
Haom…
Xiao Chen mulai merapikan tempat untuk dia beristirahat. Walaupun sebenarnya dia bisa beristirahat di dalam Pagoda Penekan Iblis, tapi kali ini Xiao Chen ingin merasakan suasana yang berbeda.
“Ini pertama kalinya aku tidur di bawah langit berbintang sendirian di tengah hutan” gumam Xiao Chen sambil menatap langit.
Tiduran sambil menatap langit dan bintang, Xiao Chen mulai merenung.
“Ibu… Ayah…” gumam Xiao Chen penuh kerinduan.
Xiao Chen sendiri berusaha mengingat wajah ibunya, tapi karena dia ditinggal pas masih kecil, ingatan Xiao Chen akan wajah ibunya sangatlah kabur.
Sedangkan Ayahnya sendiri, Xiao Chen tidak bisa membayangkan sama sekali.
Saat Xiao Chen sedang menghayal sambil menatap langit gelap. sebuah bayangan besar dengan sangat cepat mengarah ke Xiao Chen.
Boom!
Xiao Chen dengan sangat sigap segera menghindar, walaupun itu harus sedikit terkena dampak ledakan.
“Bajingan!” kutuk Xiao Chen kesal.
Xiao Chen yang berhasil menghindar berguling-guling di tanah. Saat Xiao Chen bangkit, dia melihat bahwa sosok bayangan yang menyerang dirinya adalah Falcon merah berapi yang sebelumnya.
“Oh sial!” gumam Xiao Chen mengutuk.
Walaupun dia mencari lawan monster peringkat 3, tapi monster tipe terbang jelaslah bukan pilihan tepat. Karena Xiao Chen sendiri jelas memiliki keterbatasan dalam hal gerak ataupun jangkauan serang.
Falcon merah berapi menatap Xiao Chen dengan tatapan dendam. Mata Falcon merah berapi menajam menatap Xiao Chen, seolah Xiao Chen adalah orang yang mencuri makanannya.
“Hump!” Dengus Xiao Chen yang bangkit.
“Sini maju” kata Xiao Chen yang kesal.
Kiaaak!
Falcon merah berapi mengeluarakn pekikan nyaring dan langsung terbang menyerang Xiao Chen.
“Kekuatan Naga Kuno!”
Xiao Chen langsung memasuki mode kekuatan penuh dengan mode Dragonification. Xiao Chen yang sudah dalam wujud naga memberikan aura intimidasi khas Naga.
Walaupun begitu, Falcon merah berapi tidak gentar sama sekali. Dia merasa Xiao Chen adalah makanan yang bisa dia habisi kapan saja.
Boom!
Suara dentuman keras tercipta dari usaha Xiao Chen yang menahan serangan Falcon merah berapi.
Xiao Chen Dengan sekuat tenaga XIao chen berusaha menahan benturan dari Falcon merah hingga dia terseret kebelakang cukup jauh, namun hasilnya tetap saja Xiao Chen tercampak dan memuntahkan sedikit darah.
Cuih!
__ADS_1
Meludahkan darah yang keluar dari mulut, Xiao Chen merasakan seluruh tubuhnya sakit.
“Luar biasa, ini sangat sakit” gumam Xiao Chen.
“Sepertinya aku harus menggunakan kekuatan Chaos Body juga, dengan kekuatan Naga kuno tidak cukup untuk mengatasi burung sialan itu” pikir Xiao Chen.
“Chaos Body!”
Xiao Chen menggunakan kekuatan Chaos Body miliknya, dan inilah saat dia pertama kali menggunakan kekuatan Chaos Body untuk melawan musuh secara langsung.
Tubuh Xiao Chen yang dalam wujud Dragonification mulai mengalami perubahan. Garis-garis misterius muncul di sekujur tubuh Xiao Chen. Rambut Xiao Chen yang berwarna hitam mulai menjadi abu-abu.
Mata Xiao Chen yang menyerupai mata naga, kini mulai menambahkan motif misterius, dan tidak hanya disitu saja, ada sebuah bayangan armor samar-samar muncul di bagian tubuh Xiao Chen.
Kiaak!!!
Falcon merah berapi yang terbang di langit tidak gentar sama sekali saat melihat Xiao Chen berubah. Falcon merah berapi malah semakin marah, api di sekujur tubuhnya menyala hebat.
Di hari yang gelap, sebuah bola cahaya bersinar terang dilangit malam, seperti itulah terlihat Falcon merah berapi dari jauh.
Kiak!
Falcon merah berapi menembakan bola api ke arah Xiao Chen. Xiao Chen menatap bola api yang mengarah ke dirinya dengan mata menajam.
“Tinju dasar!”
Xiao Chen mengambil kuda-kuda, matanya tidak bisa lari fokus pada bola api yang mengarah ke dirinya.
Boom!
Semua kerusakan dari dampak ledakan seperti diserap oleh bayangan armor yang muncul di tubuh Xiao Chen.
Merasakan hal tersebut, Xiao Chen tersenyum.
“Ini luar biasa, ternyata ini kekuatan Chaos Body milikku” Puji Xiao Chen senang.
“Jika sudah sampai pada tahap kesempurnaan besar, maka efek seperti apa yang akan ditampilkan?” pikir Xiao Chen dengan antusias.
Kemduian Xiao Chen menatap Falcon merah dengan tatap menantang.
“Kemari kau burung bau!!!” ucap Xiao Chen sambil menjulurkan tangannya.
Kiaaak!
Falcon merah berapi memekik panjang. Dia menyambar Xiao Chen dengan sangat cepat.
Kali ini Xiao Chen sudah berada di posisi kuda-kuda Aikido AI HANMI. Falcon merah berapi menyerang dari arah depan dan langsung menggunakan paruhnya untuk menembus tubuh Xiao Chen.
Tapi Xiao Chen tidak tinggal diam, dalam posisi Ai Hanmi, tanggan Xiao Chen sudah melakukan tangkapan dan memanfaat tenaga Falcon merah berapi sendiri untuk melawan balik.
Tap!
__ADS_1
Xiao Chen dengan mudah menangkap paruh Falcon merah berapi, dan membuat gerakan bantingan ke tangan.
Boom!
Kiak!
Falcon merah berapi berteriak kesakitan, tapi Xiao Chen tidak tinggal diam. Dengan cekatan Xiao Chen langsung memeluk erat leher Falcon merah berapi dengan kekuatan penuhnya.
Xiao Chen yang bertubuh tidak terlalu besar menempel dengan erat di leher Falcon merah berapi yang panjang.
Falcon merah berapi segera berontak dan mencoba melepaskan diri dari cengkraman Xiao Chen.
Falcon merah berapi mulai membandingkan dirinya ke segala arah, Pohon-pohon disekitar mulai menjadi sasaran Falcon merah berapi. Xiao Chen yang menahan dampak guncangan dan tabrakan yang disebabkan dari Falcon merah berapi hanya bisa menahan sekuat tenaga.
Falcon merah berapi semakin panik, karena Xiao Chen menempel sambil mencekik dirinya dengan sangat kuat. Bankan untuk bersuara, Falcon merah berapi sudah tidak bisa lagi.
Karena panik, Falcon merah berapi terbang tinggi ke angkasa dan langsung menungkin ke arah tanah, dia memanfaatkan benturan dari tanah berharap Xiao Che bisa lepas.
Xiao Chen menyadari ini matanya menjadi tajam.
“Sial! burung bau ini sangat sulit untuk mati” kutuk Xiao Chen.
Xiao Chen sendiri tahu bahwa dia tidak mungkin bisa menahan dampak dari jatuh dengan ketinggian yang begitu tinggi, jadi XIao Chen memilih melakukan pertaruhan terakhir.
“Chao Body Annihilate power!!”
Teriak Xiao Chen yang sudah terpojok.
Kekuatan pemusnahan tiba-tiba muncul dari tubuh Xiao Chen, garis misterius yang berada di tubuh Xiao Chen mulai bercahaya, dan dari situ kekuatan pemusnahan muncul.
Cahaya yang ditimbulkan dari tubuh Xiao CHen semakin terang hingga akhirnya menyelimuti seluruh tubuh Falcon merah berapi.
Cahaya putih keabuan jatuh dari langit dengan bebas menuju tanah.
Boom!
Sebuah suara dentuman akibat tabrakan terdengar keras. Debu bertebaran, kondisi Xiao Chen dan Falcon merah berapi belum diketahui.
Perlahan, debu hilang, dan Falcon merah berapi terlihat di dalam sebuah kawah yang diciptakan dari kejadian sebelumnya.
Tubuh Falcon merah berapi remuk dengan kondisi yang acak-acakan, tidak tahu apakah itu akibat hantaman ke tanah, ataupun akibat dari serangan Xiao Chen.
Namun wujud Falcon merah berapi sangat tidak enak dilihat. Tiba-tiba Xiao Chen muncul di samping Falcon merah berapi dengan kondisi yang cukup buruk.
Sebelumnya, disaat sebelum menghantam tanah, Xiao Chen menyempatkan diri untuk masuk ke dalam Pagoda Penekan iblis demi menghindari dampak hantaman ke tanah.
Tapi tetap saja tubuh Xiao Chen tidak terlihat baik, penggunaan kekuatan yang belum bisa dikuasai menimbulkan efek samping.
Tubuh XIao Chen kini penuh dipenuhi retakan, dan dia benar benar lemas. Namun senyuman kepuasan terlihat diwajahnya.
“Berhasil” ucap Xiao Chen dengan wajah tersenyum lebar.
__ADS_1
Bruak!
Seketika saat itu juga Xiao Chen pingsan tidak sadarkan diri.