![A Falling Memory [Belum Direvisi]](https://asset.asean.biz.id/a-falling-memory--belum-direvisi-.webp)
"Halo, dian! " Sapa Frans pada Dian sambil meletakkan sekaleng minuman bersoda di atas kepala Dian kemudian duduk di sebelahnya.
"Oh, hallo kak! " Balas Dian.
"Kosong kan disini? " Tanya kak Frans.
"Kosong kok kak. " Jawab Dian.
"Permisi bapak, ibu... Kami masih disini. " ujar Mita sambil melirik ke arah Fransisco dan Dian bergantian.
'Loh, itu Dian duduk sebelah siapa? Ganteng...' Jessica bergumam dalam hati dengan wajah merona.
"Hallo, boleh duduk disini? " tanya Jessica pada Fani yang duduk d sebelah Mita.
"Boleh, kok. Kosong, kamu Jessica kan? " balas Mita sambil tersenyum mewakili Fani . Jessica kemudian mendudukkan dirinya di kursi seberang Fransisco itu.
"Masih ingat aku gak? " Tanya Scharlete yang duduk disebelah Dian dengan nada nyolot sambil menunjuk mukanya.
"Ingat! Makasih, ya... Semoga bisa temenan ya! " Jawab Jessica.
"Dulu mau temenan tapi kamu dulunya dingin banget, jadi agak ngeri. Tapi ternyata orangnya ceria loh! " lanjut Jessica bersemangat.
"Haha, seserem itukah Scharlete? " Dian tertawa mengejek scharlete. Scharlete kemudian menekan kepala temannya itu kebawah kesal.
"Tapi dulu dia dipanggil Natania loh. " Jesicca mengingat -ingat cara orang yang mendorongnya memanggil Scharlete.
Scharlete hanya tersenyum.
"Oh, iya omong omong kenalin aku Dian. " Kata Dian sambil menurunkan tangan Scharlete dari kepalanya.
"Aku Mita, ini Fani. " Tambah Mita sambil menunjuk Fani yang menjadi penengah antara dirinya dan Jessica. Dia tahu Fani pasti malas mengenalkan diri.
"Hallo, salam kenal. Omong omong ini siapa? Gak sekelas kita kan? " Tanya Jessica sambil menunjuk Fransisco.
"Aku Fransisco, 12.1" Jawab Fransisco singkat.
__ADS_1
*/
"Duar!! " Daniel mengejutkan Scharlete yang tengah berjalan memasuki kelas.
"Eh, ayam! " Sontak Scharlete terkejut.
"pfft... Hahaha!! " Daniel menertawakan Kakaknya itu.
"Dasar wibu Jepang! " Scharlete menyentil jidat Daniel kesal.
"Loh, ini Niel? " Fani bertanya heran pada mereka berdua.
"Iya, tadi pagi barusan pindah lagi kesini." Jawab Scharlete.
"Siapa? Imut banget, loh... adik kau, Schar? " tanya Mita mengelus rambut Niel.
"Iya. " jawab Scharlete singkat.
"Tapi kulitnya putih mulus banget loh, Evan kalah. " Dian ikut mencampuri obrolan.
**
"Akhir akhir ini Dian deket sama Jessica, ya." kata Mita sambil meregangkan tangan ke belakang . Sudah tiga minggu sejak Jessica pindah ke sekolah ini, dan hubungan kedua sejoli itu semakin dekat.
"Minggir kek tuh tangan. Kena muka orang tau! " Fani menyingkirkan tangan Mita dari depan wajahnya.
"Serem amat buk, pantesan gak dapet yang baru. " balas Mita
"Tapi, akhir akhir ini emang sering bareng, sih. " Scharlete mulai berbicara
"Samperin kuy! " Ajak Scharlete lagi.
"Pergi aja sendiri! " Jawab Mita dan Fani serentak.
**tangga
__ADS_1
"Hallo, kak! " sapa Jessica pada Fransisco.
"Hallo, Jess! " Fransisco menyapa balik.
"Hallo, kak! " sapa Dian pada Fransisco.
"Hallo juga, Dian! " balas Fransisco mengelus rambut Dian saat berpapasan kemudian lanjut berjalan.
"Ih, kan jadi berantakan! " Dian merapikan rambutnya lagi dengan kesal.
"Eh, Dian coba pegangin tangan aku, ya!" Jessica berbisik. Dian kemudian mengangguk.
Jessica kemudian berjalan mundur menuruni tangga dengan menarik tangan Dian. Dian yang tak seimbang kemudian melepaskan genggaman tangan mereka.
"Bruk" Jessica terjatuh. Fransisco yang mendengar suara itu membalikkan diri lagi.
"Kamu gapapa? " Fransisco membantu Jessica berdiri. Dian pun segera menghampiri Jessica dan Fransisco.
"Kamu tuh ngapain, sih? " Tanya Fransisco pada Dian dengan nada sedikit membentak.
"Apasih?! ckckck orang buta banyak di dunia! " Dian membalikkan badan kesal.
"Dian!! Loh kenapa? " Scharlete menghampiri Dian dan heran atas atmosfer aneh itu.
"Udahlah, pergi aja males aku! " Dian menarik tangan Scharlete pergi. Scharlete kemudian melontarkan tatapan dingin dan tajam pada Jessica sebelum pergi.
"Udah keramal gimana kejadiannya. Udah, balik kelas yuk! " Scharlete membalikkan kepalanya kemudian merangkul leher Dian.
'### Hah, maksud Scharlete... ' Batin Fransisco tapi terpotong
"Udah, kak! Dian cuma kesel doang kok! " Jessica tersenyum.
-
-
__ADS_1
-jangan lupa like, komen, dan klik love ya kalau suka! Bantu vote juga dong, BUBYE!!