
Sandra meminum jus buatan Alia. Ia memuntahkannya. " JUS APAAN INI! PAHIT BANGET ! BUATIN LAGI " Bentak Sandra. Alia akan mengambil gelasnya. namun, di halangi oleh Efan.
Efan menyiramkan Minuman itu pada Sandra.
" HEH! KEHADIRAN LO DISINI SEBAGAI TAMU! YANG SOPAN DONG! " protes Efan. " Kurang Ajar Lo! " kata Sandra. Sandra keluar rumah dan melajukan motornya pergi meninggalkan Rumah.
" KURANG AJAR LO FAN! NGAPAIN LO NGUSIR SANDRA! EMANG ISTRI LO INI AJA YANG GAK BECUS! " bentak David. David mengejar Sandra. " Sayang, udah dong. kamu jangan ngambek gitu " Bujuk David.
" Gimana aku gak ngambek, tuh! Adek kamu nyiram aku pake jus! udah tau istrinya yang salah, aku yang di siram! " Kata Sandra.
" Iya sayang, aku minta maaf ya.atas kelakuan adek aku " Ujar David. " Ya udah. tapi, kamu kan kakak, kenapa Perusahaan Papa kamu jatuh di tangan adik kamu? " tanya Sandra.
" Ya, karena emang adik aku di anak emaskan oleh orang tuaku dia di sekolahkan sampai Universitas tinggi. Sedangkan aku, cuman sampai SMA " jawab David. " Kasihan ya, kamu... seperti anak yang tersisih " ucap Sandra
"Makanya aku memilih ikut balapan liar " kata David. " Aku tau gimana caranya balas dendam pada Adikmu " ujar Sandra. " Gimana? " tanya David. Sandra berbisik ke telinga David.
" Oke, aku setuju dengan rencanamu " Ucap David. Pak Hendra dan Bu. Kirana senang David berhenti balap liar dan Akan membuka Usaha Rumah makan" Alhamdulillah ya Pa, David udah mulai berubah sekarang " puji Bu. Kirana.
David menekuni usahanya tersebut
" Aduh telat nih! Mama, Alia aku berangkat dulu ya " pamit Efan. " Mas kamu gak sarapan dulu? " tanya Alia. "Gak usah sayang, aku nanti sarapan di kantor Aja" jawab Efan.
Efan bersalaman dengan Mamanya. Sedangkan Alia, Mencium punggung tangan Efan. Baru saja 5 menit Efan berangkat,ponsel Alia berdering
Alia: Hallo
Polisi: Siang, apa benar ini Bu Alia?
__ADS_1
Alia: Iya benar, ada apa?
Polisi: Pak Efan kecelakaan Bu, Sekarang
ada di Rumah Sakit Husada
Alia: Baik pak, Saya kesana sekarang
"Ada apa Li ? kok kamu kayak panik gitu? " tanya Bu. Kirana. " Mas Efan kecelakaan Ma, sekarang ada di Rumah sakit Husada " jawab Alia. ," Ya sudah, Ayo kita segera kesana ! " Ajak Bu. Kirana
" Dok gimana keadaan suami saya? " tanya Alia. " Luka yang di Akibatkan kecelakaan itu terlalu parah, suami Ibu mengalami kelumpuhan " jawab dokter.
" Apa masih ada harapan untuk sembuh dok ? " tanya Bu. Kirana. " Saya tidak bisa menjamin. Karna, kemungkinannya sangat kecil. " jawab dokter. Alia segera masuk Ruangan.
Efan meneteskan Air mata. " Aku suami yang gak berguna untuk kamu Li.Aku cacat " kata Efan. Alia memegang kedua tangan Efan.
" Mas, Aku akan terima Apapun keadaan kamu dan Aku akan cari kerja untuk keluarga kita " Ucap Alia.
Efan memeluk Alia. "*Maafin aku Li, Aku* *hanya menjadi beban untukmu* " batin Efan. Bu. Kirana masuk bersama dengan David.
" Ma, ini semua karna wanita pembawa sial ini! kalau saja Efan tidak membangkang untuk menikahi Alia, mungkin tidak akan terjadi seperti ini. " kata David. " Kak! Ini semua bukan salah Alia. ini musibah kak, " Ujar Efan.
__ADS_1
" Cukup Fan ! Cukup! Ucapan kakakmu Ada benarnya juga. Kalau saja kamu tidak memaksa menikahi Alia! tidak Akan seperti ini jadinya! " timpal Bu. Kirana.
" Ma, Alia gak salah Ma " Sanggah Efan. Bu. Kirana menampar Efan dengan keras. ' PLAAAK ! ' " Mau sampai kapan Fan? kamu rela menderita demi dia mau sampai kapan ? " tanya Bu. Kirana. Pak Hendra masuk ke ruangan Efan dengan tergesa-gesa.
" Efan, kamu gak apa-apa nak ? " tanya Pak Hendra. " Lihatlah! Anak yang Papa banggakan Itu Sudah Cacat! Efan, kalau kamu tidak bisa menceraikan Alia. Lebih baik kamu Pergi dari Rumah ini dan jangan Anggap Aku Mamamu lagi! " Ancam Bu. Kirana
" Baik Ma! Setelah Efan pulang dari Rumah sakit Nanti, Efan akan pergi dari Rumah " Kata Efan. " Ayo David! kita pulang ! " ajak Bu.Kirana. Davidpun pulang bersama Bu. Kirana
" Fan, kamu yakin pergi dari rumah sama Alia? " tanya Pak Hendra memastikan. " Iya Pa " jawab Efan. " Alia janji Pa, Akan menjaga Mas Efan sampai Sembuh " timpal Alia.
3 hari setelah pulang dari Rumah sakit, Efan dan Alia memutuskan tinggal di kontrakan yang lama. " Mas, Kamu tunggu disini dulu ya. Aku nyiapin minuman dulu " Pamit Alia. Efan mengangguk.
Saat berbalik badan, tiba-tiba Alia mual.
" Sayang, kamu kenapa ? " tanya Alia. " Gak papa kok mas, Akhir-akhir ini Aku merasa mual kepalaku pusing sekali " jawab Alia. " Ya udah, besok kita cek ke dokter ya" ujar Efan.
Keesokan harinya, Efan dan Alia pergi ke rumah sakit. Alia membantu Efan berdiri dari kursi Rodanya dan masuk ke taksi.
" Selamat ya Bu, Ibu positif hamil. ini hasil labnya " kata dokter. " Alhamdulillah Mas, Aku hamil juga " Gumam Alia. " iya sayang, Sebentar lagi Aku akan jadi Ayah " timpal Efan. " *Ya Tuhan, di balik semua musibah yang menimpaku... engkau anugrahkan Malaikat kecil bagi kami* " batin Efan
__ADS_1