
Rombongan Biro pengawalan memberhentikan kereta kuda mereka, karena hari sudah mendekati malam. Mereka memutuskan untuk beristirahat.
“Semuanya, kita akan beristirahat disini malam ini, kalian silahkan keluar” ucap kusir memberitahu.
Mendengarkan teriakan dari kusir, membuat semua penumpang yang ada di kereta keluar semua. Xiao Chen keluar dari kereta dan melihat sekeliling.
“Hm, disana…”
Xiao Chen memutuskan untuk beristirahat di sudut yang cukup sepi. Sedangkan yang lain juga mulai mencari tempat untuk beristirahat masing-masing.
Xiao Chen sama sekali tidak memperdulikan mereka, dia yang merasa lapar memutuskan untuk memasak daging monster yang telah disediakan oleh Xu Xiaoyao.
Xiao Chen mulai mencari kayu bakar dan membuat api untuk memanggang daging monster. Hal ini tentu menarik perhatian yang lainnya, karena mereka sama sekali tidak seperti Xiao Chen yang memasak daging monster.
Mereka hanya memakan Pill Bigu untuk mengatasi rasa lapar mereka, karena bagi cultivator makan bukan lagi hal yang utama. Semakin tinggi Alam, semakin sedikit kebutuhan akan makanan.
Saat mereka melihat Xiao Chen membuat api, mereka awalnya mengabaikannya, hingga Xiao Chen mengeluarkan Daging Monster orde 3 sebagai bahan makanan, membuat mereka terkejut.
Mereka tidak mengira Xiao Chen memiliki Daging Monster peringkat 3, Walaupun hanya sepotong tapi itu bukan sesuatu yang bisa mereka makan secara bebas, Bagaimanapun mereka hanya berasal dari keluarga kelas 2 di kota Changtian. Xiao Chen sendiri tidak peduli pada pandangan orang yang menatapnya, dia sangat asik dalam proses memanggang hingga aroma harum daging mulai menyebar ke area sekitar.
Saat Xiao Chen menikmati daging panggang, Xiao Chen merasa ada seseorang dibelakang yang sedang menatap dirinya.
Xiao Chen berbalik dan melihat Tan Bing Bing yang menatap dirinya tidak terlalu jauh. Melihat Tan Bing Bing yang menatap dirinya dengan tatapan lapar, Xiao Chen terbesit pikiran jahil.
“Ah! ini enak sekali” gumam Xiao Chen sambil mengunyah daging.
“Lembut, lezat dan luar biasa….” gumam Xiao Chen sambil memarkan ke arah Tan Bing Bing.
Tan Bing Bing yang melihat Xiao Chen begitu lahap, akhirnya terngangap sedikit sambil meneteskan air liur.
“Bing Bing, tutup mulutmu, tidak baik seperti itu” QIn yan secara lembut mengingatkan Tan Bing Bing.
Tan Bing Bing tersadar dan segera mengelap mulutnya. Dia menjadi kesal dan geram menatap Xiao Chen yang sengaja memamerkan makanan di hadapannya.
“Awas saja kau yah!” geram Tan Bing Bing.
Xiao Chen yang melihat bahwa Tan Bing Bing menjadi kesal, dia tertawa puas.
“Hahaha, akhirnya aku bisa membalas gadis gila itu”
Xiao Chen tertawa puas, baru kali ini bisa berhasil membalas Tan Bing BIng yang dari tadi mengganggunya.
__ADS_1
…
Di dalam kekosongan.
Xu Xiaoyao sedang dalam kondisi sangat serius, dia berpenampilan seperti seorang ilmuwan lengkap dengan jubah, kacamata, dan perlengkapan lainya.
Saat ini dia sedang melihat mikroskop, dan memperhatikan perubahan pada DNA dari monster tipe burung yang diasimilasikan ke darah manusia.
Tentu darah itu adalah darah dari budak milik XU Xiaoyao. Xu Xiaoyao ingin mengetahui, apakah darah DNA monster bisa berasimilasi dengan sempurna dengan DNA manusia.
Rasa penasaran ini semula dari Xu Xiaoyao yang melihat mutasi pada Xu Jinhu, seekor harimau biasa mengalami perubahan setelah mengkonsumsi beberapa tetes darah Naga.
“Em, ini terjadi perubahan pada struktur DNA manusia, DNA dari monster burun mulai menginvasi DNA manusia” gumam Xu Xiaoyao dengan serius.
Kemudian Xu Xiaoyao berpindah ke sampel 02.
Kali ini subjek percobaan Xu Xiaoyao adalah monster dengan monster.
Xu Xiaoyao mengambil sampel DNA dari monster harimau dan kalajengking hitam.
“ini gagal…”
Xu Xiaoyao pindah lagi ke sampel berikutnya. Sampel berikutnya adalah percobaan dengan 3 bahan.
Subjek percobaan pada sampel ketiga adalah Manusia, Singa, dan kalajengking.
Xu Xiaoyao memperhatikan dengan serius menggunakan Mikroskop. Saat Xu Xiaoyao melihat dengan mikroskop, dia terkejut melihat hasil dari percobaan ketiga.
Karena baik DNA milik singa dan kalajengking berasimilasi ke DNA milik manusia. DNA manusia lebih berperan sebagai wadah yang menyatukan DNA milik singa dan kalajengking.
“Luar biasa…”
“Ini pasti karena DNA manusia yang menjadi perantara, sehingga tidak terjadi seperti di subjek percobaan 2” ucap Altair dengan semangat.
Xu Xiaoyao kemudian mencatat setiap detail dari hasil penelitian yang ia lakukan.
“Sekarang, aku bisa mencoba meneliti perubahan pada tubuh cultivator setelah menyerap esensi darah Naga”
Altair kemudian pindah ke ruangan lainnya, di ruangan itu ada 5 budak Xu Xiaoyao yang sudah duduk dengan tenang.
“Kalian berlima, sekarang coba murnikan ini di hadapanku” pinta Xu Xiaoyao.
__ADS_1
Para budak tidak banyak tanya, mereka segera mengambil tetesan darah Naga yang berasal dari Kaisar Naga Iblis hitam.
Xu Xiaoyao sebelumnya melihat bahwa, Baik itu Xiao Chen dan Xu Jinhu mengalami perubahan setelah memurnikan darah Naga, jadi Xu Xiaoyao berniat menyelidiki apa yang sebenarnya menyebabkan perubahan tersebut.
Proses itu yang menjadi fokus Xu Xiaoyao, apakah itu hanya berlaku pada darah Naga milik Kaisar, atau bisa juga berlaku pada monster dengan tingkat rendah.
MEreka berlima segera bersila dan mulai memurnikan darah naga.
Xu Xiaoyao duduk dengan tenang sambil memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada mereka berlima.
Mereka berlima saat mulai memurnikan darah naga, terjadi perubahan pada tubuh mereka. Terlihat adanya urat-urat mereka yang menonjol dan bercahaya merah.
Dan kumpulan energi spiritual mengitari mereka dengan sangat masif. Perlahan Xu Xiaoyao dengan tenang, mencatat setiap detail perubahan yang terjadi.
Hingga pada akhirnya Xu Xiaoyao melihat bahwa Aura mereka berlima mulai berubah sedikit.
“Oh menarik, sekarang mereka memiliki sedikit aura Naga pada diri mereka” gumam Xu Xiaoyao dengan mata melebar.
Boom!
Akhirnya bada energi meledak dari mereka berlima, menandakan bahwa mereka sudah selesai memurnikan darah Naga dan menembus ke Ranah baru.
Sebelumnya mereka berlima berada di alam Transformasi jiwa tingkat 6, dan sekarang mereka semua berada di ranah Transformasi Jiwa puncak, selangkah lagi menuju IStana Ilahi.
“Bagus” Angguk XU Xiaoyao puas.
“Kau kemari” tunjuk Xu Xiaoyao pada seorang budak.
Budak tersebut segera mendatangi XU Xiaoyao.
Xu Xiaoyao kemudian mencoba merasakan perubahan pada budak tersebut dari dekat, dia menempelkan tangannya tepat pada dantian milik budak tersebut.
“BEnar saja, ternyata semua energi dari darah naga terserap ke dalam Dantian, dan melalui dantian terjadi proses evolusi pada tubuh” gumam Xu Xiaoyao paham.
“Dan dari dantian seluruh energi darah naga dipaksa untuk menyesuaikan dengan tubuh agar bisa selaras”
Xu Xiaoyao akhirnya paham proses tersebut.
“Ini jika menggunakan metode kasar, pemurnian menggunakan teknik kultivasi, tapi apa yang terjadi jika darah naga disuntikan secara langsung pada tubuh ?” pikir Xu Xiaoyao.
Xu Xiaoyao akhirnya sudah memutuskan percobaan jenis apa yang akan dia lakukan pada budak-budak miliknya.
__ADS_1