![A Falling Memory [Belum Direvisi]](https://asset.asean.biz.id/a-falling-memory--belum-direvisi-.webp)
"Bagi para peserta lomba fotografi silahkan berkumpul di aula!! " Suruh Bu Vana melalui speaker sekolah.
"Bye, El!! " Ucap Scharlete sambil melambaikan tangannya dan pergi.
*/
"Jadi, untuk perlombaan tahun ini, kalian bebas memotret apa saja. Nah, pemenangnya akan ditentuka dari hasil foto kalian. " Jelas Pak David guru seni.
"Pak kalo orang boleh gak? " Tanya salah seorang peserta disana
"Kan kata bapak tadi bebas... Ada pertanyaan lainnya? " Tanya Pak David.
"Tidak pak " Balas peserta lomba.
"Batas waktunya sampai jam 2 siang. " Lanjut Pak david. Semua peserta pun keluar aula.
**
"Motret apa ya? " Gumam Scharlete.
"Kalo aku aja gimana... Miao! " Kata Imanuel sambil menyodorkan kucing tadi.
"Boleh juga, ya! " Kata Scharlete.
"Ayo ke pohon sambil dipikirin! " Ajak Imanuel.
"Siap ya, cing!! " Kata Scharlete sambil mengatur kameranya.
"cekrek " Scharlete memotret kucing tadi dengan kameranya.
"Bentar liat dulu " Kata Scharlete sambil melihat hasil potretnya tadi.
Imanuel kemudian menggendong kucing itu dan duduk di atas ayunan.
Scharlete merasa jantungnya berdebar debar melihat Imanuel yang sedang mengelus kucing sambil bermain ayunan itu.
"cekrek " Scharlete memotret Imanuel yang tampan itu tengah mengelus kucing di atas ayunan dengan background pohon yang daunnya kemerahan itu. 'Ganteng ! " Batinnya
Seketika scharlete pun sadar dan hanya menepuk nepuk pipinya
'Apaan sih?' batinnya. "Sehat buk? "Tanya Imanuel heran. Scharlete hanya menggeleng.
"Cari makan aja yuk! " Ajak Scharlete menunjuk stand makanan itu.
**
"Oke sekarang saya akan mengumumkan hasil lomba harap semuanya berkumpul di aula." Ucap MC melalui speaker .
"Yah... baru juga jajan. " Kata Scharlete lesu.
__ADS_1
Baru juga makan sama Dian, eh malah udah pengumuman.
Pengumuman pun segera dimulai seperti kata MC tadi .
"Dan... Untuk lomba fotografi tahun ini dimenangkan oleh.... NATANIA SCHARLETE. " ucap MC. Scharlete pun begitu terkejut dan senang. Dia tidak mengira kalau foto kucing bisa mendapat banyak vote.
"Ini adalah hasil fotonya. " Ucap MC.
Namun hal tak terduga terjadi.
"Pfft... " Ketiga sahabatnya itu menertawakan scharlete. Ternyata foto yang dia kirim bukanlah foto kucing tadi. Melainkan foto Imanuel tadi.
Setelah dia turun dari panggung
"Hahaha... jadi maksudnya aku kucing? " tanya imanuel sambil menarik kerah seragam bagian belakang milik Scharlete dan tersenyum kesal.
"Hahaha.... " Balas Scharlete tertawa kaku.
Pantesan bisa menang, orang kucingnya gini.
"Dasar. " Kata Fani yang baru menghampiri mereka menepuk dahi.
**
"Sekian festival ulang tahun sekolah kali ini... terimakasih. Sampai jumpa tahun depan! " kata MC menutup acara.
"Bye!! " Ucap Dian berpamitan pada teman temannya itu.
"Ih... Aku juga bye mak! " Ucap Scharlete meninggalkan mita.
"Pada jahat banget deh! " Ucap Mita kesal karena ditinggal tiga sahabatnya yang tidak setia itu.
**
"Hufft... Capek " Ucap Scharlete merebahkan badannya di atas kasur.
"Kak... Chat papa kapan mau pulang. tanyai apa ga mau pulang lagi? " Suruh ibunya itu sambil mendatangi kamar Scharlete .
"iya! " Jawab Scharlete singkat, ibunya pun pergi.
"Uh... Ngapa lagi sih ?" Tanya Scharlete tidak tenang. Dia tahu pasti kedua orangtuanya itu pasti bertengkar. Hatinya sangat tidak tenang rasanya jantungnya ingin copot. Dia serasa ingin mencabik mukanya. 'Tenang Scharlete, tenang! ' batinnya. Setelah dia mengechat papanya itu dia meletakkan HP nya.
dia kemudian menutup matanya dengan lengan kanannya. 'tenang... ingat kau lagi usaha supaya nggak ngelakuin itu!! tenang... huff hufft... rasanya mau mati. ' Batinnya.
Selama ini dia terbiasa untuk mencakar tangan kirinya bila dia sedang frustrasi akan kedua orangtua miliknya itu . Entah dari mana dia mendapat ide itu, namun untungnya sudah tidak lagi karena usahanya, walaupun rasanya seperti terbakar saat dia menahannya.
"ping! " suara pesan masuk.
*Nuel
__ADS_1
"Kau lagi ngapain?"
"Lagi ngerenungin nasib"
"Dih... Serius tau! kasih tau !"
"Curhat boleh?? "
"Dengan senang hati "
"Gajadi deh xD"
"Bisa jitak online gak? "
"Syukurnya enggak "
"Eh, kita lagi di rumah Sean ama Dian
niatnya mau pesta BBQ mau ikut? "
"Entar tanya dulu ya "
'Untung ada El sekarang. ' Batinnya sambil menggenggam Handphonenya.
"Ceklek " Bunyi pintu kamar Scharlete terbuka
"Kak...diem diem. Jangan kasih tau mama ya! " Ujar papanya itu.
"Apaan pa? " Aanyanya
"naynti jam 12 malem mau surprize mama... kan bsk ultah. " Lanjut papanya
"Wokeh... Pa boleh ke rumahnya Dian? " Tanya Scharlete meminta izin.
"Yah, nginep? kalo nginep usahain jam 12 dateng kalo temenmu mau ajak aja! " suruh papanya.
"Hokeh ...Saiya siap siap bos qu! " Kata Scharlete sambil hormat ala tentara.
"Sekalian nanti ambilin kuenya ya! ditempat biasa. " Suruh papanya lagi.
"Iya iya " Balasnya.
-
-
-
-
__ADS_1
-terimakasih untuk dukungannya ya! mohon dukungan juga untuk kedepannya ya! THANKYOU AND BUBYE!!