2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
33


__ADS_3

" Kakak Apa kabar? " Tanya Melisa " Baik kok Mel, kamu sendiri apa kabar? " Tanya balik Alia. " Baik kak, " Jawab Melisa. " Kakak juga kerja di kantor ini? " Tanya Melisa. " Iya Mel, " Jawab Alia.



" Orang tuamu sudah kembali kesini Mel? " tanya Alia. Wajah Melisa tertunduk Sedih.


" Kenapa Mel? " tanya Alia. " Mama sama papa udah Gak ada kak, Aku sendirian sekarang " Jawab Melisa. " Astaga, maaf Mel. Aku gak tau." Ujar Alia


" Gak papa kok kak, " Kata Melisa. " Ya udah, Kalo gitu. Aku lanjut kerja dulu ya! " Pamit Alia.



" Iya kak, " Ujar melisa. " Siapa dia? " Tanya Efan berbisik . "Dia teman masa kecilku, namanya Melisa"jawab Alia. " Oh, " Kata Efan.



" Heh! " Panggil Gita menghadang Feby. " Siapa Lo? " Tanya Feby. " Nggak perlu tau Nama gue siapa, bukannya lo yang mau di jodohin sama Efan ya? " tanya Gita.



" Ngapain lo tanya seperti itu? jelas -jelas itu bukan urusan Lo! " Jawab Feby. " Gue tau kok, Lo mencintai Efan kan? " Tanya Feby. " Mau gue Cinta atau nggak. Yang jelas, itu bukan urusan Lo! minggir! gue mau lewat. " Jawab Feby.

__ADS_1



Merasa jengkel dengan Gita, Feby menginjak kaki Gita. " Aaaw! Awas Lo ya! " Gita merintih kesakitan. Sedangkan Feby, lari menjauhi gita. " Orang gila! Ikut campur aja urusan gue! kenal juga nggak. " Omel Feby.



" *Tapi, kenapa dia nanyain Efan ya..sama gue? emangnya dia kenal*? " Batin Feby. Karena melamun di jalan, Feby Hampir tertabrak mobil Miko. " Hey! kalo jalan Di pinggir jangan di tengah! " Teriak Miko sambil Mengklakson mobilnya



Feby tersadar dari lamunannya, " Iya-iya, Maaf. Gak usah marah-marah juga kali! " Kata Feby. Miko turun dari mobilnya dan menghampiri Feby. " Heh! Kalo jalan itu pake mata, Jangan pake Dengkul. " Ujar Miko.




" Mana? " Tanya Miko menoleh ke belakang. Namun, Feby sudah tidak Ada. " Buseeet! cepet banget ngilangnya tuh cewek! " Gumam Miko. Miko. Miko kembali ke mobilnya.



" *Misterius banget sih! cewek tadi*, *siapa ya dia*? " Batin Miko. Miko kembali melajukan mobilnya menuju kantor. Miko terus kepikiran Feby. Sampai-sampai, Miko tak sadar. Ia menggambar Muka Feby di sebuah Kertas.

__ADS_1



" Ciee! nggambar siapa tuh mas? " tanya Efan. Miko terkejut, Efan masuk ke ruangannya. " Bukan siapa-siapa kok! " jawab Miko. "*Bodoh! ngapain gue gambar beginian? tapi, gakpapa juga sih. di simpan di rumah*," Batin Miko.



" Cantik juga ya mas, Cewek yang di gambar itu! " Goda Efan. " Bisa diem gak Lo! " Kata Miko. Sepulang Kantor, Miko ingin mampir ke toko makanan sejenak. Ia ingin membeli pizza.



Feby yang Sedang Bersepeda sore, Melihat Miko . " *Itu kan cowok yang tadi pagi? gawat*! " Batin Feby. Feby berlari ke Arah Miko dan menarik Miko. Hampir saja, Truk besar menabrak Miko. Saking Kagetnya, Miko Terjatuh Menimpa Feby.



" Aduh! bangun Ah! badan Lo berat, " Rintih Feby. Mikopun berdiri. " Lo lagi, Lo lagi! dimana-mana selalu ada Lo. " Gerutu Miko.


" Eh! seharusnya,Lo berterima kasih sama gue. tuh lihat! ada truk besar hampir nabrak lo, " Ujar Feby.


" Oh gitu? ya udah. Terima kasih! Puas lo! " Ucap Miko. " Telat! " Kata Feby. Miko tak menggubris Feby, Ia berbalik Arah. Dari belakang Feby ingin mencakar Miko. "Apa? " Tanya Miko memelototi feby. Febypun menurunkan tangannya,


" Nggak Apa-apa kok! " jawab Feby

__ADS_1


__ADS_2