
Pagi hari, setelah malam yang memusingkan Xu Xiaoyao. Xu Xiao Yao terbangun dengan wajah yang sedikit kurang segar.
Semalam dia benar-benar jatuh ke dalam lamunan panjang. Xu Xiao Yao jatuh ke dalam kondisi Overthinking.
Dia memikirkan apakah dia akan bertindak sesuka hatinya sampai melupakan nilai-nilai moral, atau tetap bertindak sesuai nilai moral.
“Sudahlah, sekarang bukan saatnya untuk terlalu memikirkan hal itu. Hari ini aku hanya ingin melihat apakah mereka semua akan menyerahkan diri atau tetap melakukan sesuatu yang bodoh” gumam Xu Xiaoyao.
Xu Xiao Yao segera bangkit dan mulai membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri dan sarapan Xu Xiao Yao keluar menuju lapangan dengan Xiao Chen dan Xu Jinhu di gendongannya.
Xu Xiao Yao mengeluarkan Kursi dan meja. Xiao Chen dan Xu Jinhu di baringkan di meja, sementara Xu Xiao Yao sendiri duduk dengan santai di kursi sambil menatap tahanan miliknya.
“Hm, masih ada waktu hingga beberapa jam lagi, jika mereka belum muncul juga, mungkin aku harus melakukan pembunuhan lagi” ucap Xu Xia Yao.
Xu Xiao Yao sebenarnya tidak ingin melakukan pembunuhan, karena hal itu sangat mengganggu pikirannya.
Dia bukan penduduk asli dunia ini yang sudah terbiasa dengan hal pembunuhan ataupun pembantaian, tapi seorang penduduk BUMI, dan itupun kesehariannya yang selalu jauh dari konflik, apalagi tentang pembunuhan.
“Sepertinya aku harus membiasakan diri dengan pembunuhan mulai sekarang. Walau aku sedikit ada rasa bersalah di hati, mau tidak mau aku harus bisa melakukan hal ini jika ingin hidup tenang di dunia ini” gumam Xu Xiaoyao.
Kondisi mental Xu Xiao Yao belum benar-benar bisa beradaptasi dengan dunia dia sekarang, bayangan psikologi ketika dia membunuh terkadang menghantui dirinya.
Untuk mengatasi hal ini, Xu Xiao Yao memikirkan cara yaitu membiasakan membunuh atau tidak membunuh lagi.
Tapi jika tidak membunuh, kadang akan mendatangkan masalah tak hentinya kedepannya.
Xu Xiao Yao berjalan mendekati para orang-orang yang ditawan.
“Kalian berharaplah para Patriark kalian dan penguasa kota datang sebelum tengah hari, jika mereka tidak datang, maka aku tidak akan segan mengirim kalian menuju neraka” ucap Xu Xiao Yao memperingatkan
Orang-orang yang ditawan Xu Xiaoyao semakin panik ketika mendengar ancaman Xu Xiaoyao.
Mereka mulai berteriak histeris memohon Patriark dan Penguasa kota muncul.
“Patriark, tolong selamatkan kami. Kami tidak ingin mati”
“Tolong muncullah Patriark, aku masih ingin hidup”
“Patriark, aku masih belum menikah, aku tidak ingin mati dulu”
Masing-masing dari mereka berteriak histeris. Mereka memohon agar patriark mereka keluar dan menyelamatkan mereka.
Para warga kota yang melihat ini hanya bisa menyaksikan dengan berbagai ekspresi. Ada yang merasa kasihan, ada yang marah, dan ada yang merasa senang dengan apa yang terjadi pada anggota keluarga 3 clan besar.
Xu Xiaoyao dengan sabar duduk santai menantikan Patriark 3 clan besar dan penguasa kota.
Sesekali dia memperhatikan Xiao Chen dan Xu Jinhu.
Xiao Chen yang dalam kondisi tidak sadarkan diri, selain tubuhnya yang bertambah besar, pola misterius mulai muncul secara hilang timbul.
Xu Jin Hu sendiri juga mengalami beberapa perubahan. Jika sebelumnya tubuh Xu JI inhu didominasi warna emas. Kini warna hitam gelap dan emas sudah mulai rata pembagiannya.
Aura jahat dan dominan terlihat dari corak Xu Jinhu. Tanduknya yang sebelumnya tidak muncul dalam mode kecilnya, kini mulai nampak.
Bukan hanya tanduk saja, sayap yang sebelumnya bisa disembunyikan ketika dalam mode kecil, kini sayap itu muncul, di bagian sayap, sisik emas kehitaman menghiasi seluruh tulang sayap.
Xu Xiao Yao yang melihat ini, merasa wujud Xu Jinhu yang sekarang jauh lebih galak dibanding sebelumnya.
“Mungkin ini faktor darah naga, sehingga Xu Jinhu mengalami mutasi genetik” gumam Xu Xiaoyao.
__ADS_1
“Mungkin didunia ini aku juga bisa melakukan beberapa percobaan seperti mutasi genetik” ucap Xu Xiao Yao bersemangat.
Tiba-tiba Xu Xiaoyao menemukan sesuatu yang layak untuk dicobanya.
“Dulu ketika aku bermain Video Game Chimera world, aku selalu suka melakukan beberapa kombinasi antar spesies, kini aku juga bisa melakukan hal itu di dunia ini”
Xu Xiao Yao dalam kondisi yang sangat bersemangat dan gembira. Xu Xiao Yao menemukan sesuatu yang merupakan kesukaannya.
Melakukan beberapa kombinasi antar spesies ataupun melakukan eksperimen penggabungan beberapa jenis makhluk hidup di dalam game selalu menjadi favorit Xu Xiaoyao.
Sayangnya semua itu hanya bisa di lakukan di dalam game, tapi semenjak Xu Xiao Yao melihat Xu Jin Hu, Xu Xiao Yao berpikir bahwa dia juga bisa melakukan hal seperti itu di kehidupan nyata.
“Setelah urusan ini selesai, aku akan pergi melakukan penelitian”
Xu Xiao Yao tidak sabar menanti eksperimen yang akan dilakukan.
Waktu semakin mendekati tengah hari, Penguasa kota dan 3 Patriark belum ada muncul.
Xu Xiao Yao yang mulai bosan menunggu akhirnya berjalan mendekati para tahanan.
“Sepertinya Patriark kalian tidak berniat menyelamatkan kalian” desah Xu Xiaoyao.
Xu Xiao Yao menatap para tawanan dengan berbagai pikiran.
“Hm, jika aku membunuh mereka, aku tidak akan mendapatkan manfaat apapun selain nilai domain, hal ini sangat disayangkan” gumam Xu Xiao Yao menatap para tahan.
Xu Xiao Yao menatap para tahanan dengan berbagai pikiran, akhirnya Xu Xiao Yao memutuskan tidak jadi membunuh mereka.
“Semuanya dengarkan. Aku tidak akan membunuh kalian, tapi aku akan memberikan kalian sebuah kesempatan untuk berevolusi menjadi lebih kuat” ucap Xu Xiao Yao dengan tatapan semangat.
Para tawan menjadi sedikit heran dengan Xu Xiao Yao yang tiba-tiba tidak ingin membunuh mereka.
“Karena Patriark kalian tidak menginginkan kalian lagi, bukan berarti aku tidak menginginkan kalian. Mulai detik ini kalian akan menjadi pasukanku” ucap Xu Xiao Yao lantang.
“Sekarang kalian berbaris dan hitung berapa jumlah kalian. Dimulai dari kau”
Xu Xiao Yao menyuruh mereka semua berbaris dan menghitung jumlah.
Mereka hanya bisa mengikuti instruksi Xu Xiao Yao dalam kondisi bingung.
Setelah berbaris dan mulai menghitung. Xu Xiao Yao mengetahui jumlah mereka keseluruhan.
“Kalian ada 109 orang. Maka angka yang kalian sebutkan adalah nama kalian, angka kalian adalah kode kalian. aku akan memanggil kalian semua berdasarkan kode angka kalian” ucap Xu Xiao Yao menjelaskan.
“Sekarang kalian semua ikuti aku menuju kediaman penguasa kota”
“Nomor satu dan nomor 2, bawa mereka”
XU Xiao Yao menyuruh tawanannya untuk membawa XU Jin Hu dan Xiao Chen, dan mereka mulai berjalan menuju kediaman penguasa kota.
Para warga kota yang sudah berkumpul heran dengan apa yang dilakukan Xu Xiaoyao. Mereka pikir mereka bisa melihat keseruan pembantaian, tapi sayangnya tidak ada yang terjadi.
“Aneh, kenapa senior itu berubah pikiran ?”
“Benar, sayang sekali jika mereka tidak jadi di beri hukuman, padahal anggota 3 keluarga besar selalu berbuat sesuka hati kota ini”
“Sudahlah, pikiran senior itu bukan sesuatu yang bisa kita tebak”
Para warga kota mulai berdiskusi, sementara Xu Xiao Yao sudah berjalan mendatangi Mansion Penguasa kota.
__ADS_1
Mansion Penguasa kota sangatlah mewah, dengan dinding pagar setinggi 3 meter. Gerbang yang memiliki pilar dengan ukiran naga.
Membuat Citra mansion penguasa kota sangat mewah. Xu Xiao Yao yang tiba di depan Mansion penguasa kota cukup takjub.
Sayangnya Mansion Penguasa kota sudah menjadi kosong tidak ada orang lagi.
Xu Xiao Yao dengan tidak sopan langsung masuk ke dalam Mansion kota.
“Kalian semua sekarang adalah budakku, jangan coba melarikan diri. Sekali saja kalian mencoba melarikan diri atau melawan perintahku, maka hidup kalian akan lebih buruk dibandingkan dengan kematian” ucap Xu Xiao Yao mengancam.
Para tawanan hanya bisa menelan ludah karena takut. Mereka masih ingat dengan jelas bagaimana Xu Xiao Yao meninju Holy King hingga mati dengan satu pukulan.
“Sekarang kalian bisa beristirahat, dan siapa yang bisa memasak, segera sajikan makanan menggunakan ini”
Xu Xiao Yao kemudian mengeluarkan sekumpulan daging monster dari ruang penyimpanan.
Para tawanan terkejut dengan beberapa tumpukan daging monster. Masing masing monster itu setidaknya berada di orde 3 hingga 5.
“Siapa yang bisa memasak ?” tanya Xu Xiaoyao.
Para tawanan tidak ada yang berani berbicara.
“Apa tidak ada yang bisa memasak ? jika begitu apa aku harus mengajari kalian memasak ?” dengan nada kesal campur marah XU Xiao Yao bertanya sekali lagi.
Akhirnya 4 orang keluar dari barisan tawanan.
Melihat ini Xu Xiao Yao mengangguk puas.
“Nomor berapa kalian” tanya Xu Xiao yao.
“Nomor 5”
“Nomor 34”
“Nomor 99”
“Nomor 108”
Masing-masing dari mereka memberi tahu kode angka mereka.
“Bagus, malam ini kita akan memakan daging ini, dan kalian berempat bertanggung jawab untuk memasaknya, jika kalian kekurangan tenaga untuk memasaknya, kalian tinggal meminta bantuan pada mereka” ucap XU Xiao Yao menjelaskan.
Mereka semua terkejut akan XU Xiao Yao yang memberikan daging monster untuk mereka makan.
“Sekarang aku akan masuk dulu, dan kalian silahkan siapkan makanannya”
Xu Xiao Yao segera masuk ke dalam ruangan penguasa kota.
“Dan letakan mereka di dalam ruangan” ucap Xu Xiao Yao mengingatkan kepada orang yang membawa Xu JInhu dan Xiao Chen.
Xu Xiao Yao berjalan memasuki ruangan dengan antusias.
Volume 2 akan mendekati akhir, dan setelah ini akan memasuki volume 3.
…..
Apa yang akan dilakukan Xu Xiao Yao kepada para tawanan ?
Akankah dia menjadikan mereka kelinci percobaan genetik atau melakukan sesuatu yang lain ?
__ADS_1