Absolute Domain System

Absolute Domain System
Vol.2 Bab.22


__ADS_3

Xu Xiayao beristirahat di salah satu rumah yang berada dekat lapangan kota, tujuannya tidak lain adalah mengawasi para tahanan miliknya.


Xu Xiaoyao takut mereka semua kabur ketika dia menjauh, bagaimanapun jika mereka kabur, Xu Xiaoyao tidak mungkin bisa menangkap mereka semua. Hal ini didasarkan karena Xu Xiaoyao tidak memiliki kemampuan supranatural.


Jika para tahanan tau akan kelemahan Xu Xiaoyao, mungkin mereka tidak akan segan kabur, bagaimanapun Xu Xiaoyao tidak mungkin bisa mengejar mereka semua.


Untuk menghindari hal tersebut Xu Xiaoyao hanya bisa menanamkan rasa takut kepada mereka. Mayat Holy King yang dibunuh Xu Xiaoyao sebelumnya kini setengan telanjang di pajang di hadapan mereka.


Tujuannya tidak lain adalah menakuit dan memberi pesan kepada mereka, jika mereka berani kabur, nasibnya akan sama seperti Holy KIng tersebut.


Xu Xiaoyao duduk di meja sambil memegang Cincin dan menatapnya dengan ekspresi serius.


“Sayangnya aku tidak bisa menggunakan kesadaran ilahi atau kekuatan spiritual, jika aku bisa menggunakan  itu, pasti aku akan bisa mengambil harta yang berada di dalam sini” ucap Xu Xiaoyao sambil menatap cincin spasial.


Cincin spasial yang dipegang Xu Xiaoyao tidak lain adalah milik Holy King yang dibunuhnya, karena Xu Xiaoyao tidak memiliki kesadaran ilahi, dia sama sekali tidak bisa membuka cincin spasial tersebut.


“Sudahlah, aku hanya perlu menunggu Jinhu bangun dan memintanya untuk membuka ini” gumam Xu Xiaoyao.


Kemudian Xu Xiaoyao membuka panel status miliknya.


Xu Xiaoyao tersenyum puas ketika dia melihat panel miliknya.


“Hehehe, nilai domain milikku terus meningkat secara kontinyu. Sepertinya popularitasku sudah tersebar luar di kota Changtian. Tidak lama lagi aku akan bisa mengupgrade system ke level tiga” ucap Xu Xiaoyao riang.


“Level tiga, kemampuan apa yang akan dimiliki system ?” gumam Xu Xiaoyao sedikit penasaran.


Hari akhirnya menjelang malam, Xu Xiaoyao memperhatikan Xiao Chen dan Xu Jinhu yang masih belum bangun.


“Semoga saja besok kalian sudah tersadarkan” gumam Xu Xiaoyao.


Tubuh Xu Jinhu semakin lama semakin menunjukan perubahan, walaupun Xu Xiaoyao tidak bisa menemukan perbedaannya secara langsung, tapi dia merasa Xu Jinhu yang sekarang telah memancarkan aura jahat dan dominan.


Sedangkan Xiao Chen, Xu Xiaoyao bisa melihat bahwa tubuh bocah itu sudah bertambah lebih besar dibandingkan sebelumnya.


Bukan hanya sampai disitu, di dahi Xiao Chen juga muncul beberapa tanda khusus.


“Em, mungkin saja darah itu mengubah fisik Xiao Chen” gumam Xu Xiaoyao membuat tebakan.


“Sudahlah, lebih baik aku tidur dan beristirahat”


Xu Xiaoyao beranjak menuju tempat tidur dan mulai memejamkan mata.


Waktu terus berlalu, akhirnya sampai pada tengah malam.


Sebuah suara lembut memanggil Xu Xiaoyao yang sedang terlelap.


 Xu Xiaoyao yang tertidur tiba-tiba membuka matanya dengan tajam.


“Siapa!?” teriak Xu Xiaoyao.


“Tuan Xu, apakah aku mengganggu mu ?” ucap suara lembut itu.

__ADS_1


Xu Xiaoyao mengerutkan kening, dia heran kenapa ada seseorang yang mencarinya malam hari begini, dan itu masih seorang wanita.


“Siapa itu ? kenapa mencari ku tengah malam begini” ucap Xu Xiaoyao tidak senang.


“Tuan Xu, ini aku Qian Ruyan dari kamar dagang 4 lautan. Maaf karena mengganggumu, tapi bisakah kita berbicara  sebentar” ucap Qian Ruyan memberitahu identitasnya.


Xu Xiaoyao tidak senang, jika hanya ingin berbicara kenapa memilih waktu malam hari, jelas ada sesuatu yang disembunyikan.


“Kenapa tidak besok saja, hari sudah malam, tidak baik bagi pria dan wanita berdua di malam hari” ucap Xu Xiaoyao menolak.


“Tuan Xu, aku datang malam hari ini sengaja demi menghindari terlihat orang lain, inilah alasan kenapa aku mengunjungi malam hari” ucap Qian Ruyan menjelaskan.


Walau merasa ada hal yang disembunyikan oleh Qian Ruyan, Xu Xiaoyao akhirnya memutuskan mengizinkan Qian Ruyan masuk.


“Baik, silahkan masuk” ucap Xu Xiaoyao mengizinkan.


Qian Ruyan akhirnya masuk ke dalam ruangan Xu Xiaoyao, dengan gaun hitam beserta cadar, membuat pesona Qian Ruyan menjadi  sangat menggoda.


Tapi Xu Xiaoyao yang sudah sering melihat berbagai wanita cantik dari video jepang di bumi, tidak terlalu merasa tergoda dengan kecantikan Qian Ruyan, bagaimanapun wanita tanpa busana atau minim busana jauh lebih menggoda dibanding pakaian yang digunakan Qian Ruyan.


“Permisi Tuan Xu” ucap Qian Ruyan.


“Hm” angguk pelan Xu Xiaoyao.


Qian Ruyan sedikit heran dengan Xu Xiaoyao yang nampak biasa saja ketika melihat dirinya.


Qian Ruyan akhirnya membuka cadarnya di hadapan Xu Xiaoyao untuk melihat apakah Xu Xiaoyao akan bereaksi lain. Sayangnya Xu Xiaoyao hanya melirik santai Qian Ruyan tanpa ad ekspresi lain.


Qian ruyan sedikit dongkol dalam hatinya, jelas dia salah satu kecantikan luar biasa di Alam Xuan Zhen, tapi pria di depannya ini bahkan tidak tahu cara menghargai kecantikan itu.


“Jika hal itu benar, maka rencanaku akan menjadi sia-sia”


Qian Ruyan terbengong dengan beberapa tebakannya pada Xu Xiaoyao.


“Nona Qian, sekarang kau bisa mengatakan keperluanmu menemuiku sekarang” ucap X u Xiaoyao yang menyadarkan Qian RUyan dari lamunannya.


QIan Ruyan segera kembali sadar, dan mulai mencoba rencana yang telah dia siap sebelumnya.


“Tuan Xu, apa tuan masih ingat pertemuan pertama kita” tanya Qian Ruyan memulai.


“Yah, aku masih ingat” jawab Xu Xiaoyao.


“Lantas apa hubungannya itu dengan ini” tanya Xu Xiaoyao.


“Apa Tuan Xu masih ingat perkataan Tuan XU saat itu ?” balas Qian Ruyan sambil tersenyum.


“Perkataan yang mana ?” jawab Xu Xiaoyao sedikit bingung.


Qian Ruyan tersenyum kemudian mengambil jarak lebih dekat dengan Xu Xiaoyao.


“Waktu itu Tuan XU berkata bersedia menukarkan anak harimau tersebut asalkan aku mau menjadi wanita mu bukan ?” ucap Qian Ruyan menjelaskan.

__ADS_1


Xu Xiaoyao yang mendengar ini tiba-tiba merasa ada sesuatu yang direncanakan Qian Ruyan. Xu Xiaoyao sudah menebak beberapa hal terkait kunjungan Qian Ruyan setelah dia mendengar ucapan tersebut.


“Ya, waktu itu aku ada mengatakan itu” angguk Xu Xiaoyao.


Qian Ruyan tersenyum puas mendengar jawaban Xu Xiaoyao.


“Jika begitu, aku sekarang tidak keberatan menjadi wanita mu” ucap Qian Ruyan dengan penuh goda.


Xu Xiaoyao mengerutkan kening heran. Jika hal ini terjadi pada orang lain, mungkin mereka akan segera menerkam Qian Ruyan, tapi Xu Xiaoyao tidak sama sekali.


Xu Xiaoyao teringan beberapa plot di dalam novel yang dia baca.


“Sialan! pasti ada skema buruk tentang ini. walau aku tidak takut pada siapapun, tapi terlibat masalah terus menerus sangatlah melelahkan” gumam Xu Xiaoyao dalam hati.


“Ternyata itu!” ucap Xu Xiaoyao sedikit terkejut.


“Tapi sayangnya aku sekarang sudah tidak tertarik lagi” ucap Xu Xiaoyao menolak.


Qian Ruyan terkejut dengan penolakan Xu Xiaoyao. Wanita seperti dirinya yang sudah menawarkan diri bahkan tertolak.


Jelas ini sudah penghinaan yang luar biasa baginya, tapi Qian Ruyan hanya bisa menahan mencoba sekali lagi.


“Tuan Xu, kenapa kau tidak tertarik lagi ? apa karena aku kurang cantik ?” tanya Qian Ruyan.


“Tidak, kau jelas cantik. Namun, aku saat ini tidak ingin memiliki seorang wanita, dan aku  tidak mungkin menukarkan Jinhu kepada siapapun” ucap Xu Xiaoyao meremehkan.


“Oh! apa karena anak harimau itu jauh lebih berharga dibanding diriku ?” tanya Qian Ruyan.


“Benar, tidak mungkin aku bisa menukar Jinhu denganmu, Xu Jinhu itu bukanlah komoditas, dan kau juga bukanlah barang, jadi tolong hargai dirimu sendiri” ucap XU Jinhu tegas.


Qian Ruyan terdiam sejenak, kemudian dia berpikir dan mulai mencari cara lain. AKhirnya Qian Ruyan terpikirkan satu cara.


“Tuan Xu, sebenarnya aku menyukaimu. Aku hanya menjadikan alasan pertukaran itu agar bisa menjadi wanitamu” ucap Qian Ruyan sambil malu-malu.


Xu Xiaoyao tercengang, dia tidak menyangka Qian RUyan akan mengatakan itu.


“Hmp, pasti ada sesuatu yang tersembunyi, bagaimana mungkin aku bisa jatuh ke jebakan mu begitu mudah, kali ini aku yang akan bermain denganmu” gumam Xu Xiaoyao dalam hati.


“Nona Qian, mungkin orang lain akan tertipu denganmu, tapi tidak denganku. Tidak masalah sebenarnya jika kau berada di sampingku, tapi bukan sebagai wanita ku” ucap Xu Xiaoyao dengan nada tajam.


“Maksud tuan Xu ?” ucap QIan Ruyan heran.


Xu Xiaoyao tersenyum misterius sambil berjalan mendekat Qian Ruyan.


“Aku belum membutuhkan seorang pasangan, tapi tidak masalah dengan wanita penghangat tempat tidur” ucap Xu Xiaoyao sambil memegang dagu QIan Ruyan.


Qian Ruyan tercengang dengan tindakan Xu Xiaoyao yang tiba-tiba agresif. dia ingin mundur, tapi sayangnya tubuhnya tertahan oleh Xu Xiaoyao.


Qian Ruyan sangat bingung dan takut ketika melihat tatapan cabul Xu Xiaoyao.


__ADS_1


Apa yang akan terjadi berikutnya ?


Jawab tebakan kalian di kolom komentar.


__ADS_2