Absolute Domain System

Absolute Domain System
Vol.2 Bab.12 Konflik


__ADS_3

Patriark Chen yang dalam kondisi marah melihat Xu Xiaoyao, semakin dia melihat semakin dia merasa aneh dan marah.


Patriark Chen merasa sangat tidak masuk akal bahwa orang yang di depannya memiliki kemampuan membunuh anaknya, walaupun dari info yang dia dapat pelaku sebenarnya adalah monster peliharaan milik orang yang ada di depannya.


Tapi sangat jelas tidak mungkin seorang manusia biasa bisa menjinakan monster. Hal ini membuat Patriark Chen semakin curiga akan adanya konspirasi melawan keluarga Chen mereka.


“Sepertinya kau terlibat dengan pembunuhan anakku, sekarang kau sujud dan memohon ampun padaku, serta sebutkan siapa orang yang dibelakangmu” ucap Patriark Chen dengan nada memerintah.


Xu Xiaoyao merasa aneh ketika mendengar ucapan patriark Chen.


“Kenapa orang ini terbelakang mental. Menganggap ada seseorang di belakangku dan kenapa orang di dunia ini suka sekali menyuruh orang lain sujud di hadapannya” gumam Xu Xiaoyao heran.


Xu Xiaoyao menghela nafas sejenak. kemudian dia menatap Patriark Chen.


“Apa kau patriark keluarga Chen ?” tanya Xu Xiaoyao.


“Benar, aku Chen Lu. Patriark Keluarga Chen. Karena kau sudah mengetahui ini, kenapa kau masih belum bersujud ?” dengan Arogan Patriark Chen berkata pada Xu Xiaoyao.


Xu Xiaoyao mengerutkan kening dan menatap Patriark Chen dengan aneh.


“Hey, kenapa kau suka sekali menyuruh orang lain sujud, dan aku mengagumi pikiranmu yang menganggap ada orang lain di belakangku”ucap Xu Xiaoyao menggelengkan kepala.


Patriark Chen semakin tidak senang dengan sikap Xu Xiaoyao.


Saat Patriark Chen dalam kondisi marah, Tetua pertama berbicara mengingatkan.


“Patriark, jangan banyak menunggu lagi. Benar atau tidak dia memiliki orang lain di belakangnya, akan diketahui selama kita menangkapnya” ucap Tetua pertama.


Patriark Chen tersadar, dari tadi dia masih menunggu dan mencari tahu ada apa tidak orang yang di belakang Xu Xiaoyao.


“Benar” angguk Patriark Chen.


“Kalian segera tangkap dia, aku akan secara pribadi mengintrogasinya nanti” Patriark Chen membuat perintah.


Sekelompok anggota keluarga Chen langsung bergerak mengepung Xu Xiaoyao.


Xu Xiaoyao yang terkepung hanya tersenyum sinis sambil  menggelengkan kepalanya.


Namun, saat keluarga Chen akan menyerang, Qian Ruyan muncul bersama nenek Ju.


“Tunggu!” teriak Qian Ruyan.


Seketika semua  orang termasuk Patriark Chen Melihat siapa yang berteriak. Ketika mereka melihat siapa yang berteriak.


Mereka menjadi sangat Shock. Karena orang yang berteriak adalah Qian Ruyan, orang yang paling misterius di kamar dagang 4 lautan.


Patriark Chen yang melihat kemunculannya  Qian Ruyan hanya bisa datang menghampiri.


“Nona Qian, ada keperluan apa anda hingga mengganggu urusanku ?” tanya Patriak Chen dengan tidak senang.


“Santai patriark Chen, aku hanya ada sedikit keperluan dengan orang ini” jawab Qian Ruyan sambil menunjuk Xu Xiaoyao.

__ADS_1


Patriark Chen menjadi tidak senang dengan sikap Qian Ruyan.


“Nona Qian, aku tidak tahu apa urusan mu dengan orang ini, tapi aku dan dia memiliki sesuatu yang tidak bisa kau ganggu” ucap Patriark Chen dengan nada tidak senang.


“Santai saja Patriark Chen. Aku tidak akan mengganggumu. Urusanku dengan pria ini hanya sebatas transaksi” ucap Qian Ruyan.


“Bagus, kalau begitu segera selesaikan. Setelah kau selesai jangan ganggu kami” ucap Patriark Chen mengingatkan.


Qian Ruyan tersenyum menanggapi Patriark Chen. Setelah itu dia menghadap Xu Xiaoyao.


“Tuan Xu, kita bertemu lagi” sapa Qian Ruyan.


“Hmp” angguk Xu Xiaoyao.


“Tuan Xu, tawaranku sebelumnya masih berlaku. Selama kau mau menyerahkan anak harimau itu, maka aku akan melindungimu dari Keluarga Chen. Bagaimana ?” ucap Qian Ruyan menawarkan perlindungan.


Saat Qian Ruyan mengatakan itu, Patriark Chen segera berteriak marah.


“Nona Qian! apa maksudmu dengan memberi perlindungan pada anak itu ?” teriak Patriark Chen marah.


“Apa kau tidak menganggap Keluarga Chen sama sekali ?” tanya Patriark Chen dengan nada geram.


Qian Ruyan tersenyum menanggapi Patriark Chen.


“Seperti sebelumnya yang aku katakan, aku hanya ada sedikit transaksi dengan orang ini. adapun urusanmu, selama tidak mengganggu urusanku, aku tidak akan mengganggu” ucap QIan Ruyan menjelaskan dengan nada tenang.


“Nona Qian! jelas ini telah mengganggu urusanku dengan bocah itu. Apa maksudmu memberikan perlindungan padanya ?” bentak Patriark Chen.


“Itu semua tergantung dari jawaban Tuan Xu. Jika dia menerima tawaranku, maka aku terpaksa membuat Patriark Chen tersinggung” ucap Qian Ruyan percaya diri.


“Kau! apa kau sengaja menargetkan keluarga Chen kami ?!” teriak Patriark marah.


“Hump!”


Sebuah dengusan dingin terdengar dan seketika menekan seluruh orang di lokasi.


Patriark Chen yang berada di pusat tekanan merasa sulit bernafas. Orang yang menekan Patriark Chen tidak lain adalah Nenek Ju.


“Nenek JU, sudahlah keluarga Chen tidak mungkin membuat masalah dengan kita hanya dengan masalah seperti ini. Benarkan Patriark Chen ?” ucap Qian Ruyan sambil menatap Patriark  Chen.


Patriark Chen benar-benar tidak bisa melawan tekanan yang diberikan wanita tua yang ada di samping Qian Ruyan.  Tekanan ini melebihi tekanan yang diberikan Tuan Kota. Tuan Kota sendiri berada di tahap Menginjak langit, dalam hal ini hanya satu hal yang membuktikan bahwa wanita tua itu adalah Seorang Holy King.


Di dunia ada pepatah, Kaisar tidak muncul, Tertinggi menjadi penguasa. Hal ini membuktikan bahwa selama Tertinggi tidak muncul, tidak ada yang bisa menjadi lawan seorang Holy King. Apalagi di era akhir hukum, Seorang Tertinggi tidak mungkin muncul secara langsung.


Memikirkan bahwa ada seorang Holy King yang disamping Qian Ruyan, Patriark Chen menjadi takut dan gugup. TIdak mungkin dia menjadi musuh seorang Holy KIng hanya karena ingin menangkap pelaku pembunuhan anaknya.


Dengan menggertakan gigi, Patriark Chen hanya bisa menahan masalah ini.


“Baik, kalau begitu kami mundur sementara” jawab Patriark Chen.


Mendengar jawaban dari Patriark Chen, Qian Ruyan tersenyum bangga.

__ADS_1


Kemudian dia menatap Xu Xiaoyao.


“Bagaimana Tuan Xu ?, sepertinya tawaran yang ku berikan tidak buruk. Dengan perlindunganku, tidak mungkin ada yang bisa mengancammu” ucap Qian ruyan dengan percaya diri.


Xu Xiaoyao dari awal sampai akhir hanya bisa menggelengkan kepala.


“Nona Qian, aku tidak tahu darimana kepercayaan dirimu menganggap diriku tidak bisa mengatasi masalah ini” balas Xu Xiaoyao dengan nada main-main.


Qian Ruyan sedikit terkejut dengan sikap Xu Xiaoyao. Menurutnya Xu Xiaoyao pasti akan sangat senang ketika mendapat bantuan dari dirinya, tapi sikap ini kebalikan dari apa yang dia harapkan.


“Oh! maksud Tuan Xu, kau sama sekali tidak membutuhkan bantuanku untuk mengatasi ini ?” tanya Qian Ruyan.


“Hehehe, Nona Qian sepertinya salah paham akan sesuatu. Di dunia ini tidak ada satupun yang dapat mengancam diriku, jangankan keluarga Chen, bahkan seorang Kaisar Suci sekalipun aku tidak takut” ucap Xu Xiaoyao percaya diri.


Bukan hanya Qian Ruyan, seluruh orang yang mendengar perkataan Xu Xiaoyao merasa sangat aneh dan sombong. Terutama Nenek JU, Xu Xiaoyao berani menganggap Kaisar SUci bukan apa-apa, ini menandakan Xu Xiaoyao tidak memandang dirinya yang seorang Holy King.


Nenek Ju yang merasa tidak senang mencoba menekan Xu Xiaoyao dengan aura miliknya.


Namun sayangnya saat nenek Ju menekan Xu Xiaoyao, tidak ada yang terjadi sama sekali. Nenek Ju yang tidak percaya sama sekali dengan apa yang terjadi semakin menambah tekanan aura miliknya.


Sayangnya, hal serupa masih terjadi, hingga pada akhirya nenek ju disadarkan oleh Suara Qian Ruyan.


“Nenek Ju, Hentikan” rintih Qian Ruyan.


Nenek Ju yang tersadar akhirnya memperhatikan bahwa semua orang disekitarnya telah tergeletak di tanah, kecuali Qian Ruyan yang memiliki jimat pelindung dan dan Xu Xiaoyao.


“Maaf Nona muda, aku kelepasa” ucap Nenek Ju meminta maaf.


“Tidak masalah” gumam Qian Ruyan tidak puas.


QIan Ruyan yang melirik Xu Xiaoyao dengan aneh, jelas tidak ada aura spiritual pada Xu Xiaoyao, hal ini membuat dirinya semakin penasaran. Tidak mungkin dia rasa bahwa Xu Xiaoyao memiliki kekuatan Tertinggi di usia begitu muda.


Hanya dua kemungkinan hal ini terjadi, basis kultivasi Xu Xiaoyao melampaui Nenek Ju atau penggunaan Artefak khusus. Kemungkinan  pertama jelas disangkal oleh Qian Ruyan, maka hanya kemungkinan kedua yang paling jelas.


Memikirkan ini, Qian Ruyan semakin antusias tentang siapa sebenarnya Xu Xiaoyao.


“Baiklah, karena Tuan Xu berkata seperti itu maka Gadis kecil ini akan pamit” ucap Qian Ruyan.


“Nenek Ju, ayo kita pergi” ajak Qian Ruyan.


“Tapi nona muda, anak harimau itu…” ucapan Nenek.


Tapi sebelum selesai berbicara langsung dipotong oleh Qian ruyan.


“Tenang saja, hal itu kita bicarakan nanti. ada hal aneh tentang Xu Xiaoyao” bisik Qian Ruyan.


Nenek Ju mengerti apa yang dimaksud oleh Qian Ruyan. Mereka berdua segera pergi meninggalkan lokasi. Sementara itu Patriark Chen akhirnya bangkit setelah nenek Ju pergi.


Melihat Qian Ruyan pergi tapi tidak dengan Xu Xiaoyao, hal ini membuktikan bahwa tidak  ada kesepakatan di antara mereka.


Namun tak lama kepergian Qian Ruyan, tiga sosok muncul segera di dekat lokasi. Patriark Chen yang  melihat sosok yang datang semakin mengerutkan kening tidak suka.

__ADS_1


pemurnian fisik, pemurnian Qi, pembentukan pil, transformasi jiwa, Istana Ilahi, hukum dharma, menginjak langit, raja suci, tertinggi dan terakhir alam kaisar


__ADS_2