
S etelah menyelimuti David, Melisa kembali tidur. Waktu menunjukkan pukul 6bpagi. Cahaya matahari pagi kian menembus membuat David terbangun. " Siapa yang ngasih bantal sama selimut ini ? " Batin David.
David mendapati Melisa tidak ada di Tempat tidurnya. Davidpun beranjak berdiri dan melangkah perlahan menuju kamar mandi. Ternyata, Melisa sedang bersama Alia memasak di dapur.
David duduk di atas meja dengan mata masih terpejam. Melisa memukul Mangkuk dengan sendok. sehingga, menimbulkan suara berisik. " Lo apa-apaan sih ! berisik tau! " kata David. " Turun gak ! kalo gak ! gue Pukul tuh kaki pake garpu! " Ancam Melisa.
Alia hanya tertawa melihat tingkah David dan Melisa. " kalau gak mau Lo mau apa? " tanya David sedikit menantang Ancaman Melisa. Melisa mencubit lengan David. " Aaaw! apaan sih sakit tau gak ! " rintih David.
" Turun gak! turun ! " ujar Melisa sambil Mencubit lengan David semakin keras. " Ya! gue turun! bawel amat ! " bentak David.
Davidpun turun dari atas meja dan beranjak ke kamar mandi. " AAAAAAAAA! KECOAAAAAAAA! " teriak David dari dalam kamar mandi. ia membuka pintu dengan keras dan memeluk Melisa.
" Apaan sih ? ada apa emangnya? " tanya Melisa. " Ada kecoa di kamar mandi " jawab David. Melisa memutar bola matanya malas.
__ADS_1
Perlahan, Melisa melangkah menuju kamar mandi. " Astaga! kecoa segitu kecilnya Lo takut, badan doang gede! sama kecoa kagak berani ! " Ledek Melisa.
" Ngeledek aja Lo ! " kata David. Melisa mengambil kecoa itu. ia membuangnya keluar rumah. " Udah gue buang ! sana mandi ! " ujar Melisa. David melanjutkan mandinya.
Melisa sudah siap di sofa ruang tamu.
" Mau kemana Lo ? " tanya David. " Mau kerja lah, udah telat nih " jawab Melisa. " Kagak! gue kagak ngebolehin Lo kerja " ujar David.
" Trus kalo gue gak kerja gue ngapain di rumah ? " tanya Melisa. " Lo di rumah aja sama Alia dan Liora. gue sekarang udah jadi suami Lo. jadi, Lo harus nurut sama gue! " jawab David.
Davidemutar bola matanya malas. Waktu menunjukkan pukul 7 pagi. David keluar dari kamar. " Nyonya istri, Tuan Suami Lo yang bawel ini berangkat dulu ya " Pamit David.
Melisa memonyongkan bibirnya sambil bersalaman dengan David. " Udah, jangan manyun gitu ah ! " bujuk David sambil mengacak rambut Melisa. " Ga, berangkat bareng gue ? " tanya David. " Ya udah deh " jawab Efan sambil menuruni anak tangga.
__ADS_1
" Sayang, Aku berangkat dulu ya " pamit Efan. " Nak,ayah berangkat dulu ya " pamit Efan pada Liora. " Ya Ayah, jangan lupa bawain Liola coklat. coklatnya Liola udah di makan Tante dan Om " ujar Liora.
Alia bersalaman dengan Efan di ikuti Liora. "Gini ya Kak, jadi istri. Apa-apa harus nurut Suami yang nyebelin itu ? " tanya Melisa.
" Ya Mel, Surganya istri kan ditangan suami, kamu harus nurut ke suami kamu " jawab Alia. sambil membereskan piring di meja makan.
" Ya udah deh kak, Aku mau ke Rumah temenku dulu, siapa tau mau di ajak shopping " pamit Melisa. Alia hanya mengangguk.
Setelah ganti baju, Melisa keluar Rumah mengendarai motor. " Loh Mel, Lo kesini ? emangnya gak kerja? " tanya Sonia teman Melisa. " Gue gak boleh kerja sama suami gue " jawab Melisa.
" Lo udah nikah Mel ? kapan kok gue gak di undang ? " tanya Sonia lagi. " Baru kemarin itupun di jodohin " jawab Melisa.
" Shopping yuk! gabut nih gue ! " ajak Melisa.
__ADS_1
" Ya udah, gue ganti baju dulu ya " pamit Sonia. Melisa mengangguk.
Hay teman-teman, apa kabar nih ? sebelumya author mau bilang terima kasih buat teman-teman yang udah mau baca sampai sini. maaf jarang up karna authornya lagi sibuk. author izin promo ya, Jangan lupa mampir ke novel terbaru authang berjudul ' Suamiku seorang ustad ' terima kasih 🙏😊