
Sontak Mereka bertiga terkejut dengan ucapan Xu Xiaoyao. Menyuruh Ketua Asosiasi mereka untuk datang secara langsung hanya untuk mengambil mayat monster tingkat 7, ini merupakan penghinaan bagi Ketua Asosiasi mereka.
Hal itu sama saja menyamakan Ketua mereka seperti pengemis yang datang kerumah untuk meminta makanan.
“Tuan Kota, kau terlalu lancang!” ucap Ma Tong kasar.
“Apa maksudmu menyuruh Ketua Asosiasi untuk datang mengambil mayat monster ini ? apa kau menyamakan kami dengan para pengemis yang mengemis makanan ?” capap Ma Tong dengan marah.
“Hmp! Tuan Kota, kami mengingatkan mu, Asosiasi kami bukanlah sesuatu yang bisa kau permalukan. Menyinggung Asosiasi tidak akan pernah bernasib baik” ucap Liang YU menambahkan.
“Bahkan jika kau kuat, dihadapan 3 Asosiasi kami, Seorang Supremes harus hormat juga” Fu Han dengan sombong berbicara.
Masing-Masing mereka mengungkapkan ketidakpuasan mereka pada Xu Xiaoyao.
Tang Du sendiri juga bingung untuk membela Xu Xiaoyao. Karena apa yang dilakukan Xu Xiaoyao sangat fatal.
Sedangkan Xu Xiaoyao dari awal sampai akhir tetap tenang tidak panik sama sekali.
“Jadi apa yang kalian mau ?” tanya Xu Xiaoyao santai.
“Sederhana saja, serahkan Mayat Monster Jiao hitam bersayap dan minta maaf secara umum kepada 3 Asosiasi kami” ucap Ma Tong mengungkapkan keserakahannya.
Mereka bertiga tersenyum banga dan percaya diri. Mereka percaya Xu Xiaoyao tidak akan berani melawan mereka, karena latar belakang mereka adalah Asosiasi.
Qian Ruyan yang belum kembali mendengarkan semua percakapan itu dengan seksama, dia heran kenapa Xu Xiaoyao harus menyinggung 3 Asosiasi tersebut.
Tidak ada hasil yang baik jika menyinggung Asosiasi.
“Apa yang harus ku lakukan ? haruskan aku ikut campur dalam masalah ini ?” pikir Qian Ruyan yang bimbang.
Dia sama sekali tidak bisa menyinggung 3 asosiasi tersebut. Jika hanya 1 saja, Qian Ruyan berani membantu Xu Xiaoyao, bagaimanapun Kamar dagang 4 lautan tidak kalah kuatnya dengan Asosiasi.
Tapi jika menyinggung ketiga Asosiasi sekaligus, Qian Ruyan sama sekali tidak bisa mengambil resikonya.
Dampak dari menyinggung mereka akan menyusahkan Kamar dagang 4 lautan mereka. Karena mereka masih membutuhkan Suplai dari ketiga Asosiasi tersebut.
Saat Qian Ruyan masih bimbang mengambil keputusan, Xu Xiaoyao berjalan mendekati mereka bertiga.
Dengan wajah yang tenang dan tersenyum cerah, Xu Xiaoyao berbicara.
“Jadi kalian ingin aku menyerahkan mayat ini dan meminta maaf di depan umum ?” tanya Xu Xiaoyao memastikan.
“Benar, selama Tuan Kota melakukannya, kami tidak akan merepotkanmu lagi” balas Fu Han.
Xu Xiaoyao tersenyum cerah mendengar balasan dari Fu Han.
“Kalau begitu Maaf….”
Slash!
Bang!
“Ahhhh…”
Ma Tong berteriak kesakitan karena tangannya terputus akibat dipotong oleh Xu Xiaoyao. Sedangkan Liang Yu yang seorang wanita tercampak ke dinding oleh tamparan Xu Xiaoyao yang tiba-tiba, dan jatuh ke dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Fu Han tercengang dengan apa yang dilakukan Xu Xiaoyao. Dia pikir Xu Xiaoyao akan mengatakan permintaan maaf, tapi siapa sangka sebelum Xu Xiaoyao menyelesaikan ucapanya, dia sudah bergerak.
Para tamu yang masih tinggal di aula, Qian Ruyan, dan Tang Du tercengan dengan perkembangan yang terjadi.
Mereka pikir Xu Xiaoyao akan menahan diri dan meminta maaf, tapi siapa sangka dia akan bertindak dengan tidak terduga.
Xu Xiaoyao menatap Fu Han Yang masih tercengang dan mengabaikan Ma Tong yang berteriak kesakitan karena tangannya terpotong.
__ADS_1
“Apa yang kau lakukan!? apa kau tidak tahu konsekuensi melakukan hal ini ?” tanya FU Han Panik.
Xu Xiaoyao hanya tersenyum menatap Fu Han.
“Maaf, sepertinya aku tidak sengaja melakukannya” ucap Xu Xiaoyao dengan nada meminta maaf.
“Ahhh, bajingan. Kau sudah selesai, kau akan mati mengenaskan” teriak Ma Tong yang masih meringis kesakitan.
Namun darah yang mengalir dari tangan yang terpotong sudah berhenti. Terlihat bahwa dia sudah meminum pill untuk menghentikan pendaharaan.
“Berisik!!!”
Bam!
Xu Xiaoyao yang dari dari tenang akhirnya sedikit mengamuk dan memukul Ma Tong hingga kepalanya meledak.
“Hmp! bising!!!” ucap Xu Xiaoyao kesal.
“Nah, apa sekarang kau masing ingin aku meminta maaf dan memberikan mayat ini ?” tanya Xu Xiaoyao pada Fu Han.
Gluk!
Fu Han menelan ludah karena takut, dia kali ini benar-benar sudah kehilangan kesombongannya.
“Ti.. tiii…dak” jawab Fu Han tergagap.
“oh ternyata sudah tidak mau” ucap Xu Xiaoyao sambil mengangguk.
“tapi sayang sekali, padahal aku ingin memberikan mayat ini sebagai hadiah, asalkan ketua Asosiasi bisa datang berkunjung” ucap Xu Xiaoyao dengan nada sedikit menyesal.
“Sekarang pergilah, katakan pada ketua Asosiasi mu, bahwa aku akan memberikan mayat ini sebagai hadiah asalkan dia mau datang berkunjung” ucap Xu Xiaoyao dengan nada tulus.
Fu Han benar-benar ketakutan saat ini, dia takut nasibnya sama akan seperti Ma Tong yang mati tanpa kepala.
Fu Han masih ragu untuk pergi, karena takut Xu Xiaoyao menyerangnya ketika dia pergi.
“Pergilah” ucap Xu Xiaoyao sekali lagi meyakinkan.
Fu Han akhirnya memberanikan diri untuk pergi. semakin dia mendekati pintu keluar, dia semakin lega bahwa Xu Xiaoyao tidak mengejarnya.
“Tunggu saja, aku akan melaporkan ini pada Ketua Asosiasi, dan penghinaan ini akan aku balas seribu kali lipat” gumam Fu Han dengan dendam.
Setelah Fu han pergi, Xu Xiaoyao menatap tamu yang masih tertinggal.
“Maaf semuanya, kalian harus melihat adegan yang sedikit tidak mengenakan” ucap Xu Xiaoyao meminta maaf.
“Tuan Kota tidak perlu meminta maaf”
“Benar, Tuan Kota Xu tidak usah meminta maaf hanya karena masalah ini”
Masing-masing tamu dengan canggung membalas Xu Xiaoyao.
“Baiklah kalau begitu” angguk Xu Xiaoyao.
“Em, tuan kota aku permisi kembali dahulu”
“Aku juga permisi pamit”
Masing-masing tamu buru-buru berpamitan kepada Xu Xiaoyao, selain untuk segera mencerna energi yang berasal hidangan, mereka masih takut akan Xu Xiaoyao yang tiba-tiba bertindak tidak masuk akal.
Akhirnya hanya Tang Du dan Qian Ruyan yang belum pulang.
Qian Ruyan yang belum berbicara sejak dia datang dengan Xu Xiaoyao akhirnya menghampiri Xu Xiaoyao.
__ADS_1
“Tuan Xu, terima kasih atas hidangannya dan aku meminta maaf atas kelancanganku kemarin” ucap Qian Ruyan sopan.
“Tidak masalah” balas Xu Xiaoyao sederhana.
Xu Xiaoyao tidak terlalu memikirkan tindakan Qian Ruyan sebelumnya.
“Tuan Xu, aku harap kau baik-baik saja menghadapi 3 asosiasi nantinya, jika kau butuh bantuan, kamar dagang 4 lautan berusaha menjadi penengah antara kalian” ucap Qian Ruyan membuat penawaran.
“Terima kasih atas niat baik Nona Qian, tapi aku bisa mengatasi masalah ini sendiri” balas Xu Xiaoyao menolak tawaran Qian Ruyan dengan percaya diri.
“Ugh! baiklah jika begitu. Aku pamit dulu jika begitu” ucap Qian Ruyan dengan sedikit sesal.
Qian ruyan merasa jarak antara dia dan Xu Xiaoyao semakin jauh sekarang.
Setelah Qian Ruyan pergi, hanya Tang Du dan para pelayan yang tersedia.
“Tuan kota Xu, kenapa kau bingung” ucap Tang Du panik.
“Oh kenapa ?” tanya Xu Xiaoyao heran.
“Menyinggung 3 asosiasi tersebut tidak akan bernasib baik. Terutama Asosiasi Alkemis, diantara Asosiasi yang ada di Alam Xuan Zhen, Asosiasi ALkemis salah satu yang terkuat di samping Asosiasi Penempa” ucap Tang Du memberitahu.
“Terus kenapa ?” ucap Xu Xiaoyao cuek.
“Ugh! Tuan kota Xu, apa kau tidak tahu kengerian Asosiasi Alkemis ?” tanya Tang Du.
“Tidak” jawab Xu Xiaoyao sambil menggelengkan kepalanya.
“Asosiasi Alkemis berdiri sejajar dengan Asosiasi Penempa. Di mana kedua Asosiasi tersebut memiliki sejarah yang panjang, ditambah warisan yang Setingkat Kaisar. Asosiasi Alkemis didirikan Oleh Kaisar Suci Dan Yan. Walaupun cuma memiliki satu Kaisar Suci dalam sejarah Asosiasi, Berbeda dengan para Tanah Suci, tapi dengan warisan itu, membuat Asosiasi Alkemis menjadi sangat kuat, ditambah lagi relasi mereka yang sangat banyak”
“Bukan hanya itu, mereka dengan bisa dengan mudah memesan orang-orang dari tanah Suci untuk bergerak, hanya dengan bermodalkan janji untuk memurnikan PILL. Menyinggung mereka sama saja menyinggung separuh kekuatan di Alam Xuan Zhen” ucap Tang Du menjelaskan.
Xu Xiaoyao yang mendengarkan itu tiba-tiba tercerahkan. Wajahnya tidak menunjukan ketakutan melainkan bersemangat.
“Bukankah ini cara tercepat meningkatkan popularitas, jika orang-orang Asosiasi aku hancurkan, maka namaku akan segera tersebar luas dengan cepat” gumam Xu Xiaoyao yang bersemangat.
“Tidak usah khawatir. AKu tidak merasa mereka menjadi ancaman sama sekali” ucap Xu Xiaoyao dengan percaya diri.
Tang Du bingung kenapa Xu Xiaoyao tidak khawatir. Walaupun dia tahu XU Xiaoyao kuat, tapi dia berpikir bahwa Xu Xiaoyao palingan hanya seorang Supremes.
Sedangkan untuk Kaisar, Tang Du merasa itu tidak mungkin. Karena era sekarang adalah era tanpa Kaisar.
“Baiklah, aku hanya bisa percaya pada Tuan Xu atas masalah ini. Namun Tuan Xu aku akan memberitahu tahu masalah ini pada ketua Asosiasi Penempa, mungkin dia bisa membantumu dalam hal ini” ucap Tang Du lemah.
“Tidak usah repot” ucap Xu Xiaoyao menolak.
“Tidak, aku pasti akan berusaha membantu. Aku pamit dulu” ucap Tang Du sambil segera pamit.
Tang Du segera pergi dengan terburu-buru. Dia merasa bahwa masalah ini sangat penting dan tidak bisa ditunda.
Melihat tang Du yang keras kepala untuk membantunya, XU Xiaoyao hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala.
“Kalian bisa kembali ke ruangan kalian, tapi sebelum itu bereskan orang ini dan gantungkan dia tengah kota” ucap Xu Xiaoyao kepada para tahanan.
Para tahan segera bergerak cepat, mereka masih takut akan XU Xiaoyao. Ketakutan mereka akan Xu Xiaoyao sudah mengakar di dalam hati mereka.
Ditambah selama bersama Xu Xiaoyao, mereka sedikit bersyukur bisa hidup sambil menikmati makanan mewah.
Ketakutan dan rasa syukur inilah yang membuat mereka tidak berani kabur. Jika mereka kabur, mungkin mereka akan mati dan disamping itu mereka kehilangan kesempatan makanan yang mengandung energi luar biasa.
Xu Xiaoyao mengalihkan pandangannya ke arah Liang Yu yang masih tidak sadarkan diri.
Dengan wajah yang tersenyum misterius, Xu Xiaoyao berjalan mendekati tubuh Liang Yu.
__ADS_1