
Pria misterius akhirnya menyerah untuk mencari tahu siapa sosok Xu Xiaoyao sebenarnya, tapi dalam benaknya, dia yakin bahwa Xu Xiaoyao adalah orang dari generasi yang sama dengan dirinya ataupun dari generasi sebelumnya.
Jika Xu Xiaoyao tahu apa yang dipikirkan oleh dia, maka pasti Xu Xiaoyao akan tertawa menahan geli karena pikirannya yang terlalu liar dan imajinatif.
“Nak, lupakan saja hal itu. Aku disini ingin menyampaikan pesan padamu, mulai sekarang aku akan melatihmu” ucap Pria misterius terus terang.
“Melatih ku ? maksudmu aku menjadi muridmu gitu ?” tanya Xiao Chen tidak pasti.
“Tidak, aku hanya melatih dan membimbing, bukan menjadikan dirimu sebagai murid” ucap Pria misterius sambil menggelengkan kepala.
Xiao Chen merasa curiga, jelas dia menyadari bahwa tidak ada makan siang gratis di dunia ini, jadi dia bertanya pada pria misterius itu.
“kenapa kau ingin melatih diriku ?” tatapan curiga Xiao Chen mengarah pria misterius.
“Em, tentu saja, semakin cepat kau kuat, semakin cepat aku bisa keluar dari Pagoda terkutuk ini” Pria misterius itu berkata dengan sedikit geram.
Xiao Chen yang mendengarkan itu sedikit penasaran, kenapa pria di depannya bisa tersegel di dalam Pagoda.
“Emm, sebenarnya kenapa kau bisa tersegel disini ? jika kau tersegel disini berarti kau adalah orang yang jahat bukan?” tanya Xiao Chen dengan rasa ingin tahu.
“Hahaha, aku orang jahat ? benar, aku orang jahat bagi musuh-musuhku, dan kenapa aku bisa tersegel disini, itu karena aku terlalu kuat untuk mereka bunuh” ucap Pria misterius sambil tertawa.
Dia berbicara dengan 50% kebenaran, dan sisanya adalah hal yang memalukan untuk di ceritakan pada Xiao Chen. Karena dia terperangkap di dalam pagoda karena telah bertemu sosok pemilik pertama pagoda penekan iblis, siapa sangka setelah mereka bertemu, orang yang menjadi pemilik pertama pagoda penekan iblis malah menyegelnya di dalam Pagoda.
Mengingat kejadian itu, dia menjadi sangat merasa kesal dan malu, tapi ketika dia tersegel dia menyadari bahwa bukan hanya dirinya saja yang berada di dalam pagoda penekan iblis, masih ada sosok yang lebih kuat dibanding dirinya disegel di dalam pagoda.
Meskipun dia tidak tahu tujuan pemilik Pagoda Penekan iblis menyegel dirinya, dia hanya bisa pasrah menerima takdirnya.
“Sekarang, kau perlu belajar berkomunikasi dengan Pagoda ini, setelah kau berhasil berkomunikasi dengan pagoda penekan Iblis ini, kau bisa berlatih di dalam sini” kata Pria misterius itu memberitahu.
“Emang apa bedanya berlatih di dalam sini dengan di luar ?” tanya Xiao Chen.
“Tentu saja berbeda, di dalam sini jika kau berlatih, maka aliran waktu akan menjadi lebih lambat. 1 hari di dunia luar, sama dengan 2 hari di dalam sini” Pria misterius itu menjelaskan efek Pagoda penekan iblis.
Xiao Chen terpukau, dia tidak menyangka pagoda penekan iblis bisa memperlambat aliran waktu. Pria misterius itu melihat Xiao Chen yang terpukau, kembali berbicara.
“Nak, jangan terkejut dulu. Selama kau bisa mengendalikan Pagoda penekan iblis ini secara sempurna dan membuka setiap lantai, maka akan banyak fungsi yang dimilikinya” kata pria misterius.
__ADS_1
Xiao Chen menjadi sadar, bahwa selama ini dia hanya mengikat kontrak, belum pernah sama sekali mencoba untuk mengendalikan.
“Kalau begitu, bagaimana caranya ?” tanya Xiao Chen mencari tahu.
“Sekarang kau kembali ke tubuh fisikmu, setelah itu kau berusahalah berkomunikasi dengan pagoda dengan menggunakan kesadaranmu, tapi pastikan kau melakukan hal ini saat situasi sepi, karena jika kau berhasil dalam hal itu, kau akan datang kesini dengan tubuh fisikmu, bukan dengan kesadaran jiwa mu saat ini” Pria misterius menginstruksikan cara untuk berkomunikasi dengan pagoda penekan iblis.
Xiao Chen paham, kemudian dia perlahan menghilang dari pagoda penampakan iblis.
Di dalam gerbong, Xiao Chen yang baru sadar membuka matanya, dengan pandangan yang masih kabur, Xiao Chen melihat seseorang yang sedang berada di hadapannya.
Saat pandangannya sudah jelas, Xiao Chen berteriak kaget.
“Ahh!”
“Apa yang kau lakukan padaku ?” teriak Xiao Chen terkejut.
Ternyata Tan Bing Bing yang berada di hadapan Xiao Chen. Tan Bing Bing segera kembali mundur ke bangkunya setelah melihat Xiao Chen sadar.
“Wekk!!” ejek Tan Bing Bing sambil menjulurkan lidahnya.
Xiao Chen yang dipermainkan oleh Tan Bing Bing menjadi kesal, tapi saat berikutnya dia merasa ada yang aneh. Xiao Chen merasakan tatapan dari mereka yang di gerbong seperti sedang menahan tawa.
Saat dia melihat wajahnya di cermin, Xiao Chen ternganga dan kemudian wajahnya menjadi merah karena marah.
“Ahhh! kau wanita gila!” teriak Xiao Chen kesal.
Qin Yan tertawa kecil melihat wajah Xiao Chen yang lucu. di wajah Xiao Chen kini sudah ada banyak coretan, hal inilah yang membuat Xiao Chen menjadi marah.
Saat Xiao Chen akan menyerang Tan Bing Bing, Tan Bing Bing sudah berteriak kepada kusir kereta kuda.
“Pak kusir, lihat ada yang mau menyerangku” teriak Tan Bing Bing.
“Jangan ada yang berkelahi, jika ada yang berani melanggar, akan diturunkan dari kereta kuda!” ucap Kusir mengingatkan.
Xiao Chen yang mendapatkan peringatan dari kusir hanya bisa pasrah dan menahan rasa kesalnya karena dipermainkan Tan Bing BIng.
“Kau Gadis gila, tunggu saja giliranmu” ancam Xiao Chen kesal.
__ADS_1
“Wek! gak peduli” balas Tan Bing Bing dengan nakal.
Xiao Chen mendengus dingin dan mengabaikan ejekan Tan Bing Bing. walaupun dia ingin membalas, tapi karena masih berada di dalam gerbong kereta yang dikawal oleh biro pengawalan, tidak bisa membuat Xiao Chen melampiaskan rasa kesalnya.
Xiao Chen dengan wajah merengut duduk sambil terus menatap Tan Bing Bing.
“ini, bersihkan wajahmu” Qin Yan tiba-tiba memberikan sapu tangannya pada Xiao Chen.
“EM, terima kasih” balas Xiao Chen datar.
Qin Yan tersenyum mengangguk kepada Xiao Chen.
Xiao Chen kemudian membersihkan wajahnya dengan sapu tangan yang diberikan Qin Yan.
“Ingat! jangan lupa kau bersihkan setelah itu” Celetuk Tan Bing Bing tiba-tiba.
“Bukan urusanmu!” balas Xiao Chen sinis.
“Sudahlah Bing Bing, itu juga karena mu, seharusnya kau yang bertanggung jawab” ucap QIn Yan mengingatkan.
“Bah! siapa yang mau membersihkan wajahnya yang putih itu” Tan Bing Bing secara langsung menolak mentah mentah.
“Siapa juga yang mau disentuh gadis gila sepertimu! lebih baik aku bersama monyet dibanding denganmu” balas Xiao Chen mengejek.
Wajah Tan Bing Bing menjadi merah karena marah, dia tidak terima disamakan dengan monyet oleh Xiao Chen.
“Kau!!!” Tan BIng Bing menunjuk kesal Xiao Chen.
“hahaha…”
Tiba-tiba sebuah tawa datang dari bagian belakang, dan yang tertawa adalah seorang pria yang dengan memegang pedang di pelukannya.
“Aku tidak sangka kalian dari awal sampai sekarang masih berkelahi, bagaimana kalau kalian menikah saja, aku rasa itu cocok” ucap pria itu dengan riang.
“Tidak!!!” balas Xiao Chen dan Tan Bing Bing serentak.
“Lihatlah, kalian menjawab dengan serentak, ini membuktikan kalian cocok” ucap Pria itu dengan wajah yang mau tertawa.
__ADS_1
Xiao Chen dan Tan Bing Bing saling tatap dengan tajam. mereka terlihat kesal karena dijodoh jodohkan oleh orang lain.