2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
KEMARAHAN


__ADS_3

Sonia dn Melisa shopping ke sebuah mall. "Mel, nanti pulangnya mampir ke cafe ya " Ajak Sonia. " Ok ! " kata Melisa mengiyakan ajakan Sonia.



Pukul 5 sore mereka berdua baru selesai shoping. Melisa tak sadar jika di cafe itu ada Robert. Robert menyuruh 5 temannya menggoda Melisa.



David yang baru pulang kerja kebingungan mencari Melisa. " Li, Melisa mana ? " tanya David. " Gak tau Kak. tadi pagi, dia pamit ke rumah temannya. sampai sekarang belum pulang " jawab Alia.


" Kemana ya tuh anak ? apa dia masih marah sama gue? " batin David. David teringat bahwa ponsel Melisa terkoneksi ke ponsel David. Davidpun segera melacak keberadaan Melisa.


" Apa? Melisa ada di cafe? berani banget dia keluyuran tanpa *seizin gue*! " umpat David dalam hati. Dengan perasaan kesal, David menyusul Melisa.



" Hay cewek, boleh kenal gak ? " Sapa Aldo sambil merangkul Melisa. Melisa menghempas rangkulan Aldo.



" jutek Amat sih neng " goda Riko sambil mencolek dagu Melisa. Melisa berusaha memberontak. tapi, kelima teman Robert semakin gencar menggoda Melisa.


__ADS_1


David datang dan buru-buru masuk ke dalam Cafe.Melihat Melisa di goda, David langsung membentak 5 orang itu. " WOY LEPASIN ISTRI GUE! " bentak David. " LO SIAPA IKUT CAMPUR URUSAN KITA " bentak balik Aldo.



Tanpa Aba-aba, David langsung memukuli mereka ber5 hingga babak belur. Aldo dan ke4 temannyapun lari terbirit-birit.



" LO JUGA! NGAPAIN SIH KE CAFE SEGALA! MANA GAK IZIN GUE LAGI! GUE INI SUAMI LO! GUE PUNYA TANGGUNG JAWAB LEBIH KE LO ! POKOKNYA PULANG SEKARANG! " David menyeret tangan Melisa.



Melisapun Naik ke Motor David. David tak sedikitpun berbicara dengan Melisa. Sampai rumah, David turun dahulu dari motor di ikuti Melisa.




David masuk kamar dan menutup pintu dengan keras. ' BRAAAK! '


" Seumur hidup gue.. gue gak pernah di bentak walaupun orang tua gue masih hidup. kali ini gue di bentak sama orang yang gue sayang " batin Melisa meneteskan Air mata.


Melisa masuk kamar. ia melihat David tertidur lelap. Melisa tidur tanpa memakai selimut. ternyata, David hanya berpura-pura tidur. David bangun dan memandangi wajah Melisa dalam-dalam.

__ADS_1



" *Kok gue gak tega ya habis bentak dan marahin dia* " batin David. David membelai rambut Melisa dan mencium keningnya. " Maafin gue ya " bisik David di telinga Melisa.



David menyelimuti Melisa dan kembali tidur. Pagi ini Melisa tidak melihat David. " *David kemana ya? apa dia masih marah* ? " umpat Melisa dalam hati. " Kak, ngeliat David gak ? " tanya Melisa.



" Kak David sudah berangkat Mel, Dia ada urusan penting katanya " jawab Alia. " Rupanya David bdner-bener marah deh Kak sama aku " kata Melisa. " Kok bisa Mel ? " tanya Melisa.



Melisa menceritakan semua kejadian Kemarin. " Kamu yang sabar ya Mel, mungkin Kak David butuh waktu untuk nenangin dirinya " ujar Alia sambil membuatkan segelas susu untuk Liora.



Sepulang kantor, David di sambut Melisa. " Udah pulang ? " tanya Melisa sambil bersalaman dengan David. " Iya " jawab David dengan nada sedikit dingin. " Aku minta maaf " ucap Melisa. " *Aku* ? " batin David. " Minta maaf soal apa ? " tanya David. " Soal yang kemarin " jawab Melisa



" tolong jangan bahas itu lagi, Aku lelah " ujar David. Davidpun beranjak ke kamar.

__ADS_1


__ADS_2