
Alia baru datang ke kelas. " Dari mana Lo ?"tanya Tasya sambil masang muka cemberut. Alia tertawa cekikikan.
" Eeeh! malah ketawa " celetuk Tasya.
" Abisnya, Lo lucu sihh! udah tau gue dari kantin bareng Lo " jawab Alia.
" Alaaah! Lo pasti mampir ke taman ka bareng Efan " ujar Tasya. " iya dong! biasa, berduaan. " kata Alia.
" Berduaan Mulu! gue di tinggalin Sama Lo tau ! " protes Tasya. " makanya, double dong! single Mulu! " Sindir Alia.
" Nyindir aja Lo! " Celetuk Tasya. Alia Dan Tasya kembali ke tempat duduk. Selama jam pelajaran, Wildan dan Tasya saling pandang.
" *Tasya kenapa ya*? *ngadep samping gue Mulu! oh! pantesan di samping gue kan ada Wildan* *jadi, Tasya* *suka sama Wildan* " batin Alia.
"Hem-hemmm! ngeliatin Wildan ya? " Bisik Alia. " Gue tonjok muka Lo ya! " Ujar Tasya. "
jangan marah dong, " Kata Alia Mencolek dagu Tasya.
Bel pulang sekolah pun berbunyi. " Sya, pulang bareng gue yuk! " Ajak wildan. " Nggak usah, gue naik sepeda bareng aLia. ya kan Li? " ucap Tasya.
" Aduh! maaf sya, gue Gak bawa sepeda hari ini. gue pulang bareng Efan, " kata Alia.
__ADS_1
" gimana ? Lo mau gak pulang bareng gue ?" tanya Wildan sekali lagi.
" Eem, ya udah deh. gue mau " Jawab Tasya.
" Aduh! jadi nyamuk gue disini,gue duluan ya Sya! " Pamit Alia.
"*Kurang* *ajar banget sih Lia! ninggalin gue* " Batin Tasya . Alia beranjak keluar ruangan kelas.
Wildan menggandeng tangan Tasya keluar kelas ya udah yuk! " Ajak Wildan. " *duh! tangannya lembut banget* **sih**.." batin Tasya.
" Ya udah yuk naik! " Ajak Wildan. Tasyapun naik ke motor Wildan. Wildan menarik Tangan Tasya sampai ke depan.
Di belakang motor wildan, Ada motor Efan.
" sayang, Itu kan Tasya sama Wildan ngapain mereka ? " tanya Efan. " biarin lah! biasa, PDKT ." Jawab Alia.
"Cocok banget ya mereka. " Gumam Efan.
" Ya, aku cuma berharap mereka jodoh ya, kayak kita." Ujar Alia. " Ah! kamu bisa aja. " kata Efan.
Wildanpun melajukan motornya, di ikuti Efan. " *K**ok jantung gue berasa mau lepas gini ya? apa mungkin gue suka sama Tasya*? " batin Wildan.
" Oh ya, rumah Lo dimana? " tanya Wildan.
__ADS_1
" Di pertigaan jalan dekat lampu merah itu, " Jawab Tasya. " Masih jauh ya? " tanya Wildan lagi. " lumayan sih! " jawab Tasya
Setelah sampai, " Udah! turunin gue disini. " Ujar Tasya. Wildan memberhentikan motornya. " Rumah Lo dimana ?" tanya Wildan. " Masuk gang itu." Jawab Tasya menunjuk sebuah gang
" Lo yakin, gak mau di anter sampai rumah ?" tanya Wildan lagi. " Iya, gak papa " jawab Tasya. " ya udah,kalo gitu gue duluan ya! " pamit Wildan.
" Ya udah, Lo hati-hati ya! " Ujar Tasya.
" Iya,gue selalu jaga hati gue kok buat Lo." kata Wildan. ' DEG ' jantung Tasya kembali berdebar.
Di teras rumah, Tasya senyum-senyum sendiri. " WOOOOOY! " teriak Alia. " Astaga Li! Lo bisa gak kalo ke rumah orang itu assalamu'alaikum kek, permisi kek, teriak-teriak Mulu,! " ucap Tasya.
"Sya,gue tadi udah permisi.Lo nya aja! ngelamun sambil senyum-senyum gitu.ntar kesambet Lo! " Kata Alia. " hehe, gue kagak denger Li. " Ujar Tasya.
" Emangnya kenapa sih?kok Lo senyum-senyum sendiri gitu ? Lo masih waras kan?" Tanya Alia.
" Parah Lo Li! Lo pikir gue gila,apa !
Ya, gue seneng aja, Lo tau gak kan gue Tadi pulang bareng Wildan "
" Nah, kan dia pamit tuh, gue bilang Hati-hati ya.trus dia jawab ya, gue selalu jaga hati gue kok buat Lo " jelas tasya. " Cieeeeee! cinta pandangan pertama niiiih yeeee! " goda Alia.
" Apaan sih Lo! " ujar Tasya ngeles. Alia merangkul Pundak Tasya. " bro! gue cuma bisa doain moga Lo dan wildan berjodoh " Kata Alia." Aamiin, thank's ya Li." Ujar Tasya.
__ADS_1