
Akhirnya mereka semua berkumpul di sekitar kediaman Penguasa Kota.
Dengan wajah yang terkejut dan heran, mereka melihat sebuah tanah kosong seperti sebuah lapangan sepak bola terbentang lebar. Tanda-tanda pernah ada sebuah bangunan tidak ada sama sekali terlihat berbekas.
Mereka semua dengan wajah yang serius berusaha mencari tahu keanehan yang ada pada tempat bekas Mansion Penguasa kota.
“Aneh, tempat ini tidak tidak menunjukan tanda-tanda sebuah bangunan pernah berdiri” gumam Zhou Tong heran.
“Hm, ini benar-benar membingungkan. Bahkan tidak ada tanda-tanda formasi di gunakan disini?” ucap Xue Donglai yang memperhatikan keanehan.
Mereka semua mulai menyebarkan kesadaran ilahi mereka untuk memeriksa lebih detail.
Namun hasilnya tetap sama saja, mereka tidak menemukan petunjuk apapun tentang menghilangnya Mansion penguasa kota.
Saat mereka masih bingung menemukan petunjuk, sebuah kapal muncul di atas kepala mereka.
Seluruh warga kota mengalihkan pandangan mereka ke arah langit untuk melihat apa yang muncul.
Xue Donglai, Zhou tong, 18 Arhat dan yang lainnya mengenali tabut raksasa yang melayang diatas kepala mereka.
“Tabut perang Istana Abadi Surgawi ?” ucap Zhou Tong sedikit terkejut.
Di Haluan tabut perang, seorang pria paruh baya dengan postur gagah berdiri dengan tombak perak di tangannya sambil menatap kebawah.
Saat Xue Donglai melihat siapa yang berdiri di haluan tabut, mata Xue Dong menjadi menajam. Xue Donglai sangat mengenal orang yang berdiri tersebut.
“Guardian kiri Istana ABadi surgawi, si tombak perak Ming Duan!” seru Xue Donglai.
Zhou Tong dan yang lainnya juga mengalihkan pandangan mereka ke bagian haluan.
Xue Donglai yang pertama terbang ke hadapan Tabut perang dan kemudian disusul dengan yang lainnya setelah menyadari Ming Duan yang muncul.
“Ming Duan, sudah lama kita tidak bertemu, apa kau juga tertarik dengan misi itu ?” tanya Xue Donglai yang melayang di depan Gaun Xu.
“Aku mengambil misi itu atau tidak, itu bukan urusanmu” jawab Ming Duan ketus.
“Hahaha, lihatlah si tombak perak. Masih kaku seperti biasanya” ucap Zhou Tong yang baru muncul.
Ming Duan melirik Zhou Tong dengan mata malas.
“Pengemis liar, apa kau ingin merasakan tombak perak ku ?” ucap Ming Duan dengan nada sedikit membentak.
__ADS_1
“Oh, apa kau ingin ribut ?” tanya Zhou Tong menanggapi.
Mereka berdua saling bertatapan dengan mata tajam.
“Amitabha!, donor sekalian janganlah berkelahi” ucap Pemimpin 18 arhat.
“Kita semua disini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menyelesaikan misi dari 3 asosiasi. Namun sekarang misi tersebut mustahil untuk diselesaikan” ucap 18 mengingatkan.
Ming Duan yang mendengar bahwa misi tersebut menjadi mustahil untuk diselesaikan menjadi bingung dan bertanya pada 18 Arhat.
“Botak, kenapa misi ini bisa menjadi mustahil ?” tanya Ming Duan.
Sebelum 18 arhat menjawab, Xue Donglai sudah menyaut terlebih dahulu.
“Coba kau lihat kebawah sana, ke arah lapangan itu. Itu adalah lokasi Mansion Penguasa kota, namun sekarang mansion itu telah menghilang seolah tidak ada sama sekali mansion pernah berdiri disitu” ucap Xue Donglai memberitahu.
Ming Duan segera melihat ke arah yang ditunjukan oleh Xue Dong Lai.
Dia menemukan bahwa sebuah lapangan datar kosong tanpa ada bangunan terletak di tengah kota. Dengan wajah tidak yakin Ming Duan menyebarkan kesadaran ilahiyah untuk menyelidiki.
Namun hasilnya sama saja seperti yang lainnya, dia tidak menemukan petunjuk apapun. Wajah Ming Duan menjadi serius dan karena masih tidak percaya, Ming Duan mengeluarkan sebuah alat dari cincin penyimpanannya.
Ming Duan langsung mengaktifkan alat tersebut, sebuah cahaya langsung memindai seluruh area yang berada di lokasi Mansion Penguasa kota.
“Bagaimana ? apa alatmu bekerja dengan baik ?” tanya Zhou Tong mencibir.
Ming Duan menggelengkan kepalanya dengan wajah suram.
“Tidak, bahkan alat untuk mendeteksi formasi tidak menunjukan ada tanda formasi digunakan disini” ucap Ming Duan dengan sedikit getir.
Ming Duan sedikit bingung, selama ini dia selalu mengandalkan alat pendeteksi formasi miliknya dalam menemukan berbagai formasi. Berkat alat ini dia selalu bisa selamat dari jebakan formasi musuh.
Namun kali ini alatnya tidak berfungsi, yang menunjukan bahwa tidak ada formasi yang digunakan.
Walaupun begitu, jelas fenomena yang terjadi ini hanya bisa dijelaskan oleh penggunaan formasi, tidak mungkin sebuah mansion bisa menghilang seolah tidak pernah berdiri sama sekali.
“Jika ini bukan disebabkan penggunaan Formasi, berarti ada kekuatan lain yang bisa menyembunyikan sebuah bangunan secara penuh, dan kekuatan itu hanyalah kekuatan Hukum, tapi Hanya Kaisar yang bisa menggunakan kekuatan Hukum untuk menyembunyikan sebuah wilayah” gumam Ming Duan menganalisa.
“Tapi tidak mungkin orang itu seorang Kaisar, jika dia adalah kaisar, tidak mungkin dia bersembunyi dari kami dan seorang Kaisar tidak mungkin muncul semenjak Jalan surgawi rusak. Bahkan jika dia adalah Kaisar yang baru lepas dari segelnya, tidak mungkin dia berani bergerak secara bebas dengan pembatasan dari Jalan Surgawi” pikir Ming Duan menebak.
Tapi sayangnya Ming Duan tidak bisa menebak apapun dengan tepat.
__ADS_1
Jauh dari lokasi mereka saat ini, kelompok Fraksi jahat dari kejauhan menyaksikan mereka.
“Apa yang harus kita lakukan ? sepertinya orang itu sudah mengamankan dirinya sendiri” ucap iblis gunung Shan Ba.
“Kita tidak bisa melakukan apapun untuk saat ini, kita belum mengetahui secara detail apa yang terjadi” ucap YinYang Lotus Xie Bufei.
“OH! kenapa berkata seperti itu ? bahkan jika kita tidak menemukan orang itu, sekarang adalah saat yang tepat untuk menyergap mereka semua, selagi mereka dalam keadaan tidak siap” ucap SHan Ba dengan tegas.
“Hm! dasar bodoh, bahkan jika menyergap mereka semua, pasukan lain dari 7 tempat suci belum muncul semua, keluarga kuno dan orang-orang Wan Yao kingdom belum terlihat, bahkan jika menang atas mereka, pada akhirnya kita akan menjadi sasaran mereka yang belum muncul” ucap Xie Bufei dengan kesal.
Shan Ba setelah mendengarkan perkataan Xie Bufei akhirnya paham.
“Ternyata kau pintar, bisa memikirkan hingga kesana” ucap Shan Ba sambil mengangguk karena mengerti.
Xie Bufei terlalu malas menanggapi Shan Ba yang bodoh, dia menggelengkan kepalanya dengan lemah.
“Dasar otak otot, jika semua Fraksi jahat sama sepertimu pikirannya, maka kita sudah lama akan musnah karena pikiran bodohmu itu” ucap Shui Ling mencibir.
“kau!” gerutu Shan Ba kesal sambil menunjuk Shui Ling.
“Sudah, tidak perlu meributkan itu lagi, sepertinya perjalanan kita kesini sia-sia, lebih baik kita segera kembali” ucap Jiang Sanhao mengingatkan.
“Benar, kita kembali saja” ucap Xie Bufei setuju.
AKhirnya mereka memutuskan untuk kembali sambil menyusun rencana ulang.
Di kota Changtian Pun mereka juga telah selesai berdebat.
“Baiklah, aku pergi dulu, jika kalian menemukan petunjuk kabari aku segera” ucap Zhou TOng sambil meninggalkan mereka.
Xue Donglai dan lainnya juga bersiap pergi, karena tidak ada satupun petunjuk yang mereka temukan. Kedatangan mereka ke kota Changtian menjadi sia-sia.
…
Di dalam Kekosongan.
Xu Xiaoyao sudah hampir siap dalam menyiapkan semua alat-alat untuk keperluan penelitian.
“Tabung monster, jarum suntik, Mikroskop, tabung reaksi,...” ucap Xu Xiaoyao memeriksa setiap alat-alat penelitian.
“Sepertinya tidak ada yang ketinggalan, dengan begini aku bisa memulai project evolusi” ucap Xu Xiaoyao senang.
__ADS_1
“Tapi sebelum itu aku harus mengatasi bocah itu dulu” pikir Xu Xiaoyao akan Xiao Chen.
Xu Xiaoyao akhirnya pergi kembali ke Mansion untuk menemukan Xiao Chen yang masih dalam perenungan.