
Lao Xue yang melihat kebimbangan Xiao Chen dapat menebak apa yang sedang dia pikirkan.
“Kenapa kau ragu ? apa kau ingin menetaskan Naga kuno ini ?” tanya Lao Xue dengan nada suara yang main-main.
“Em, aku pikir mempunyai naga kuno sebagai tunggangan akan sangat keren” jawab Xiao Chen dengan tatapan berbinar penuh harap
Lao Xue menggelengkan kepalanya penuh pengertian, dia paham pikiran Xiao Chen. Tidak salah memiliki ambisi untuk memiliki tunggangan Naga kuno.
“Aku tahu maksudmu, tapi itu tidak realistis dengan kondisimu saat ini. Menetaskan Naga kuno, tidak semudah membalikan telapak tangan, jika semudah itu, maka telur ini sudah lama menetas” Lao Xue tersenyum memahami pikiran Naif Xiao Chen.
Xiao Chen terlihat kecewa setelah mendengar perkataan Lao Xue. Dia benar-benar berharap mempunyai hewan peliharaan yang keren seperti Xu Xiaoyao. Saat pertama kali Xiao Chen melihat Xu Xiaoyao yang memiliki Xu Jinhu sebagai tunggangan, dia sudah berharap bisa memiliki hewan tunggangan miliknya sendiri.
Siapa sangka kesempatan itu datang, tapi dia tidak bisa menggunakannya sama sekali. Hal inilah yang membuat Xiao Chen menjadi sedikit kecewa.
“Jadi aku harus menggunakan telur naga kuno ini sebagai suplemen ?” kata Xiao Chen dengan tidak rela.
“Ya, hanya ini cara memanfaatkan telur ini pada saat ini. Dengan kekuatanmu saat ini, kau jelas tidak mungkin bisa menetaskan telur ini, belum lagi masalah setelah kau berhasil menetaskan Naga Kuno, jadi lebih baik kau mengkonsumsi telur naga kuno ini untuk memperkuat dirimu” kata Lao Xue dengan serius.
__ADS_1
“Masalah apa ?” tanya Xiao Chen yang bingung.
“Clan Naga pasti tidak akan membiarkanmu memiliki Naga kuno, mereka akan memburumu terus-terusan hanya untuk telur Naga ini. Jadi lebih baik kau menggunakan telur ini untuk meningkatkan kekuatan, selain mendapatkan kekuatan naga kuno, kau juga bisa menembus alam rahasia fisik lebih mudah” kata Lao Xue menjelaskan.
“Tapi jika aku memiliki kekuatan naga kuno, bukankah clan naga juga akan mencariku ?” tanya Xiao Chen yang ragu.
“TIdak usah ragu, dengan kemampuan pagoda penekan iblis ini, tidak ada satupun makhluk di dunia ini yang tahu fisik sejatimu, mereka tidak akan bisa menyelidiki sama sekali” ucap Lao Xue dengan penuh keyakinan.
Walaupun dia berkata seperti itu, dia masih ragu sedikit, dalam benaknya sosok Xu Xiaoyao muncul. Mungkin jika ada orang yang mengetahui fisik Xiao Chen jika melihat secara langsung, hanya Xu Xiaoyao seorang.
Xiao Chen mengerti sekarang, kenapa tidak ada orang yang menganggap dirinya special, bahkan ketika berhadapan dengan Li Kong secara langsung, Li Kong tidak mampu mengetahui fisik miliknya.
“Jika begitu ya sudah, aku akan menggunakan telur ini untuk meningkatkan kekuatanku” kata Xiao Chen lemah.
Xiao Chen dengan rela melepaskan mimpinya untuk memiliki Naga sebagai tunggangan.
“Baik, sekarang kau konsumsi telur ini, setelah itu jalankan latihan yang aku berikan padamu sebelumnya” kata Lao Xue sambil menyerahkan kembali telur.
__ADS_1
Telur Naga kuno jatuh ke hadapan Xiao Chen. Xiao Chen menatap telur tersebut dengan sedikit sedih. Setelah membulatkan tekad, XIao Chen secara langsung memecahkan telur dan duduk bersila.
Gluk!
Gluk!
Gluk!
Xiao Chen dengan rakus melahap semua isi telur naga kuno hingga tidak tersisa.
“Cepat jalankan latihan” perintah Lao Xue buru-buru.
Xiao Chen segera menjalankan latihan miliknya dengan segera. Energi telur naga kuno yang sudah tertelan mulai mengamuk di dalam tubuh Xiao Chen, tapi setelah Xiao Chen menjalankan latihan miliknya, energi naga mulai menjadi tenang perlahan.
Energi Naga mulai menyebar keseluruh tubuh Xiao Chen. dari luar Lao Xue melihat energi Naga Xiao Chen menjadi lebih kuat. Sebelumnya dia sudah mendapatkan beberapa tetes naga tingkat kaisar, sekarang mendapatkan telur naga kuno semakin membuat Aura naga Xiao Chen bertambah kuat.
“Anak ini mungkin akan dikira bagian dari ras naga jika mereka melihatnya” pikir Lao Xue yang memperhatikan Xiao Chen.
__ADS_1
Xiao Chen semakin menjadi lebih stabil dalam latihannya, dan energi naga sudah menjadi tenang. Perubahan pada tubuh Xiao Chen sudah mulai nampak sedikit demi sedikit.
Melihat hal ini, Lao Xue tersenyum puas. Dia sangat puas dengan perkembangan XIao Chen yang melebihi harapannya.