2 HATI SATU CINTA

2 HATI SATU CINTA
DIAM- DIAM MENGHANYUTKAN


__ADS_3

Pagi sekali, Melisa Meletakkan pakaian kotor ke Mesin cuci. Sandra keluar kamar dengan membawa baju kotor juga Dan menyerahkannya pada Melisa.



" Mel, cuciin bajuku ya! disini gak ada laundry soalnya " pinta Sandra. " Enak aja! emang kamu pikir aku tukang laundry ! " protes Melisa.



" Ah, udah deh! gak usah protes! lagian kamu di rumah aja. sedangkan aku, banyak kerjaan hari ini di cafe ! " kata Sandra. " Kamu kerja di cafenya David ? " tanya Melisa.



" Iya! udah deh! aku sama David mau berangkat dulu ! jagain bintang di rumah ! " jawab Sandra.


" Enak aja! emangnya dia kira


gue pembantu apa di rumah ini ! " batin Melisa. " Mel, tumben cucian kamu sebanyak ini? " Tanya Bu Kirana.


" Cucian Sandra Ma " jawab Melisa. " Kamu kan lagi hamil, Udah biarin aja biar Sandra yang cuci" larang Bu Kirana.



Melisapun mebiarkan cucian Sandra. Usai mencuci baju, Sandra memasak di dapur. Bintang berlarian di dapur. " Bintang, jangan main lari-lari disini.. ntar jatuh loh" tegur Sandra.

__ADS_1



Bintang tak menggubris perkataan Melisa. Bintang malah berlari semakin cepat dan terjatuh menabrak pintu kamar mand


.


" Astaga Bintang! Tante kan udah bilang jangan lari, jatuh kan ! " kata Melisa sambil membantu bintang berdiri.


.


Mendengar keributan di dapur, Alia segera melangkah menuju dapur melihat apa yang sedang terjadi. " Ada apa Mel ? " tanya Alia.


" Ini Kak, Bintang lari-larian sampai terjatuh " jawab Melisa. " Tante jahat! nanti aku aduin ke Mommy " ujar Bintang Sembari berlari ke kamar.


Waktu menunjukkan pukul 8 malam David dan Sandrapun pulang. " Bintang, Kok lutut kamu di plester gitu kenapa ? " tanya Sandra.



" Sama Tante itu Mom, Bintang di doain jatuh! " jawab Bintang. " Mel, tega kamu ya sama Anak kecil! Vid, liat kelakuan istri kamu ini ! gak becus jaga bintang! " Kata Sandra kesal



" Mel! Aku gak nyangka ya.. kamu bisa sejahat ini sama Bintang! dia itu anak kecil, gak tau apa-apa. seharusnya kamu jaga dia dengan baik donk! " timpal David agak sedikit kesal.

__ADS_1



Hati Melisa sakit mendengar perkataan David. " Aku sudah menjaganya dengan baik. Dianya aja tetap lari " bantah Melisa tak terima.



" Kalo Lo benci gue Mel, gue ikhlas. Tapi tolong! jangan Benci juga Anak gue " ujar Sandra. " Udahlah San, Lo bawa anak Lo ke kamar obati dia " pinta David.


..


Sandra mengangguk dan Mengajak Bintang ke kamar. " Kamu mau aku buatin kopi? " tanya Melisa. " Nggak usah" jawab David dingin. Davidpun melangkah menuju kamar meninggalkan Melisa sendiri.


Bu. Kirana menghampiri Melisa dan mengelus pundak Melisa. " Sabar ya Mel, " Kata Bu. Kirana menenangkan Melisa.


Waktu menunjukkan pukul 9 malam. Melisa melihat lampu kamar masih menyala. " *David belum* *tidur* ? " batin Melisa. Melisa Beranjak ke kamar. " Kok belum tidur? " Tanya Melisa pada David yang sedang fokus mengetik laptopnya.



" Kamu tidur duluan sana! aku masih banyak kerjaan yang belum selesai " jawab David.Melisa menghela nafas panjang. "Kamu masih marah ya sama Aku ? " tanya Melisa. David menghela nafas panjang.


ia menghentikan pekerjaannya dan menutup laptopnya. lalu, beranjak tidur tanpa menjawab pertanyaan Melisa.


" *Maafin aku. jujur saja, kamu berubah semenjak Sandra tinggal di rumah ini* " umpat Melisa dalam hati. Melisapun ikut tidur di sebelah David.

__ADS_1


__ADS_2