
Karna efek lelah dan kondisi hati yang berkecamuk, Alia tertidur pulas. Tiba-tiba, ponsel Alia berdering.
Spontan, Alia kebangun dan mengecek ponselnya. " N*omor tak dikenal ?siapa ya*? "batin Alia. Alia mengangkat teleponnya.
Alia: Hallo, ini siapa?
Efan : gue Efan Li,ada yang mau gue omongin
sama Lo Li
Alia : ngomong Apa lagi?gue sibuk!
Efan : bentar doang kok Li
Alia: yaudah, buruan! gue gak Ada waktu!
Efan: Sebenarnya gue sama Gita
Alia : Lo sama Gita kenapa ?Ada
hubungan?
Efan: Bentar Napa Li! gue belum selesai
bicara
Alia: Ya, trus apa?buruan ih! Gue sibuk!
Efan : Ya udah, kalo sibuk lanjutin Aja! gue
cuma mau ngomong kalo gue Gak
bermaksud nyakitin Lo
Alia: maksud Lo apa ngomong gitu ?
Efan: gue cuma mau minta maaf, soal yang
lo liat tadi pagi nyakitin hati Lo
Alia: soal Lo sama kak gita? nyakitin Apa
__ADS_1
maksud Lo?Asal Lo tau ya, walaupun
Lo pacaran sama 1000 cewekpun gue
gak peduli! gue dukung kok! kalo
emang Lo mau pacaran sama kak gita,
gue cuma bisa berdoa semoga Lo bahagia
dengan orang yang Lo sayang!
Efan: Tapi Li, gue..
Alia: Udahlah! Lo gak perlu minta maaf gitu,
gue gakpapa kok!udahan dulu ya
nelfonnya, gue sibuk
telepon pun terputus, Air mata Alia tak bisa di bendung lagi.
. " *G*ue ikhlas ngelepas Lo kak! kalo emang Lo sayang sama kak gita..gue gak ada hak maksain Lo tuk cinta sama gue." umpat Alia dalam hati.
" Ah, nggak kok! gue kurang tidur Aja " jawab Alia. " Lia! " panggil Gita menghampiri Alia.
" Ada apa kak?" tanya Alia.
" Gue minta Lo jauhin efan!!Efan itu gak pantes buat Lo! lagian, mama dan papanya Efan ngedukung banget kok, hubungan gue sama efan. " jawab Gita.
Alia tersenyum. " Kak! kakak tenang Aja,tanpa di suruhpun gue Bakal menjauh kok dari dia" ujar Alia.
" bagus deh.! kalo Lo sadar diri, Tapi Awas ya! kalo deket-deket sama Efan lagi! " Ancam Gita. Gitapun pergi meninggalkan Tasya dan Alia
" *K**asian lia! gue harus bantuin mereka untuk bersatu* " batin Tasya. " ya udah yuk sya! kita ke kelas. " Ajak Alia.
..
" Yukkk! " kata Tasya. Tasya dan Aliapun ke kelas. jam istirahat berbunyi, Tasya menghampiri Efan ke kelasnya. " kak! " panggil Tasya. " Eh Tasya! Ada apa ?" tanya Efan.
__ADS_1
" Kakak mencintai Lia kan ???" tanya balik Tasya. " Sya! kan gue baru kenal sama Lia, ya nggak lah! " Jawab Efan berbohong.
" Mulut memang berkata tidak kak, tapi perasaan Lo gak bisa di bohongin! " Ujar Tasya
Efan hanya terdiam.
" Gue cuma mau ngingetin sama Lo! kalo Lo memang cinta sama Lia, perjuangin dia! sebelum dia benar-benar menjauh dari Lo kak! " Kata Tasya mengingatkan.
" *O**mongan Tasya Ada benarnya juga, cinta itu butuh perjuangan* " umpat Efan dalam hati
Efan melihat Alia sedang duduk sendiri di taman. Efan menghampirinya. Efan menyodorkan coklat panas untuk Alia.
" Eh, Lo ! ngapain kesini ?" tanya Alia. " nggak, pengen nemenin Lo aja! " jawab Efan. Alia menggeser posisi duduknya. Agar Efan bisa duduk.
Efanpun duduk di sebelah Alia. "Oh ya, makasih ya coklat panasnya " Kata Alia.
" sama-sama " ujar Efan. " Lo disini???? Gita mana ???" tanya Alia.
" Ya nggak tau laaah! orang gue gak bawa dia di saku gue! " jawab Efan. Alia tertawa. " tapi, Lo cinta kan sama dia?" tanya Alia lagi.
" kagak! udahlah, gak usah bahas dia! orang gue juga gak ada hubungan Apa-apa sama dia " jawab Efan.
" Masak sih?Bukannya kemarin jalan bareng nih ? " tanya Alia sok memastikan. " Ya, dia sendiri yang minta gue nganterin ke kelasnya " jawab Efan.
" Oh gitu! " ujar Alia sambil menyeruput coklat panasnya
__ADS_1