
Xu Xiaoyao terus menyaksikan perubahan pada ketiga orang tersebut. Semakin lama, aura yang mereka sedot semakin banyak, sehingga badai energi spiritual mulai menjadi substansi.
Energi spiritual terus terserap ke dalam tubuh mereka bertiga hingga pada akhirnya sebuah ledakan terjadi.
Boom!
Gelombang kejut akibat berhasilnya mereka bertiga menerobos, membuat perabotan di sekitar aula tercampak, hanya Xu Xiaoyao yang sama sekali tidak merasakan dampak apapun.
Mereka bertiga yang baru saja menerobos sujud di hadapan Xu Xiaoyao, mereka sangat berterima kasih pada Xu Xiaoyao.
“Tuan Kota, terima kasih, berkatmu aku akhirnya bisa menembus ke alam Hukum dharma”
“Tuan Kota, mulai sekarang aku akan menjadi sapi dan kuda untukmu”
“Tuan Kota, aku berterima kasih. berkatmu aku bisa mencapai ranah yang tidak mungkin bisa kulewati dalam hidupku”
Mereka bertiga bersujud sambil menangis haru. Xu Xiaoyao hanya tersenyum canggung. Dia tidak menyangka bahwa gulungan yang dia berikan bisa membuat mereka menerobos.
Dan hal yang membuat Xu Xiaoyao semakin takjub adalah, bahwa mereka bertiga tidak terlihat tua lagi, tapi seperti pria berumur 40 tahunan yang segar dan bugar.
“Bangkitlah, jangan bersujud lagi, tentang kalian menerobos itu semua berkat keberuntungan kalian sendiri" ucap Xu Xiaoyao rendah hati.
“Tidak tuan kota, aku sangat bersyukur bisa menerima gulungan yang kau berikan, jika tidak ada ini, aku Tang Du tidak akan bisa mencapai Alam Hukum Dharma” ucap Tang du yang merupakan ahli tempa.
“Aku juga begitu tuan kota. Aku pikir hidup akan selamanya berada di alam Istana Ilahi, tapi siapa sangka Tuan Kota memberikan kesempatan untuk menerobos. Aku Cui Pei selamanya bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuan kota” ucap Cui Pei yang merupakan Arsitek.
“Aku Jing Jia, selalu terobsesi pada Tembikar, setiap karya yang selalu kuciptakan akan bernilai mahal, tapi aku masih belum bisa menemukan cara untuk berjalan lebih jauh di jalan yang aku lalui, sampi Tuan Kota memberikan aku kesempatan, aku menemukan sebuah dunia baru dalam pembuatan tembikar. Walau mengunakan bahan yang berbeda, tapi teknik ini jauh lebih banyak variasinya daripada teknik tembikar yang selama ini aku pelajari” ucap Jing Jia yang merupakan AHli tembikar.
Xu Xiaoyao paham kenapa mereka sangat bersyukur, itu semua mereka telah diujung jalan mereka, tidak mampu menemukan jalan baru yang membantu mereka untuk mencapai Alam yang lebih tinggi.
Dan gulungan yang diberikan Xu Xiaoyao adalah jalan baru bagi mereka, suatu jalan yang mampu membuat mereka mencapai ketinggian baru.
“Kalau begitu, dengan kondisi kalian sekarang, peringkat berapa kalian pada profesi kalian” tanya Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao paham, bahwa setiap profesi memiliki peringkat. menurut yang dia baca, peringkat tertinggi berada di ranah Kaisar.
Dan dibawahnya, adalah Surga, Bumi, Xuan, dan Huang. Mereka bertiga yang ditanya XU Xiaoyao tersenyum percaya diri.
“Jika dengan gulungan ini dan Aku yang berada di Alam Hukum dharma, aku pasti bisa menciptakan sebuah senjata peringkat Bumi rendah” ucap Tang Du percaya diri.
“Aku juga percaya diri menciptakan sebuah rumah dengan ketahanan setara Peringkat Bumi rendah” ucap Cui Pei bangga.
“Aku juga, dengan kemampuan ku sekarang, bukan tidak mungkin bagiku menciptakan sebuah mahakarya keindahan Tembikar peringkat Bumi” Jing Jia berkata dengan semangat.
__ADS_1
Xu Xiaoyao tersenyum dengan kepercayaan diri mereka.
“Baiklah, dengan begitu aku ingin kalian menciptakan apa yang tertulis di gulungan tersebut” ucap Xu Xiaoyao meminta.
“Tuan Kota, santai saja aku pasti menyelesaikan tugasmu”
“Benar, aku juga pasti menyelesaikan tugas ini”
“Tuan Kota tidak perlu takut, dalam satu minggu semua benda yang ada di gulungan pasti bisa aku ciptakan”
Masing-masing dari mereka membuat janji, mereka merasa terhormat menjadi orang pertama yang bisa menciptakan sesuatu yang baru yang sebelumnya belum pernah ada.
“Baiklah, kalau begitu aku mohon bantuanya” ucap Xu Xiaoyao sopan.
Setelah itu mereka bertiga segera bergerak untuk menyiapkan material untuk membuat hal-hal yang diinginkan Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao tidak sabar untuk menantikan semua hal tersebut tercipta.
“Ruangan Laboratorium, jarum suntik, perangkat lengkap operasi, dan tabung-tabung reaksi. dengan semua hal itu, akau akan segera bisa memulai penelitian mutasi genetik. namun aku masih kekurangan obat bius. Sepertinya aku harus mencari ahli obat untuk menanyakan hal ini” gumam Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao yang merasa masih ada hal kurang berjalan menuju ruangan para tahanan.
“101! keluar, aku ada tugas untukmu” teriak Xu Xiaoyao dari luar.
“Senior, ada perlu apa mencariku” tanya 101 yang takut.
“Apa kau tahu sesuatu yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri ketika memakannya” tanya Xu Xiaoyao.
101 tidak mengerti kenapa tiba-tiba Xu Xiaoyao menanyakan hal seperti itu, hal se[erti merupakan hal yang umum bagi seorang kultivator, tapi Xu Xiaoyao bertanya seolah tidak mengetahui hal itu.
“Senior, ada banyak hal yang bisa membuat orang tidak sadarkan diri” jawab 101.
“Oh, apa saja itu emangnya” tanya Xu Xiaoyao penasaran.
“Ada Pill penidur, ketika dimakan, seorang akan tidur dan tidak merasakan apapun selama 12 jam, tapi pill ini hanya berefek pada orang di bawah ranah Pemurnian Qi, jika seorang pembentukan Pil memakannya, palingan hanya merasakan lemas” ucap 101 menjelaskan.
“Terus hal apa lagi ?” tanya Xu Xiaoyao.
“Ada juga Jamur racun mimpi hitam, jika seseorang memakannya, mereka akan tertidur dan mulai bermimpi selama 1 harian, dan efek jamur ini lebih kuat dibanding pil penidur”
“kemudian ada Pill 1 malam, jika seorang memakannya, orang itu akan tidak sadarkan diri selama satu malam. Pill ini memiliki tingkatan, semakin tinggi tingkat pill maka semakin tinggi efeknya pada cultivator”
“Kemudian ada beberapa cairan khusus, tapi aku tidak tahu cairan apa itu, cairan itu biasanya digunakan oleh para dokter untuk membuat pasien tidak sadarkan diri” ucap 101 menjelaskan.
__ADS_1
Xu Xiaoyao mendengarkan dengan seksama, dia paham bahwa ada sejenis obat yang mirip obat bius di dunia ini.
“Kalau begitu, kau carikan aku seorang dokter yang bisa membuat cairan tersebut, aku membutuhkan bantuan mereka” ucap Xu Xiaoyao membuat perintah.
101 terkejut dengan permintaan Xu Xiaoyao, dengan ragu-ragu dia berbicara pada Xu Xiaoyao.
“Senior, bukan aku tidak mau, tapi para dokter itu sangat sombong, bahkan penguasa kota sebelumnya tidak dipandang sama mereka sama sekali” ucap 101 menjelaskan.
“Oh, ada hal seperti itu, kenapa bisa seperti itu ?” tanya Xu Xiaoyao penasaran.
“Para dokter, alkemis, ahli tempa dan beberapa Profesi lain, mereka memiliki Asosiasi khusus sebagai wadah bersatunya mereka, walau mereka tidak sekuat Tanah Suci, mereka sangat bersatu, jika kita menyinggung orang yang bergabung dengan asosiasi mereka, maka kita akan menanggung konsekuensi dari seluruh anggota asosiasi, hal seperti itulah yang menyebabkan para dokter menjadi sombong” ucap 101 memberitahu.
“Apa semua profesi sama seperti itu ? “ tanya XU Xiaoyao lagi.
“TIdak, itu hanya berlaku pada $ asosiasi besar, Asosiasi Dokter, Alkemis, Tempa dan Formasi” ucap 101.
“HM…”
Xu Xiaoyao terdiam sejenak, kemudian memutuskan.
“Apa di kota ini ada asosiasi Dokter, Alkemis, Formasi dan Tempa ?” tamya Xu Xiaoyao.
“Tentu saja ada” Jawab 101.
“Kalau begitu, kau segera sampaikan undanganku pada mereka, aku mengadakan perjamuan untuk diriku yang menjadi penguasa kota, sampaikan undanganku pada setiap asosiasi” ucap Xu Xiaoyao memutuskan.
101 semakin panik, kenapa Xu Xiaoyao semakin tidak terkendali, bahkan penguasa kota tidak berani ceroboh seperti itu ketika menghadapi 4 asosiasi itu.
“Kenapa kau diam, cepat sana bergerak!” bentak Xu Xiaoyao.
101 hanya bisa bergerak karena takut akan dihajar Xu Xiaoyao.
Melihat 101 pergi, dia segera mulai mengumpulkan para tahanan yang bisa memasak.
Setelah mengumpulkan para tahanan yang bisa memasak, XU Xiaoyao mengatakan rencananya.
“Besok aku akan mengadakan perjamuan, jadi kalian semua harus memasak makan yang layak untuk jamuan”
Kemudian Xu Xiaoyao mengeluarkan daging monster tingkat 6, yang setara di alam Hukum dharma.
Mereka terkejut dengan monster tingkat 6 yang muncul. Walau mereka sudah tahu XU Xiaoyao sangat kuat.
“Hal ini kuserahkan pada kalian, jadi jangan kecewakan aku”
__ADS_1
Setelah membuat perintah, Xu Xiaoyao kembali menuju ruangannya untuk membaca buku lagi dan menambah wawasan.