Absolute Domain System

Absolute Domain System
Vol.5 Bab.11 Identitas para penyerang


__ADS_3

Besok paginya, Xu Xiaoyao terbangun dengan tubuh yang segar.


Melakukan aktivitas seperti biasa saat pagi hari, Xu Xiaoyao yang sudah selesai sarapan memutuskan untuk melihat orang-orang yang menyerang dirinya semalam.


Pisces yang bertugas mengawasi melihat kedatangan Xu Xiaoyao segera mendatangi Xu Xiaoyao.


“Tuan” sapa Pisces.


“Em, bagaimana keadaan mereka, apa ada perkembangan ?” tanya Xu Xiaoyao.


“Tidak ada tuan, mereka dari tadi malam masih bersikap seperti itu, tidak ada perubahan sama sekali, namun hanya orang ini yang sudah sadar” Pisces menjelaskan dan kemudian menarik Xue Donglai.


“Aw” teriak Xue Donglai kesakitan.


Xue Donglai terlihat sangat tertekan dan lesu, dengan penampilan yang acak-acakan dia menghadap Xu Xiaoyao dan Pisces.


“Kenapa dia seperti ini ?” tanya Xu Xiaoyao yang menatap aneh Xue Donglai.


“Orang ini terlalu berisik dan melawan saat pertama kali sadar, jadi aku memberi dia sedikit pelajaran” Kata Pisces memberitahu.


Pisces kemudian menjelaskan saat pertama kali Xue Donglai sadar, Xue Donglai yang sadar dengan gila menyerang Pisces.


Namun siapa sangka bahwa Pisces yang terlihat lemah mampu membuatnya babak belur dengan mudah, pada awalnya Xue Donglai yakin dia bisa dengan mudah kabur, tapi dengan rantai di lehernya, membuat gerakan dirinya terhalang.


Karena Pisces yang memegang rantai, Xue Donglai berniat menjatuhkannya dan kemudian kabur, tapi Pisces yang selalu siaga dengan mudah membuat Xue Donglai terkapar.


“Tuan, lepaskan aku, aku menyerah, aku rela jadi budakmu, asalkan aku dijauhkan dari penyihir ini” kata Xue Donglai memohon pada Xu Xiaoyao.


“Apa kau bilang ? aku penyihir ?” bentak Pisces marah.


Pisces yang marah langsung menghajar Xue Donglai dengan sangat kasar.


Xue Donglai hanya bisa tergeletak di tanah pasrah dipukuli Oleh Pisces, dia sama sekali tidak bisa melawan, semua kekuatannya tersegel.


“Tolong…”


Xue Donglai berteriak minta tolong memohon-mohon, Xu Xiaoyao yang melihat ini hanya menatap dengan tidak percaya.


Dia tidak sangka bahwa seorang supremes akan bertingkah seperti itu.


“Sudah pisces, lepaskan dia, ada hal yang ingin kutanyakan” kata Xu Xiaoyao memerintahkan.


Pisces segera menghentikan pemukulan pada Xue Donglai setelah diingatkan Xu Xiaoyao.

__ADS_1


Xue Donglai yang sudah tidak di pukuli lagi merasa lega, dan segera bersujud ke Xu Xiaoyao.


“Tuan terima kasih, terima kasih tuan” ucap penuh Syukur Xue Donglai.


Xu Xiaoyao hanya terkekeh melihat Xue Donglai, dia tidak bisa membayangkan hal apa saja yang dialami olehnya sehingga dia sangat takut akan Pisces.


“Aku yakin mental orang ini sudah rusak” gumam Xu Xiaoyao menebak.


“Baik, sekarang kau bangkit” kata Xu Xiaoyao pada Xue Donglai.


“Tidak tuan, aku disini saja di bawah” kata Xue Donglai menolak.


“Tidak, bangkitlah” kata Xu Xiaoyao sekali lagi.


“Di Bawah saja tu….”


“Bangkit!!! dasar babi! apa kau tidak mengerti bahasa! jika kau disuruh bangkit maka kau harus bangkit!!” bentak Pisces.


Xue Donglai yang belum menyelesaikan ucapannya hanya bisa segera bangkit berdiri setelah di bentak oleh Pisces, terlhat jelas bahwa Xue Donglai benar-benar takut akan Pisces.


Xu Xiaoyao benar-benar yakin sekarang, bahwa mental Xue Donglai sudah rusak.


“Pertama, apa tujuan kalian datang, kedua siapa saja orang-orang itu” tanya Xu Xiaoyao langsung.


“baik, akan ku jawab” balas Xue Donglai yang masih gemetaran.


“Aku Xue Donglai, awalnya aku mendengar ada berita bahwa tuan adalah incaran 3 Asosiasi, jadi demi hadiah itu aku rela keluar dari tempat latihan ku untuk mendapatkan hadiah itu” ucap Xue Donglai menjelaskan.


Kemudian Xue Donglai melanjutkan menjelaskan semua hal yang dia ketahui.


“Ternyata seperti itu” angguk Xu Xiaoyao paham.


Melalui Xue Donglai, Xu Xiaoyao tahu bahwa semua orang yang mengincarnya berasal dari poster buronan yang disebarkan oleh 3 Asosiasi Besar.


Dan karena hal itulah yang menyebabkan banyak orang ingin menangkapnya agar bisa mendapatkan hadiah.


“Jadi 3 orang itu adalah Presiden 3 Asosiasi” Xu Xiaoyao melihat ke arah 3 Presiden yang masih bermeditasi.


“Sepertinya kali ini aku akan mendapatkan banyak budak bagus, selain budak petarung, ada budak obat, formasi, dan Dokter” Gumam Xu Xiaoyao dengan wajah yang riang.


“Karena mereka masih menganggap ini adalah formasi, maka biarkan saja untuk sementara, biarkan ini menjadi pemandangan kota Changtian”


Xu Xiaoyao kemudian menatap Xue Donglai.

__ADS_1


Xue Donglai gemetaran ketika ditatap Oleh Xu Xiaoyao.


“Kau bilang, kau ahli dalam racun ?” tanya Xu Xiaoyao.


“Benar tuan, aku berlatih teknik racun sepanjang hidupku” Angguk Xue Donglai.


“Nah, karena begitu, kau sekarang menjadi budak racun” ucap Xu Xiaoyao memutuskan.


Xue Donglai terdiam tidak percaya, nasibnya diputuskan oleh Xu Xiaoyao dengan mudahnya.


“Pisces, kau urus dia, aku akan pergi dulu” kata Xu Xiaoyao berbalik pergi.


Meninggalkan Pisces dan Xue Donglai di lokasi, Xu Xiaoyao memutuskan berkeliling kota.


“Budak racun, sekarang kau ikuti aku” ucap Pisces dengan senyum di wajahnya.


Senyuman indah Pisces di mata Xue DOnglai berubah menjadi seperti senyuman Iblis.


Tubuh Xue Donglai gemetar, walaupun dia ingin mati, tapi dia sama sekali tidak bisa bunuh diri, nasibnya kini dipegang oleh Pisces.


Dengan pasrah Xue Donglai mengikuti Pisces.



Xu Xiaoyao yang berjalan tiba-tiba teringat sesuatu.


“Oh benar, aku lupa” seru Xu Xiaoyao.


Click!


Xu Xiaoyao menjentikkan jarinya dan seluruh rantai yang mengikat para kultivator menghilang, hanya menyisakan kalung anjing di leher mereka.


Walaupun rantai hilang, tapi kontrol Pisces akan setiap kalung belum hilang, dia masih bisa mengendalikan mereka dengan gelang besi yang ada di tangannya.


Ketika rantai hilang, para kultivator menjadi semangat.


“hahaha, ilusi sebentar lagi hilang” seru Jun Meng semangat.


“Benar, rantai yang mengikat kita telah hilang, tinggal kalung sialan ini yang perlu kita hilangkan” kata Fu Tianba yakin.


“Sudah, jangan teralihkan, tetap konsentrasi agar kita bisa lepas dari ilusi orang itu” kata Yao Xuan mengingatkan.


Mereka semua kemudian kembali fokus bermeditasi untuk melepaskan kalung anjing yang mereka kenakan.

__ADS_1


__ADS_2