang pundak Efan. Efan menghempas tangan Gita.
__ADS_1
" Nggak usah pegang-pegang gue! " ujar Efan. Setelah meminta tanda tangan, Gita kembali ke mejanya. " *duh! kok rasanya gelisah gini ya* " batin Alia. Pak Yogi mengetuk pintu ruangan Alia. " Masuk! " pinta Alia.
" Li, kamu sama Pak Efan di tunggu client di ruang meeting " Kata Pak Yogi. " Oh baik pak, nanti saya panggilkan Pak Efan " ujar Alia.
Dengan tergesa-gesa, Alia menuju ruangan Efan.Perlahan, Alia mengetuk pintu ruangan Efan. " Masuk! " pinta Efan. Alia membuka pintu ruangan Efan.
Alangkah terkejutnya, di ruangan Efan ada Gita. " Mas, kamu di tunggu client di ruang meeting " Kata Alia. Efan beranjak berdiri dan meninggalkan ruangan. " Tunggu! " Teriak Gita. Alia menghentikan langkahnya
.
Gita beranjak berdiri dan menghampiri Alia. " Alia, Sampai kapanpun Aku akan melakukan segala cara untuk merebut Efan dari kamu! " Ancam Gita.
" Apa katamu? merebut Efan? Emang bisa? " Tanya Alia. " Lihat saja nanti! Efan Akan membenci Lo ! " jawab Gita. " Oh gitu. Sayang ya, kecantikan Lo hanya Lo gunakan untuk merebut tunangan Orang! " Seru Alia.
" KURANG AJAR LO ! " bentak Gita. Gita ingin menampar Alia. Tapi, Alia menangkisnya dan memutar tangan Gita . " Kak Gita yang terhormat, Sekeras Apapun Lo berusaha misahin gue sama Efan... Gue pastikan, Akan terus mempertahankan hubungan gue sama Efan paham ! " Ancam balik Alia. " Aaaaaw! " Rintih Gita.
__ADS_1
Alia mendorong Gita sampai jatuh tersungkur.