2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
31


__ADS_3

Mereka keluar lift di lantai 2. " Saya keluar dulu ya! " Pamit Alia. " iya mbak,silahkan! " Ujar Efan. Alia menuju ruangannya sedangkan Efan masih tetap di lift. ia memencet tombol liftnya menuju bawah.



Miko datang mengetuk ruangan Alia.


" masuk! " pinta Alia. di bukanya pintu ruangan Alia. " Li,ini berkas dari pak Yogi. tolong kamj tanda tangani " ujar Miko.


Alia mengecek berkas itu dan menandatanganinya. " Ini, sudah aku tanda tangani semua." kata Alia sambil memberikan berkas itu pada miko. " Aku dengar hubungan kamu sama Efan gak di restuin ya ? " tanya Miko.



" Itu bukan urusan kamu. " jawab Alia.


" Buat apa lagi sih Li! kamu merjuangin efan. jelas-jelas, mamanya Gak setuju. " ujar Miko.


" Udah deh! gak usah banyak basa-basi. sebelum kesabaranku habis,mending kamu keluar dari sini! " usir Alia. dengan ekspresi kesal, mikopun keluar dari ruangan Alia.



" *Awas aja ya Li,dengan* *cara apapun! aku akan misahin kamu dan Efan*. " batin Miko. Alia menghela nafas panjang.


__ADS_1


Alia berpapasan dengan Efan saat menuju ruang pak Yogi.



Kaki Efan tak sengaja bersentuhan dengan kaki Alia. hingga, Alia hampir terjatuh ke lantai. dengan sigap, Efan menangkap Alia. aliapun Jatuh ke pelukan efan. jarak wajah Alia dan Efan hanya 5 cm.



Efan dan Alia saling mengunci pandangan. sadar dari lamunannya, Efan menegakkan tubuh Alia. " Mbak gak apa-apa? " tanya Efan. " nggak apa-apa kok Don. makasih ya, " jawab Alia.



Jantung Alia berdebar lebih kencang. " *K**ok aku Merasa Dony ini Efan ya? Ah, apaan sih*! " batin Alia menepis pikirannya tentang Efan. Alia melanjutkan langkahnya. " *Aduh,tumben deg-degan gini ya*. " gumam Efan.




Efan membuka topi dan kumis palsunya. Alia yang mengintai Efan di balik pohon sangat terkejut, di hampirinya Efan di depan kontrakannya.


.


" Sampai kapan kamu terus-terusan nyamar begini? " tanya Alia. Efan berbalik Arah. " Alia, kamu.. " Ujar Efan. " Kenapa? kaget?" tanya Alia lagi. " Li,Aku bisa jelasin semuanya." Kata Efan.

__ADS_1



" Mending, kamu ganti baju dulu sana. Aku tunggu disini " pinta Alia sambil duduk di kursi depan teras. Efanpun masuk rumah dan ganti baju.setelah itu menemui Alia di depan.



" Kenapa kamu kabur dari rumah ? bukannya kamu mau ya di jodohkan sama Feby?" tanya Alia. " Awalnya iya Li.. tapi, Setelah aku pikir. perasaanku gak bisa di bohongi,Aku masih mencintai kamu.. " jawab Efan.



Alia menghela nafas. " Aku juga begitu fan. tapi, mama kamu sangat membenciku.Aku rasa, kita memang tidak pantas bersatu. " ujar Alia. Efan memegang kedua tangan Alia


.


" Nggak Li! kita pasti bisa bersatu, kita berjuang sama-sama ya." Kata Efan. Alia mengangguk sambil tersenyum. Efan memeluk Alia dengan erat. " Aku berjanji,takkan meninggalkanmu lagi." Ucap Efan.



" Aku hanya berharap. semoga kamu selalu begitu. " Kata Alia. pagi ini, seperti biasa Alia berangkat kantor mengendarai motornya. di parkiran kantor, ia berpapasan dengan Efan.


Efan tersenyum pada Alia, Aliapun berbalik senyum pada Efan. " Donny,tolong buatkan minuman untuk client kita di ruang meeting! " pinta pak Yogi. " baik pak. " ujar Efan.


.

__ADS_1


__ADS_2