ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)

ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)
Amarah dan Benci


__ADS_3

πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


Sisi berlari dan menghampiri Kiara,sementara ketiga pria tampan itu masih memperhatikan Kiara tanpa berkedip.


"Ngapain kamu disana?" tanya Kiara.


"Lagi nungguin kamu pulang,daripada aku nungguin kamu sama Om Alex akan sangat membosankan mending nunggunya sama pria-pria tampan itu," sahut Sisi.


"Dasar ganjen," ucap Kiara dengan melangkah menuju rumahnya.


"Sedikit Ra," Sisi pun menyusul Kiara.


"Cantik sih tapi sombong," seru Arya.


"Kayanya aku harus korek informasi dari Sisi,pasti Sisi tahu banyak tentang Kiara," batin Al.


Keesokan harinya...


Kiara sudah berangkat pagi-pagi sekali,bahkan Kiara tidak sarapan dulu entah Kiara mau kemana.


Kiara memasuki mobil online yang dia pesan,Kiara pagi ini ingin pergi kesuatu tempat.


"Berhenti dulu disini Pak!" seru Kiara.


Kiara membuka kaca mobilnya sedikit,dia memperhatikan sebuah rumah mewah nan megah bak istana itu.


Tidak lama kemudian orang yang sangat Kiara benci dengan segenap jiwanya keluar dari rumah itu sepertinya dia akan berangkat kerja.


Orang itu tidak lain adalah Kim Taylor,pamannya sekaligus orang yang harus bertanggung jawab atas keadaan Mamahnya saat ini.


Kiara tampak mengepalkan tangannya dan mengeraskan rahangnya.


"Nikmatilah kekayaan dan kemewahan milikku,sebelum aku mengambil semuanya dan membuat kalian jatuh sejatuh-jatuhnya,aku akan membuat hidup kalian menderita walaupun nyawa aku sendiri yang menjadi taruhannya,"batin Kiara.


Kiara menutup kaca mobilnya..


"Jalan Pak."


Kiara pun pergi meninggalkan rumah yang menjadi miliknya itu.


Sementara itu hari ini adalah hari pertama Yuna ikut bekerja di Perusahaan,dengan wajah yang cemberut Yuna memasuki mobil Papahnya.


"Maaf Tuan,hari ini ada pertemuan seluruh pemegang saham di Perusahaan "B" COMPANY," seru sekertaris pribadi Kim.


"Ok..sekarang kita langsung saja kesana aku tidak mau terlambat," sahut Kim.


"Pah,kita mau ke Perusahaannya Frans ya?asyik Yuna bisa ketemu sama Frans," ucap Yuna dengan senangnya.


"Jangan macam-macam kamu Yuna,awas kalau kamu membuat Papah malu," ancam Kim.


"Apaan sih Pah,Yuna janji ga bakalan buat Papah malu."


Yuna begitu bahagia,dia senyum-senyum sendiri membayangkan akan bertemu dengan Frans pria idamannya selama ini.


Sementara itu di Perusahaan Kiara..


"Ra,kita diundang oleh Perusahaan "B" COMPANY untuk ikut meeting pemegang saham disana," seru Sisi.


"Ngapain?Perusahaan aku kan ga nanam saham di Perusahaan "B" COMPANY," sahut Kiara mengerutkan keningnya.


"Aku juga ga tahu Ra,aku dapat undangan dari Tuan Jack Asisten pribadinya Tuan Frans."


"Apa-apaan ini?"


Tiba-tiba Ponsel Kiara berbunyi,tertera nomor baru dilayar ponsel Kiara.


"Siapa nih?" gumam Kiara.


Perlahan Kiara mengangkat panggilan dari nomor batu itu.


"Hallo Kiara,aku Frans bisakah sekarang kamu datang ke Perusahaanku?" tanya Frans.


"Dari mana kamu tahu nomor Ponsel aku?"


"Cuma nomor Ponsel itu hal mudah,bahkan nyadap Ponsel kamu saja aku bisa," seru Frans.


"Kenapa kamu mengundang aku untuk datang ke Perusahaan kamu,aku kan bukan bagian dari pemegang saham."


"Lho bukannya waktu pertemuan pertama kita,kamu sudah menyetujui kerja sama kita," sahut Frans.


"Kapan?aku belum pernah menandatangi kontrak kerjasama,kan aku sudah bilang kalau aku mau pikir-pikir dulu," seru Kiara.


"Aku tidak pernah menerima penolakan Kiara,pokoknya aku tunggu sekarang juga disini kalau kamu sampai ga datang,aku akan buat Perusahaan kamu hancur dalam detik ini juga," seru Frans dan langsung mengakhiri panggilannya.


"Sial,aku nyesel bertemu dengan Frans," gumam Kiara.


"Kenapa Ra?" tanya Sisi.


"Siapkan semuanya kita pergi ke Perusahaan "B" COMPANY."


"Ok."

__ADS_1


Kiara pun pergi menuju Perusahaan Frans,Kiara memang tidak takut sama siapapun juga tapi kalau sudah berhubungan dengan Frans,Kiara tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


Frans adalah orang yang paling disegani dan ditakuti,kalau dia bilang akan menghancurkan Perusahaan berarti itu akan menjadi kenyataan.


Kiara tidak mau Perusahaan satu-satunya peninggalan Papahnya hancur,karena Perusahaan itu yang merupakan kekuatan satu-satunya untuk menghancurkan musuh-musuhnya.


Kiara dan Sisipun sampai di Perusahaan milik Frans,disana sudah banyak berdatangan para Pengusaha yang bekerjasama dengan Perusahaan milik Frans.


Karena sebagian besar Perusahaan yang ada di Negeri ini bisa Frans kendalikan dengan kekuasaan dan kekuatan yang dia punya.


Ternyata didepan Kiara sudah berdiri Kim dan anaknya Yuna,Kiara tampak mengepalkan tangan dan mengeraskan rahangnya,ingin sekali dia menghabisi orang itu sekarang juga.


Kiara begitu ingat akan apa yang dilakukan Kim kepada Mamahnya.


Frans pun datang,dia tampak melambaikan tangannya kearah Kiara sembari mengembangkan senyumannya,Yuna yang memang berada didepan Kiara merasa percaya diri kalau Frans melambaikan tangannya kepada dirinya.


Yuna mulai merapikan rambut dan penampilannya saat melihat Frans berjalan mendekat,dengan senyum yang begitu mengembang Yuna sudah siap kalau Frans akan menggandeng tangannya.


Disaat Frans mulai mendekat,Yuna sudah bersiap-siap dia merasa salah tingkah dengan senyuman genit yang dia tampilkan.


Namun pada saat Frans sudah dekat,betapa kecewanya Yuna karena dengan santainya Frans melewati Yuna,ternyata yang Frans sambut itu bukan dirinya melainkan wanita yang berada dibelakangnya.


"Selamat datang di Perusahaan saya,Kiara," seru Frans.


Frans menarik tangan Kiara dan menciumnya didepan umum membuat semua orang yang berada disana merasa kaget apalagi Yuna yang tampak melototkan matanya.


Kiara segera menarik tangannya yang dicium oleh Frans,Kiara merasa tidak enak dan malu diperlakukan seperti itu oleh Frans.


Kim terus memperhatikan Kiara...


"Kenapa wanita ini wajahnya mirip dengan Tiara?" batin Kim.


"Mari semuanya masuk keruangan meeting,ayo!" ajak Frans dengan mengasongkan lengannya.


Frans ingin Kiara berjalan dengan menggandeng lengannya,tidak sama sekali tidak mau melakukannya tapi dengan cepat Frans menarik tangan Kiara dan melingkarkannya dilengan Frans.


Sungguh kali ini Kinan tidak bisa berbuat apa-apa,sementara Yuna seperti orang yang kebakaran jenggot.


"Ih nyebelin banget sih,siapa wanita itu apa dia pacarnya Frans?"


Didalam ruangan meeting yang sangat luas itu,ternyata sudah ada banyak awak media yang sengaja Frans undang.


Disaat Frans masuk ruangan,jepretan demi jepretan mulai muncul sehingga membuat Kiara sedikit kaget dan berusaha menutupi wajahnya.


"Apa-apaan ini?" batin Kiara.


Kiara ingin melepaskan tangannya tapi Frans menggenggamnya dengan erat sehingga sulit untuk terlepas.


Para Pengusaha yang diundang pun dipersilahkan duduk,Frans berdiri didepan semuanya dengan masih menggandeng tangan Kiara.


"Pah,wanita itu siapa?kenapa bersama Frans?" tanya Yuna.


"Bukannya itu pemilik Perusahaan "KAT" CORPORATION ya?namanya Kiara Anggun kalau ga salah," sahut salah satu Pengusaha yang berada dibelakang Kim.


"Iya,wanita itu terkenal misterius jarang bicara dan sangat cerdas bahkan Para Pengusaha lainnya jarang ada yang tahu siapa dia,tapi kenapa sekarang bersama Tuan Frans,apa mereka pacaran?" tanya yang lainnya.


Pengusaha yang lainnya hanya mengangkat bahunya tanda mereka tidak tahu.Sementara Kim dan Yuna hanya mendengarkannya dengan seksama.


"KAT CORPORATION,bukannya itu Perusahaan yang cukup besar dan ya aku juga tidak tahu kalau wanita itu adalah pemiliknya,siapa sebenarnya wanita itu?kenapa wajahnya mirip banget sama Tiara," batin Kim.


"Maaf mohon perhatiannya,hari ini saya ada pengumuman sangat penting yaitu Perusahaan B COMPANY resmi akan menanamkan sahamnya sebanyak 70% di Perusahaan KAT CORPORATION yang saat ini dipimpin oleh Nona Kiara," seru Frans.


Semua orang yang ada disana tampak membelalakan matanya,pasalnya dari dulu Perusahaan milik Frans tidak pernah menanam saham di Perusahaan manapun.


Justru Perusahaan yang lain yang berlomba-lomba menanamkan sahamnya di Perusahaan Frans,karena Perusahan Frans merupakan Perusahaan terbesar se-ASIA Tenggara.


Ada tanda tanya besar dibenak seluruh Pengusaha yang hadir disana,apa yang terjadi kenapa Frans rela menanamkan sahamnya begitu besar di Perusahaan milik Kiara.


"Apa-apaan ini?selama ini kita yang mati-matian menanam saham di Perusahaan Tuan Frans supaya Perusahaan kita lebih maju lagi,tapi kenapa sekarang justru Tuan Frans yang rela menanamkan sahamnya di Perusahaan yang jelas-jelas jauh dibawahnya?" seru salah satu Pengusaha.


"Apa jangan-jangan,pemilik KAT CORPORATION itu sudah menjual tubuhnya demi mendapatkan saham itu?" sahut Pengusaha yang lainnya.


"Bisa jadi,pemilik KAT CORPORATION itu sangat cantik siapa yang tidak tergoda dengannya,pasti dia sudah merayu Tuan Frans," seru yang lainnya.


Kim dan Yuna hanya menjadi pendengar aetia saja tanpa berniat ikut menimpali kata-kata para Rekan Bisnisnya itu.


"Apa,,jadi wanita itu sudah menggoda Fransku dengan menjual tubuhnya,awas kamu ya aku akan buat perhitungan sama kamu," batin Yuna dengan kesalnya.


Sementara itu di Kantor Alex menjatuhkan gelas yang berada diatas meja saking kagetnya dengan berita yang saat ini sedang berlangsung.


"Kenapa Kiara bisa kenal dengan Frans?padahal selama ini Kiara sudah bisa menyembunyikan identitasnya,ini sangat berbahaya buat Kiara,aku ga bakalan membiarkan Frans dan Pram tahu siapa Kiara sebenarnya," gumam Alex.


Disisi lain Pram juga sedang menyaksikan siaran lngsung yang dilakukan oleh anaknya itu.


"Siapa wanita cantik itu?" gumam Pram.


Berbeda dengan Alex,disebuah ruangan Al dan ketiga sahabatnya sedang berkumpul mereka dipanggil oleh atasannya karena ada sesuatu yang akan dibicarakan oleh atasannya.


Selama menunggu atasannya datang,mereka berbincang-bincang sehingga obrolan mereka terhenti tatkala melihat berita yang sedang berlangsung di televisi.


"Lho,bukannya itu Kiara ya?" seru Arya.


"Oh iya benar,ya ampun ternyata kalau sudah memakai pakaian kantor seperti itu Kiara tambah cantik ya," sahut Boby.


"Laki-laki itu bukannya dia Frans Wild Blood ya,pemilik Perusahaan terbesar se-ASIA Tenggara?" seru Riki.


"Kenapa dia bisa bersama Kiara?apa mungkin mereka pacaran?soalnya setahu aku,Frans itu paling anti didekati oleh wanita tapi kenapa sekarang bisa sedekat itu dengan Kiara?" tanya Arya.


"Cuma laki-laki bodoh yang tidak tertarik sama Kiara,tapi mereka pasangan yang serasi karena sama-sama misterius," sahut Boby.

__ADS_1


Al tampak terus memperhatikan raut wajah Kiara ada yang mengganjal dihatinya.


"Al,kok kamu diam saja?" tanya Riki.


"Kalian merasa ada yang aneh ga dengan Kiara?" tanya Al.


"Lho,Kiara emang aneh orangnya," sahut Arya.


"Bukan itu maksud aku,lihat deh raut wajahnya Kiara seperti merasa tidak nyaman gitu dan ada ketakutan juga disana,saat ini Kiara seperti merasakan kekhawatiran didalam dirinya," sahut Al.


Al memang sangat pandai melihat ekspresi wajah seseorang,memang itu adalah salah satu keahlian yang dimiliki oleh Al.


Tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang yang sudah berumur tapi masih terlihat gagah dan berwibawa.


"Selamat siang semuanya."


"Selamat siang Pak," jawab semuanya serempak.


"Bagaimana,apa kalian sudah mendapatkan bukti mengenai pembunuhan sadis yang selama ini terjadi?" tanyanya.


"Belum Pak,pembunuh itu sangat licin bahkan setiap kali membunuh tidak pernah ada sidik jari maupun barang bukti yang bisa kita temukan," jawab Al.


"Apa kalian mempunyai orang yang kalian curigai?" tanyanya.


Ketiga sahabat Al tampak saling pandang,kecuali Al yang menatap layar televisi yang saat ini sedang memperlihatkan wajah Frans.


Atasan mereka tampak memperhatikan Al dengan senyumannya.


"Apa kecurigaanmu sama denganku Al?" tanyanya dengan melihat kearah televisi.


Al mengerti dengan ucapan atasannya,dengan mantap Al menganggukan kepalanya.


"Awasi dia Al,tapi kalian harus extra hati-hati soalnya orang ini sangat berbahaya anak buahnya ada dimana-mana."


"Siap laksanakan."


Kembali ke Perusahaan "B" COMPANY,Frans mengakhiri meeting kali ini disaat Frans lengah,Kiara segera melepaskan tangannya dari cengkraman Frans.


"Wow sungguh pintar memanfaatkan situasi," seru Frans.


Kiara segera pergi dari Perusahaan Frans dan disusul oleh Sisi.


Selama dalam perjalanan,Kiara tampak melamun dan Sisi tidak berani untuk berbicara sedikitpun.


"Apa-apaan ini,apa maksud dibalik semua ini?pasti Frans sedang merencanakan sesuatu,aku harus berhati-hati lagi sama dia," batin Kiara.


Sementara itu Frans memanggil anak buahnya kedalam ruangannnya.


"Awasi terus Kiara,siapapun laki-laki yang mendekati Kiara habisi saja karena Kiara hanya milikku," perintahnya.


"Baik Tuan."


Anak buah Frans pun segera meninggalkan ruangan Frans dengan membungkukkan tubuhnya.


Sesampainya di Kantor,Kiara tampak uring-uringan dia sungguh marah dengan kelakuan Frans yang seenaknya saja.


Waktu pulang pun tiba,seperti biasa Kiara pulang menggunakan taxi online.Sesampainya dirumah Kiara langsung membersihkan dirinya dan saat ini Kiara sedang duduk di balkon kamarnya.


Kiara termenung dengan melihat foto ditangannya,foto seluruh keluarganya yang saat ini sudah tidak ada.


Kiara mengusap foto itu,tanpa terasa air matanya pun menetes.


"Papah,Kak Sandra,Kak Daniel,Kiara rindu kalian semua kenapa kalian tinggalkan Kiara,Kiara janji Pah akan menemukan orang itu orang yang sudah membunuh kalian semua dan membuat Mamah defresi,Kiara janji akan membunuh orang itu dengan tangan Kiara sendiri," gumam Kiara dan mendekap foto keluarganya didadanya.


Sementara itu,Al yang kebetulan baru saja pulang kerumahnya dan berniat ingin merebahkan tubuhnya tapi tidak jadi saat Al menoleh kearah jendelanya.


Kebetulan kamar Al berhadapan dengan kamarnya Kiara,Al melihat Kiara sedang menangis dengan foto yang didekapnya.


Al mendekat kearah jendela dan memperhatikan Kiara dari jendelanya.


"Kenapa dia kok nangis?aku lihat Kiara seperti menyimpan beban yang sangat berat dipundaknya,aku harus segera mencari tahunya," gumam Al.


Sementara Kiara terus saja meneteskan air matanya,bahkan saat ini Kiara menundukan kepalanya pundaknya bergetar hebat merasakan sakit yang luar biasa.


"Apa yang sudah terjadi denganmu Kiara,kenapa kamu seperti itu?" gumam Al.


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


πŸ”ͺ


Maaf semuanya baru bisa update,semoga kedepannya bisa update setiap hariπŸ€—πŸ€—


Jangan lupa dukungannya,tinggalkan jejak like,komen,dan vote sebanyak-banyaknyaπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOUπŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2