
Di suatu tempat rahasia.
Sebuah kuil besar dan megah, penuh dengan ornamen naga hitam dan iblis berdiri kokoh.
Di dalam kuil tersebut, sekelompok orang sedang dalam pertemuan tingkat tinggi.
Masing-masing dari sosok yang hadir memiliki Aura yang ganas dan jahat.
“Bagaimana pendapat kalian tentang kejadian itu “ tanya seorang pria dengan suara serak.
“Kalau aku sendiri, lebih baik kita ikut mengambil kesempatan ini untuk bekerja sama dengan orang itu” ucap seorang pria kekar dengan Epee besar di punggungnya.
“Oh, tidak biasanya kau mau bekerjasama dengan orang asing” cibir seorang pria dengan wajah feminin.
“Huh! bukan giliranmu untuk mencampuri keinginanku, urus saja jenis kelaminmu yang tidak jelas itu” cibir balik Pria kekar dengan Epee besar.
Seketika mereka berdua saling bertikai.
“Diam!”
Sebuah suara menenangkan mereka berdua, membuat mereka tidak lagi bertikai lagi.
“Jika kalian ingin berkelahi, pergilah keluar, bukan disini” ucap pria tua dengan rambut uban panjang.
“Sekarang saatnya kita memutuskan langkah apa yang akan kita ambil” ucap Pria dengan rambut penuh uban tersebut.
“Benar, kali ini Asosiasi Alkemis, Dokter dan Formasi jatuh ke dalam keadaan kacau. Selama ini mereka selalu bertindak sombong dan tersendiri. Sekarang ada seseorang yang berani mengacaukan mereka, jika kita memanfaatkan kita untuk selalu merepotkan Asosiasi dan para orang-orang munafik itu, ini akan menjadi keuntungan besar untuk kita” ucap seorang wanita dengan tubuh indah serta rambut yang disanggul.
“Benar, walaupun dipermukaan para orang-orang dari Asosiasi mengatakan mereka berada di sisi netral, nyatanya mereka jauh lebih dekat ke para orang-orang munafik itu” ucap Seorang pria dengan wajah tampan dan dingin.
“Amitabha, kalau begitu donor tersebut harus kita manfaatkan untuk mengguncang keseimbangan yang ada” ucap Seorang pria botak sambil memakan daging.
Orang-orang yang berkumpul disini adalah orang -orang dari fraksi jahat. Mereka yang selama ini bersembunyi mulai membuat rencana untuk menghancurkan keseimbangan yang telah terjaga selama beribu tahun.
“Baiklah kalau begitu, siapa yang akan pergi menemui orang itu untuk mengajaknya bergabung dengan kita ? dan orang itu pasti akan sangat membantu kekosongan yang ada di sisi kita setelah kematiannya Tian Mo Zhizun” ucap Pria dengan rambut penuh uban.
Mereka mulai berdiskusi lagi untuk menentukan siapa yang akan pergi menjumpai Xu Xiaoyao.
…
Kantor pusat kamar dagang 4 lautan.
Saat ini di kantor pusat kamar dagang 4 lautan, 4 leluhur serta Qian Feng sedang berdiskusi terkait masalah Xu Xiaoyao.
“Aduh, ini benar-benar gawat. Rencana kita sepertinya tidak berjalan lancar karena masalah ini” ucap Qian Shu panik.
“Benar, sekarang seluruh alam Xuan Zhen sedang mendidih terkait orang itu. sekarang dia telah menjadi target nomor satu di alam xuan zhen ini, maka rencana kita pasti akan terhalangi” ucap Su Cao yang merupakan leluhur ke 4.
“Kalian apa tidak khawatir akan cucuku ? sekarang dia sudah mendekati Kota Changtian, tidak akan lama lagi dia pasti akan tiba disana” ucap Li Kong cemas.
“Adik ketiga, apa kau tidak ada kabar terbaru dari Ruyan ?” tanya Li Kong dengan wajah serius.
“Maaf kakak kedua, sampai sekarang baik Ruyan maupun Ni Ju belum ada kabar, dan berita dari cabang Kota Changtian juga belum tiba” ucap Qian Shu menjelaskan dengan wajah lelah.
__ADS_1
“Aku harus mengabari cucuku segera. Tidak, lebih baik aku kesana langsung menemui cucuku” ucap Li Kong dengan panik dan segera terburu untuk pergi.
“Tunggu dulu adik kedua, masih ada hal yang perlu kita bicarakan” ucap Leluhur pertama menghentikan Li KOng.
“Sekarang, orang-orang dari semua kalangan sudah mengetahui insiden penghancuran 3 Asosiasi di kota Changtian, dan akibat dari hal ini, kantor pusat 3 asosiasi mengeluarkan misi dengan hadiah yang luar biasa” ucap Leluhur pertama menjelaskan.
“Kita sekarang harus bisa mengambil sikap, apakah kita ikut serta dalam hal ini atau tetap berada di pinggiran menyaksikan pertempuran yang akan terjadi nanti” tanya Leluhur pertama pada semuanya.
Dengan wajah yangs serius, mereka mulai menimbang untung dan rugi.
Akhirnya setelah pertimbangan panjang, Kamar dagang 4 lautan membuat keputusan untuk memilih sisi.
…
Di Kota tian xuan wilayah pusat.
Seorang pengemis jelek dan kumal tiba-tiba tertawa kecil.
“Hihihi, akhirnya ada hal yang berharga untuk membuat tulang tua ini bergerak lagi” gumam pengemis itu.
Setelah itu pengemis itu menghilang.
…
Jauh di wilayah selatan, seorang pria bersemedi duduk dengan dikelilingi berbagai hewan beracun.
Setiap hewan beracun tersebut merupakan hewan-hewan yang memiliki racun yang bisa membunuh sebuah kota hanya dengan setetes racun mereka.
Pria yang sedang bersemedi tiba-tiba membuka matanya dengan tatapan tajam.
“Tapi, karena hadiahnya luar biasa, maka sudah saatnya aku keluar” ucap pria itu dengan wajah kejam.
…
Kini seluruh alam Xuan Zhen sedang dalam kondisi yang mendidih. Satu persatu sosok yang bersembunyi mulai keluar dari persembunyian mereka.
Yang membuat mereka keluar tidak lain adalah Hadian yang ditawarkan pada misi yang beredar. 3 hadiah yang memiliki peringkat 9 untuk satu misi, siapapun itu pasti akan tergiur.
Namun, orang-orang tau bahwa hanya mereka yang memiliki kekuatan nyata yang bisa mengambil misi tersebut.
7 tempat suci, fraksi jahat, Sekte kelas 1, Organisasi rahasia, dan banyak tokoh tokoh tersembunyi mulai keluar hanya untuk mengambil misi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Dokter, Formasi dan Alkemis.
Dan sebagian lagi, mereka hanya pergi untuk melihat keseruan, dan wujud asli orang yang berani menantang 3 asosiasi besar sekaligus.
Saat Alam Xuan Zhen dalam kehebohan, orang yang menyebabkan ini sedang tertidur pulas di kamarnya.
Xu Xiaoyao terlalu malas untuk memikirkan dampak dari perbuatan apa yang dia lakukan.
Baginya, tidur tepat waktu jauh lebih penting daripada hal tersebut.
…
Kamar dagang 4 lautang kota Changtian.
__ADS_1
Qian Ruyan yang sebelumnya tidak sadarkan diri akhirnya bangun.
Qian Ruyan terbangung dengan ekspresi bingung dan kepala yang masih sakit.
“Auh! apa yang terjadi, kenapa aku bisa berada disini?” gumam Qian Ruyan bingung.
Qian Ruyan mencoba mengingat ingat apa yang terjadi, namun sayangnya dia tidak bisa mengingat apapun kejadian sebelum dia bangun.
Sambil memegang dahinya, Qian Ruyan yang bingung mulai keluar dari kamar untuk mencari tahu informasi kepada para pelayan.
Saat dia keluar, Qian Ruyan bertemu dengan Nenek Ju.
“Nona…” Panggil nenek Ju.
Qian Ruyan melirik Nenek Ju kemudian menghampirinya.
“Nenek, apa yang terjadi dengan ku ? kenapa aku tidak bisa mengingat sebagian Hal ?” tanya Qian Ruyan kepada nenek Ju.
Nenek Ju dengan wajah serius menggelengkan kepalanya.
“Nona muda, aku juga tidak bisa mengingat hal dengan jelas, tapi berdasarkan apa yang kutanyakan pada orang disini, kita sebelumnya dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan kediaman Penguasa Kota” ucap Nenek Ju memberitahu.
Dengan raut wajah bingung, Qian Ruyan mencoba mengingat kenapa dia pergi ke tempat Penguasa kota dan tidak sadarkan diri.
Sayangnya dia tidak bisa mengingat apapun, dengan wajah muram, Qian ruyan bertanya lagi.
“Nek, sepertinya sesuatu telah terjadi pada kita, sekuat apapun aku mencoba mengingat, aku tidak bisa mengetahui apa yang terjadi sebenarnya” ucap Qian RUyan dengan wajah bingung.
Nenek Ju juga pada kondisi yang sama dengan Qian Ruyan, dia juga tidak bisa mengingat apapun tentang kenapa mereka bisa pingsan.
Saat mereka sedang dalam kondisi bingung, alat komunikasi milik Qian Ruyan hidup.
“Kakek menghubungiku…” seru Qian Ruyan.
Kemudian Qian Ruyan pergi kembali ke ruangan miliknya untuk menjawab panggilan kakeknya.
…
Di luar kota Changtian, akhirnya sebuah karavan mulai mendekat.
Karavan ini adalah milik Kamar dagang 4 lautan yang bergerak dari wilayah selatan.
Di gerbong utama karavan, seorang wanita dengan tenang duduk menantikan akan tiba di kota Changtian.
“Akhirnya sampai juga…” gumam wanita itu.
Wanita itu tidak lain adalah Li Feiyu, yang memiliki misi dari kakeknya untuk mendekati Xu Xiaoyao.
Namun, bukan hanya Li Feiyu saja yang mendekati Kota Changtian saat ini. Banyak orang dengan kultivasi yang tinggi juga mulai bergerak menuju Kota Changtian.
Mereka semuanya hanya memiliki 2 hal atas kepergian mereka menuju Kota Changtian. Pertama, mereka yang pergi untuk mengambil misi dari 3 asosiasi, dan yang kedua adalah mereka yang hanya ingin melihat keseruan.
....
__ADS_1
Lagi Lemas Bestie... Author lagi kurang sehat. jadi belum bisa 2 chapter perhari. Maafyah