2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
05


__ADS_3

" Aaaww!!perih" Rintih Alia. " Tenang Aja, cuma sebentar kok.... " ucap Efan. Efan meniup lutut Alia.



Setelah di beri obat merah, Efan menutupnya dengan kapas dan hansaplast.


" udah selesai " kata Efan sambil berdiri.


" Tunggu!! " teriak Alia sambil menarik tangan Efan. " Apaan ?" tanya Efan. " bantuin berdiri " Jawab Alia. " Manja Lo! " celetuk Efan.


Efan membantu Alia berdiri dan memapah Alia sampai depan kelas. " K*ak Efan ini sebenarnya baik juga ya,salut gue*.." batin Alia.



" Gue pergi dulu ya " pamit Efan.


" Kak" panggil Alia. Efan menghentikan langkahnya. " Apaan lagi ?" tanya Efan.


" Jangan marah dulu dong, gue cuma mau bilang makasihh " jawab Alia. Efan Tak menjawab, ia berbalik badan dan melanjutkan langkahnya.


.


" Cuek banget sih! jawab kek!!! sama-sama kek!!! " omel Alia. Efan berbalik Arah dan menghampiri Alia.


.


" Sama-sama, puas lo!!!!!" ujar Efan. Alia hanya cengengesan. Efan melanjutkan langkahnya. Efan Tersenyum kecil melihat tingkah Alia.



Tasya keluar Kelas. " Loh Lia, kok Lo disini bukannya tadi Lo Di hukum sama kak Efan ?" tanya Tasya. " Seneng Lo ya, gue di hukum.." jawab Alia.

__ADS_1



Tasya duduk di sebelah Alia. " Bukan gitu Li, kan tadi Lo di hukum..kok Lo ada disini " jelas Tasya.



" Gue jatuh tadi pas di hukum lari 1000 kali,makanya gue di Anter kesini sama Kak Efan " ujar Alia.



" Makanya Li, Lo jangan terlalu membenci kak Efan.. ntar jatuh cinta Lo " kata Tasya. Alia menelan ludah kasar-kasar dan memelototi tasya.



" Ah jangan gitu,gue cuma bercanda! serem Amat Lo kalo marah " kata Tasya sambil cengengesan.



Malam ini sangatlah dingin, Hujan turun dengan derasnya. Alia tidak bisa tidur. ia keluar dari kamar dan menuju teras rumah.



" Lia, kok kamu belum tidur ?" tanya Bu. Zainab.


Alia tak menjawab, dia Masih tersenyum sendiri. Bu. Zainab menepuk pundak Alia.


" ALIAAAA!!!!" teriak Bu. Zainab .teriakan Bu. Zainab membuyarkan lamunan Alia.


" Astaga ibu, Aku di samping ibu loh.. kok teriak-teriak " Kata Alia. " Ngapain senyum-senyum sendiri? ntar kalo Kesambet gimana ?" tanya ibu.


__ADS_1


" Nggak kok, pengen senyum Aja.. Alia masuk dulu ya " Jawab Alia. Alia beranjak berdiri melangkah menuju kamar.



Jam alarm Alia berbunyi pada pukul 3 pagi. Alia bangun dan Segera menunaikan sholat tahajud. malam itu Alia sangatlah ngantuk sekali.



Lia tertidur dengan mukena yang belum di lepas. Lia terbangun jam 7. " Astaghfirullah, udah jam 7 " Kata Alia yang tiba-tiba terbangun



Alia segera mandi dan berangkat.


" Kebiasaan dah, kalo berangkat sekolah GK buru-buru gak enak... " sindir Bu. Zainab


" Hehe.. Alia Bangun kesiangan Bu soalnya capek, jualan sampai malam.. Alia berangkat dulu ya Bu " ujar Alia sambil bersalaman dengan Bu. Zainab.



" *K**alau gue jalan kaki pasti telattt.. aaah, gue naik sepeda Aja* " batin Alia.



Alia Mengambil sepeda dari lorong rumah dan mengayuhnya dengan cepat. sampai di sekolah, Alia lega gerbang sekolah sepi.



Tak ada kakak-kakak OSIS menghadangnya.


Alia mengendap-endap. " Kenapa Lo ngendap-ngendap gitu Abis di kejar maling ?" tanya seseorang di belakang Alia.

__ADS_1


Alia menoleh ke sumber suara. ternyata itu tasya. " Lo sya, gue kira siapa " kata Alia. "kenapa? kirain anggota OSIS lagi gue ? " tanya Tasya.


" Yee,kata siapa.. kagak kok yuk bareng yuk ke kelas " jawab Alia


__ADS_2