
" Nah! gitu dong, senyum " kata Efan.
" Bisa Aja Lo! " ucap Alia. saa t membawa coklat panas, minuman berhamburan Keluar. Efan mencolek Sedikit dengan tangannya
"Li! di hidung Lo ada apa ?" Tanya Efan. Efan mencloreng hidung Alia dengan tangan yang ada coklatnya. Alhasil, hidung Alia coklat semua.
Alia mengambil cermin kecil dari sakunya. " Aaaaaaa! jail Lo yaaaaa! " teriak Alia. Alia juga mencolek sedikit coklat yang berhamburan dan di clorengkan ke pipi Efan.
Terjadilah perang cloreng coklat Antara Efan dan Alia. " Astaga! Kalian Apa-apaan sih! kok muka kalian coklat semua ?" tanya Tasya.
" Dia dulu! hidung gue yang mancung ke dalam kata Lo ini di cloreng coklat! " jawab Alia. tasya tertawa terpingkal-pingkal mendengar Jawaban Alia.
"Enak Aja Lo kalo ngomong! gue nih mau hapus coklat yang ada di hidung Lo, tapi gue gak tau kalo tangan gue sendiri Ada coklatnya " timpal Efan membela diri.
" Halaaaah!! Alesan kan Lo, sengaja kan!! " tuduh Alia. " kagak Li!!! yang Ada Lo tuh yang sengaja cloreng muka gue pake coklat kan! " Efan menuduh balik Alia.
" Udah-udah!!! kok malah berantem jadinya, udah!!mending kalian cuci muka sana!" kata Tasya. " Lo sih!muka gue jadi coklat kan ! " Ujar Efan.
.
__ADS_1
" Siapa suruh mulai duluan! " Kata Alia. Alia dan efanpun beranjak ke kamar mandi. Tasya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah mereka.
Siang ini hujan turun sangat deras di sertai Angin yang sangat kencang. " *Buset! deras banget lagi hujannya mana gak bawa payung lagi* ! " Batin Alia.
Dengan terpaksa, Alia berteduh di Aula menunggu hujan reda. Alia berpapasan dengan Efan yang akan pulang. Efan menghampiri Alia.
" Belum pulang Li ?" tanya Efan.
" gimana mau pulang,hujan deras banget!gue lupa gak bawa payung " jawab Alia.
Alia mendekap tubuhnya dengan kedua tangannya. sepertinya, Alia kedinginan. Efan membuka jaketnya dan memberikan pada Alia.
" Nih!pake biar Lo gak kedinginan " ujar Efan." Trus, Lo gimana ?" tanya Alia. " gue udah terbiasa,udah pake aja!" jawab Efan.
" Aaaaaaaaaa! " teriak Alia. " Lo jangan takut ya, gue disini.. " Ucap Efan sambil menutup telinga Alia. " gue mau pulang!!gue takut disini!"
Rengek Alia.
" Iya, nanti kalau hujannya reda kita pulang ya " kata Efan. " Gak mau!! gue mau pulang sekarang! " Alia masih merengek.
__ADS_1
" Udah tenang, gue mau beli coklat panas dulu siapa tahu,Masih buka kantinnya.. " pamit Efan. Alia menarik tangan Efan.
" Gue ikut! " ujar Alia. " Manja banget sih lo!" bentak Efan. " Ntar,kalo ada petir gimana? " ucap Alia. " ya udah Ayo! " Ajak Efan.
Efan kembali membawa 2 cangkir coklat panas" nih! minum, biar Lo sedikit rileks
" Kata Efan sambil memberikan Secangkir coklat panas itu pada Alia.
" Makasih" Ucap Alia. " Eh! liat tuh senjanya indah banget" gumam Alia. " iya! apalagi nikmatin senjanya sambil minum coklat panas ini.... " timpal Efan.
Sekitar pukul 5 sore merekapun pulang. Alia kembali tersenyum seperti sedia kala.
" ternyata, aku salah paham sama Efan " umpat Alia dalam hati.
" Apa Bu? Aku harus melanjutkan SMA di luar kota ?" tanya Alia memastikan.
... " Iya Li! ini sudah kemauan Papamu " jawab...
bu. Zainab. "emang papa pernah kesini Bu ?" tanya Alia
" Tidak nak, dulu.. Papamu pernah berpesan pada ibu, kalau kamu sudah SMA kamu harus melanjutkan di luar kota. biar kamu ketemu lagi sama orang tuamu" jawab Bu. Zainab.
" Kenapa baru sekarang orang tua kandungku mencariku Bu? Dari dulu kemana Aja? Pokoknya! Lia gak mau sekolah di luar kota! Lia mau sekolah disini! " Kata Lia.
__ADS_1
" Tidak Lia! Ibu sudah berjanji pada orang tua kandungmu " Ujar Bu. Zainab. Alia merasa sedih karna pasti ia akan berpisah dengan Efan saat SMA nanti.