Absolute Domain System

Absolute Domain System
Vol.2 Bab.6 Chen Biao , Qian Ruyan


__ADS_3

Xu Xiaoyao dan Xiao Chen yang akan memasuki penginapan terhenti karena sebuah suara yang tidak mengenakan terdengar.


“Apa penginapan milik kamar dagang empat lautan bisa dimasuki oleh sembarang anjing dan kucing ?”


Suara sumbang itu membuat Xu Xiaoyao yang awalnya dalam kondisi cukup riang menjadi suram.


Xu  Xiaoyao berbalik dan melihat seorang pemuda dengan tubuh yang penuh lemak berdiri tepat di hadapannya. hanya berjarak sekitar 4 langkah.


Xiao Chen seketika menjadi sangat jelek dan geram ketika melihat siapa yang berbicara. Walau dia marah, dia tidak bisa sama sekali dengan orang tersebut, karena dia jelas mengetahui identitas pihak yang mengejek dirinya.


“Chen Biao! itu bukan terserah dirimu untuk menentukan aturan kamar dagang 4 lautan” balas Xiao Chen yang sedikit kesal.


“Hahaha, Xiao Chen. Hanya dirimu dan orang ini layak masuk ke dalam penginapan milik kamar dagang 4 empat lautan ?”


Pria itu mengejek Xiao Chen dan Xu Xiaoyao. Saat dia melihat Xu Xiaoyao ada tatapan menghina di dalam matanya.


Jelas dia dia bisa menebak bahwa Xu Xiaoyao orang dari luar daerah yang berkunjung ke kota Changtian pertama kali.


Hal itu terlihat dari Xu Xiaoyao yang menyewa jasa Xiao Chen, ditambah pakaian yang dikenakan Xiao Chen sangatlah biasa, dan tidak ada tanda-tanda kekuatan spiritual.


Hal ini membuat dia menjadi percaya diri dan tidak takut pada Xu Xiaoyao.


Bagi dirinya, Xu Xiaoyao adalah seorang manusia fana yang tidak mungkin bisa menciptakan ombak.


Xu Xiaoyao mengerutkan kening dan marah ketika dirinya dipandang rendah oleh orang yang ada di depannya.


Xu Jinhu yang melihat bahwa tuannya dihina, mau tidak mau mengungkapkan niat membunuh ke arah Chen Biao.


Chen Biao tiba-tiba merasakan hawa dingin di punggungnya. Dia sama sekali tidak mengetahui apa yang menyebabkan dirinya merinding.


Mata Chen Biao tiba-tiba memperhatikan seekor anak kucing yang bersembunyi di antara jubah milik Xu Xiaoyao.


Chen Biao menjadi marah saat melihat tatapan Xu Jinhu yang menyeramkan. Dia sama sekali tidak memikirkan kemungkinan Xu Jinhu yang merupakan penyebab hawa dingin yang dia rasakan.


“Kau manusia! itu kucing mu serahkan padaku, tuan muda ini sangat tidak  menyukai tatapan kucing milikmu yang sangat tidak mengenakan” ucap Chen Biao dengan arogan.


Xu Xiaoyao semakin marah, dia sama sekali tidak mengenal pria di depannya, dan sekarang pria bukan hanya menghina dirinya, tapi juga meminta menyerahkan Xu Jinhu.


“Tuan, biarkan aku memakan orang ini. Dia sangat menjengkelkan”ucap Xu Jinhu.

__ADS_1


Xu Xiaoyao yang mendengar transmisi suara dari Xu Jinhu mengerti maksudnya, tapi Xu Xiaoyao tidak bisa membiarkan Xu Jinhu memakan pria yang ada di depannya.


Bukan Karena Xu Xiaoyao takut, tapi Xu Xiaoyao terlalu malas menghadapi banyak masalah nanti.


“Tidak usah, biarkan aku yang menghadapi ini” balas Xu Xiaoyao.


Kemudian Xu Xiaoyao berjalan maju menghadapi Chen Biao. Saat Xu Xiaoyao berhadapan, Xiao Chen menarik jubah Xu Xiaoyao.


“Tuan jangan, kau hanya akan mendapatkan masalah. Lebih baik abaikan saja dan cari tempat lain” pujuk Xiao Chen.


Chen Biao yang ditatap oleh Xu Xiaoyao merasa sangat tidak senang. Seorang manusia fana menurutnya harus berlutut padanya dan memohon ampun.


“Bagus, seorang fana beraninya bersikap sombong di hadapan tuan ben” ucap Chen Biao geram.


Chen Biao yang geram segera mencoba memukul Xu Xiaoyao, tapi sebelum pukulan dilakukan, sebuah suara menghentikan Chen Biao.


“Tuan muda Chen, sepertinya ini bukan giliranmu untuk mengatur kamar dagang 4 lautan kami, bukankah begitu ?”


Sebuah suara lembut seperti oriole membuat Xu Xiaoyao dan lainya segera melirik ke arah tersebut.


Suara tersebut berasal dari seorang wanita dengan tubuh yang indah, rambut panjang hitam mengkilat. Setiap lekuk tubuh sangat menggoda, terutama wajah yang mampu membuat pria memalingkan wajah.


Femelle fatale.


Chen Biao tercengang ketika melihat kemunculan wanita ini. Walau dia mengagumi wanita ini dan berasal dari keluarga Chen.


Dia tetap tidak berani tidak sopan kepada wanita di depannya. Identitas wanita sangatlah spesial di kamar dagang empat lautan.


Bahkan Patriark keluarga Chen mereka beserta kelaurga lain harus memberi hormat 3 poin kepada wanita ini.


Mencari masalah dengan wanita ini sama saja membawa bencana. Walau Chen Biao tidak tahu identitas spesifiknya, yang jelas kepala cabang kamar dagang empat lautan di kota changtian masih harus memanggil nona muda kepada wanita ini.


“Gluk…” teguk Chen Biao menelan ludah.


“Nona Qian, bukan aku membuat masalah disini, tapi lihat tampilan lesu mereka. Membiarkan mereka masuk ke dalam hanya akan meruntuhkan citra kamar dagang empat lautan” ucap Chen Biao membuat pembelaan.


Wanita yang disebut sebagai nona Qian tidak lain adalah Qian Ruyan.


Qian Ruyan melirik datar tanpa ada ekspresi khusus saat mendengar ucapan Chen Biao. Dia kemudian maju mendekati mereka.

__ADS_1


“Tuan muda Chen, layak atau tidaknya mereka itu tergantung pada penilain kami. Bukan hak anda untuk menentukan. Kami kamar dagang empat lautan tidak pernah membedakan seseorang hanya berdasarkan statusnya, setiap pelanggan kamar dagang empat lautan akan kami diperlakukan dengan sama”ucap Qian Ruyan dengan tegas.


Chen Biao tersedak tidak tahu harus berkata apalagi setelah mendengar penjelasan Qian Ruyan. Chen Biao hanya bisa menahan malu dan menyalahkan semua hal yang terjadi kepada Xiao Chen dan Xu Xiaoyao.


“Kalau begitu aku permisi dulu. selamat tinggal nona Qian” ucap Chen Biao pamit.


Chen Biao pamit meninggalkan kamar dagang empat lautan dengan wajah malu, tapi saat melirik Xu Xiaoyao dan Xiao Chen, ada kemarahan dan kekejaman dalam matanya.


Qian Ruyan yang melihat bahwa Chen Biao telah pergi, segera melirik Xu Xiaoyao dengan senyum. terutama saat melihat Xu Jinhu yang ada dipelukan jubah Xu Xiaoyao.


Mata Qian Ruyan bersinar terang seperti telah melihat sebuah permata berharga.


“Tuan, maafkan ketidaknyamanan yang anda rasakan sebelumnya. Sebagai permintaan maaf kami, kami akan menggratiskan biaya penginapan” ucap Qian Ruyan lembut.


Xu Xiaoyao terkejut dengan perkataan wanita yang ada di depannya. Wanita di depannya tiba-tiba memberikan sebuah hadiah cuma-cuma hanya karena konflik di depan penginapan mereka.


Walau Xu Xiaoyao merasa aneh dengan hal ini, tapi dia dengan senang hati menerimanya.


“Terima kasih nona dengan kemurahan hatinya. Kalau begitu kami tidak akan sopan menerima hadian dari Nona” balas Xu Xiaoyao.


“Mari masuk” ajak Qian Ruyan.


Dengan wajah lembut dan sopan, Qian Ruyan mengajak Xu Xiaoyao masuk.


Xu Xiaoyao masuk ke dalam, sementara Xiao Chen masih berdiam diri kaku tidak berani melangkah ke dalam.


“Masuklah” suara Xu Xiaoyao mengingatkan Xiao Chen.


Xiao Chen segera masuk setelah memberanikan diri.


….


Chen Biao yang meninggalkan kamar dagang empat lautan dengan wajah muram dan jelek. Dia segera mengumpulkan semua pengikutnya.


“Kalian cari tahu siapa pria yang bersama anak liar Xiao Chen itu. Awasi pergerakan mereka, jika mereka keluar dari penginapan segera kabari aku. Aku akan mengatasi mereka” ucap Chen Biao kejam.


“Hmp! beraninya mereka mempermalukanku di depan Nona Qian. Jika bukan karena mereka, tidak mungkin aku mengalami penghinaan ini”


Chen Biao dengan wajah yang masih muram hanya bisa menahan amarah di dalam hatinya. Dia sangat membenci Xu XIaoyao dan Xiao Chen yang menyebabkan dia mengalami penghinaan.

__ADS_1


“Selama kalian keluar dari penginapan, aku akan membuat kalian menjadi makanan anjing liar” ucap Chen Biao kejam.


__ADS_2