
Tiga sosok yang datang tidak lain adalah Penguasa Kota, Patriark Zhao dan Patriark Qiu. Kedatangan 3 orang ini membuat suasana menjadi semakin rumit.
“Ternyata Patriark Chen berada disini, kenapa tubuhmu sangat kotor” ucap Patriark Zhao dengan nada aneh.
“Huh! itu bukan urusanmu” balas Patriark Chen.
Patriark Chen sangat jelas tahu arti pertanyaan Patriark Zhao, setelah insiden ibunya Xiao Chen, Hubungan diantara kedua keluarga renggang. Hal ini membuat kedua keluarga menjadi dalam hubungan yang tidak harmonis.
“Ehem, Patriark Chen. Dimana Senior itu ?” ucap Penguasa kota memotong pembicaraan.
“Senior mana ?” tanya Patriark Chen bingung.
“Bukankah disini barusan ada seorang Senior Holy King ?” tanya Penguasa Kota tidak senang.
Jelas Penguasa Kota mengira Patriark Chen yang berada disini dahulu telah melihat senior Holy King, tapi malah menyembunyikan fakta itu.
Patriark Chen yang dalam kondisi buruk hanya bisa mengatakan dengan nada main-main.
“Maksudmu wanita tua yang mengikuti Qian Ruyan dari kamar dagang 4 lautan ?” ucap Patriark Chen.
“Jika itu yang kau maksud, dia baru saja pergi meninggalkan tempat ini”
Seketika penguasa kota mengerti, ternyata senior Holy king tersebut tidak lain adalah wanita tua yang selama ini berada di samping Qian Ruyan.
Penguasa kota beserta Patriark dari keluarga Zhao dan Qiu terkejut. Walau mereka sudah mengira latar belakang Kamar dagang empat lautan luar biasa, tapi mereka tidak menyangka bahwa seorang Holy King akan dikirim hanya untuk mengawal.
Memikirkan hal ini, Penguasa kota sedikit lega. Untungnya dia tidak terlalu mencampuri kegiatan Kamar dagang empat lautan, walaupun dia kuat tapi di depan seorang Holy king dia sama saja seperti seorang semut.
“Ternyata Senior itu adalah wanita tua dari kamar dagang empat lautan” angguk Penguasa kota.
“Kalau begitu aku akan pamit, tapi sebelum itu aku sedikit penasaran. Ada keperluan apa Senior tersebut datang ketempat ini ?” tanya Penguasa kota kepada Patriark Chen.
Patriark Chen bingung harus berkata apa, masalah yang dia alami merupakan rasa malu keluarga Chen. Walaupun cepat atau lambat masalah kematian anaknya akan segera tersebar, tapi membuat orang lain mencampuri urusannya sangatlah tidak enak.
“Tidak ada yang istimewa, hanya ada sedikit kesalahpahaman dengan senior tersebut. Penguasa kota tidak perlu khawatir, Senior tersebut tidak ada niat buruk dengan kota kita” ucap Patriark Chen mengalihkan topik.
“Baguslah jika begitu” angguk Penguasa kota.
“Patriark Chen, aku dengar putramu mati dimakan binatang buas tanpa meninggalkan kepala, apa berita itu benar ?” tanya Patriark Zhao dengan nada sarkas.
Patriark Chen Mengepalkan kedua tangannya karena geram, walaupun putranya memang benar mati, tapi pertanyaan Patriark Zhao tidak lain hanya untuk menghinanya.
“Patriark Zhao, bukan giliranmu untuk mencampuri tentang kematian putraku” jawab Patriak Chen kesal.
“Benar, tapi kematian putramu di dalam kota yang merupakan wilayah milik penguasa kota. Apalagi itu disebabkan oleh monster, tentu saja sebagai warga kota, aku juga memiliki tanggung jawab atas keamanan kota”
“Penguasa Kota Ling, bukankah begitu ? sudah seharusnya kita menangkap monster yang membahayakan kota ?”tanya Patriark Zhao pada Penguasa kota.
“Benar, bagaimanapun monster itu melakukan kejahatan di kota kekuasaan ku, sudah seharusnya aku ikut ambil dalam masalah ini” angguk Penguasa kota setuju.
“Patriark Chen, apa kau sudah menemukan petunjuk tentang insiden ini ?” tanya Penguasa kota.
Patriark Chen tidak menjawab tapi hanya melirik Xu Xiaoyao dengan tatapan membunuh.
Penguasa kota beserta patriark dari keluarga Zhao dan Qiu juga melirik arah yang di tatap Patriark Chen.
Mereka terkejut dengan sosok yang ditatap oleh Patriark Chen. Dari segi manapun mereka melihat, sosok itu hanyalah seorang manusia fana, tidak ada tanda-tanda seorang praktisi.
__ADS_1
Dengan nada tidak senang, Patriark Qiu yang dari tadi diam berbicara.
“Patriark Chen, apa kau bercanda dengan kami, dia hanya manusia biasa. Bagaimana mungkin dia bisa membuat gelombang pada seorang praktisi” ucap Patriark Qiu tidak puas.
“Benar, Patriark Chen sebaiknya kau lebih terbuka pada kami. Jelas tidak mungkin manusia fana ini menjadi pelaku pembunuhan anakmu” ucap Penguasa Kota.
“Bukan hanya kalian saja yang tidak percaya, tapi aku pun juga tidak percaya. Tapi semua petunjuk mengarah kepada orang ini” jawab Patriark Chen.
“Jadi aku mohon pada kalian untuk mundur, aku menginterogasi orang ini secara pribadi untuk mencari tahu kebenarannya” ucap Patriark Chen.
Tiga orang tersebut saling memandang seakan membuat sebuah kesepakatan.
“Baik, kau bisa menangkap orang ini, tapi hasil dari interogasi harus kau serahkan padaku” ucap Penguasa Kota.
“Baik, setelah aku puas. aku akan menyampaikan semua penemuan kepada Penguasa kota” ucap Patriark Chen.
Xu Xiaoyao yang dari diam memperhatikan setiap pembicaraan mereka akhirnya berbicara.
“Hey! apa kalian akan berdiam diri saja ? aku sudah lelah dan ingin beristirahat” teriak Xu Xiaoyao.
Semua orang menatap Xu Xiaoyao dengan tatapan aneh. Penguasa kota yang diinterupsi oleh Xu Xiaoayao merasa tidak senang.
“Lancang! manusia fana berani mengganggu kursi ini” bentak Penguasa kota.
Aura milik Penguasa kota menyerang Xu Xiaoyao bermaksud memberi pelajaran. Sayangnya tidak ada yang terjadi pada Xu Xiaoyao. Penguasa Kota mengerutkan kening ketika hal itu terjadi.
“Apa yang terjadi ? kenapa dia baik-baik saja” gumam Penguasa Kota Heran.
Bukan hanya Penguasa kota, ketiga patriark Keluarga besar dan orang disekitar merasa aneh. Jelas bahwa Xu Xiaoyao hanya seorang Manusia fana, tapi dia sama sekali tidak kenapa-kenapa setelah terkena tekanan dari penguasa kota.
“Aneh, jelas dia hanya manusia fana tapi mampu menahan tekanan milikku. Apa ada harta karun pada tubuhnya ?” gumam Penguasa kota.
“Sepertinya aku menemukan hal yang bagus, aku tidak bisa membiarkan Keluarga Chen menginterogasi orang ini, akan menjadi kerugian bagiku jika mereka mendapatkan Harta itu”
Penguasa kota dengan mata licik menetap Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao yang di tatap oleh pria tua merasakan merinding di seluruh tubuhnya.
“Orang tua, jaga mata anjingmu itu. AKu tidak tertarik dengan pria, apalagi pria bau tanah sepertimu” ejek Xu Xiaoyao.
Penguasa kota terkejut dengan ejekan Xu Xiaoyao. Bukan hanya mengejek, Xu Xiaoyao juga menyumpahi dirinya.
“Lancang!”
“Jika hari ini aku tidak membersihkanmu, maka namaku akan di tulis secara terbalik” ucap Penguasa kota marah.
Penguasa kota yang marah langsung menggunakan teknik miliknya untuk menekan Xu Xiaoyao secara paksa.
Sebuah tangan yang dikondensasi dari energi spiritual terbentuk dan berusaha untuk menekan Xu Xiaoyao.
Sebuah tangan raksasa menghantam Xu Xiaoyao. Patriark Chen yang melihat ini hanya bisa menggeram kesal, jelas ini giliran dia untuk menghukum, tapi diganggu oleh Penguasa kota.
Boom!
Tangan raksasa itu menghantam Xu Xiaoyao, Penguasa kota dengan senyum di wajahnya mendekati Xu Xiaoyao, tapi saat dia melihat dari dekat, Xu Xiaoyao tidak terluka sedikitpun.
“Apa!”
__ADS_1
semua orang yang melihat Xu Xiaoyao baik-baik saja merasa terkejut. Penguasa kota semakin kesal.
“Bagus, sepertinya hara itu luar biasa. AKu harus memilikinya” gumam Penguasa kota.
Patriark Chen, Patriark Zhao dan Patriark Qiu juga melihat keanehan ini, pikiran mereka segera memikirkan hal tertentu.
“Sepertinya ada harta karun pada anak itu” gumam Patriark Chen.
“Menarik, pasti ada rahasia pada anak ini” gumam Patriark Qiu.
“Sepertinya hari ini akan ada hal bagus” gumam Patriark Zhao.
Penguasa kota segera bergegas untuk menangkap Xu Xiaoyao dan membawanya kembali ke mansion miliknya.
Tapi ketiga patriark dari keluarga Chen, Zhao, dan Qiu tidak tinggal diam.
Masing-masing dari mereka punya perhitungan.
“Penguasa kota, dia adalah orang yang terlibat dengan pembunuhan anakku. Biarkan aku menangkap anak ini” ucap Patriark Chen.
“TIdak bisa seperti itu patriark Chen. Orang ini terlibat dengan monster yang memakan manusia” ucap Patriark Qiu.
Semua orang bergerak dengan cepat untuk menangkap Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao yang menjadi target keempat orang tersebut juga merasa kesal.
“Sialan! apa kalian pikir aku kesemek lembut” teriak Xu Xiaoyao marah.
Xu Xiaoyao segera mengambil posisi siap untu menyerang balik.
Yang pertama mendekati dirinya ada penguasa kota, saat tangan penguasa kota menyentuh dirinya, dan berusaha membawanya pergi. Xu Xiaoyao menahan Penguasa kota.
“Hehehe, apa kau pikir kau kuat ?” ejek Xu Xiaoyao.
Penguasa kota terkejut karena dia sama sekali tidak bisa memindahkan Xu Xiaoyao.
Sebelum Penguasa kota sadar, sebuah tamparan mengenai wajah Penguasa kota.
Slap!
Penguasa kota terbang mengarah ke Patriark Qiu yang mendekat.
Boom!
Tabrakan itu membuat Patriark Qiu dan Penguasa kota tidak sadar.
Patriark Chen dan Patriark Zhao yang menyaksikan itu terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Tapi sayangnya Xu Xiao Yao sudah berpindah tempat mendekati mereka berdua.
Dengan sekali tamparan, Tubuh Patriark Chen menghantam Patriark Zhao. Membuat kedua orang tersebut tercampak jauh.
“Huh! aku sudah lelah mendengar ocehan kalian dari tadi, aku tidak membunuh kalian, hanya memberi kalian peringatan” gumam Xu Xiaoyao.
Kemudian Xu Xiaoyao melihat kerumunan orang disekitar yang tercengang dengan apa yang terjadi. Xu Xiaoyap kemudian memperhatikan Kelompok Keluarga Chen.
Tiba-tiba sebuah ide muncul di dalam benaknya. Anggota keluarga Chen merasa merinding ketika melihat senyuman Iblis Xu Xiaoyao.
__ADS_1
Mereka seperti merasakan dewa wabah akan menghampiri mereka.