![AIRCA [ Bride Replacement ]](https://asset.asean.biz.id/airca---bride-replacement--.webp)
Sam membawa mobil dengan kencang, dia mengambil ponsel nya dan menelpon nomor Airca
" Hallo"
" Airca dimana Luna bertemu teman kencannya? "
".... " Airca terdiam
" Airca? " Kata Sam dengan tidak sabar
" Di restoran RoseBi"
" Baiklah Terima kasih " Sam memutuskan panggilannya dan menambah laku mobilnya
Setelah 20 menit dia sampai di restoran yang dimaksud Airca, dia turun dari mobilnya, dia masuk kedalam restoran dengan menatap mencari-cari sosok Luna di segala arah
Sam menatap dua pasangan anak manusia yang berbincang dengan sambil tertawa, Sam tahu punggung wanita itu, itu Luna
Sam menarik nafasnya dengan panjang dan bejalan cepat mens ketika Teo dan Luna
" Kamu makan seperti anak kecil" Kata Teo dengan menyeka mulut Luna, tapi sebuah tahan menahan tangan Teo dan menggenggam nya dengan erat hingga Teo meringis kesakitan
" Mr Sam" Kata Luna dengan kaget saat melindungi pria yang dia sukai ada di depannya, Sam melepaskan tangan Teo dan menatap Luna
" Ikut aku" Sam menarik Luna hingga berita dan membawa wanita itu keluar dari restoran meninggal Teo yang menatap bingung Sam dan Luna yang meninggal nya
Diluar restoran, Sam melepaskan genggamnya dan menatap serius Luna
" Apa kamu menyukai nya? "
"Ya" Luna yang ditanya menjawab dengan jujur, tapi tampak nya Sam tidak senang mendengar nya
" Apa secepat itu kamu berpindah hati? " Kata Sam dengan menyentuh kedua pundak Luna, Luna yang disentuh secara intens oleh Sam menjadi berdebar dan malu
" Dia menyentuhku! " Teriak Luna didalam hati, dia menatap wajah Sam yang tampak kesal
" Mr Sam.... "
" Jawab! Apa secepat itu? "
" Aku.... "
" Luna! " Luna dan Sam menatap Teo yang datang sambil memanggil nama Luna, melihat itu Sam menarik Luna didekatnya dan memeluk pundak wanita itu, Luna menahan senyumnya saat merasakan Sam memeluk nya
" Apa aku sedang bermimpi? " Kata Luna sambil mencubit tangannya
" Tidak, ini tidak mimpi " Kata Luna disaat dia merasakan sakit ditangannya, dia menatap wajah Sam yang sangat dekat dengannya
" Dia tampan sekali "
Sam menatap dingin Teo yang semakin dekat, dia berdiri didepan Sam dan Luna
" Aku hanya ingin mengembalikan tas Luna yang tertinggal, aku juga mau minta maaf soal tadi, aku sungguh tidak tahu kalau kamu sudah mempunyai kekasih " Kata Teo sambil menyerahkan tas pada Luna tapi Sam dengan cepat mengambil alih tas Tersebut dari tangan Teo
" Teo aku dan dia... " Belum selesai Luna bicara sudah dipotong oleh Sam
" Kami sepasang kekasih " Sambung Sam hingga mereka berdua bertatapan
__ADS_1
Luna menelan susah salivanya saat mendengar Sam menyebutkan kekasih
" Aku sepertinya akan pingsan "
Teo merasa tidak nyaman dan berbicara pada Luna hingga Luna menatap kearahnya
" Luna, jika kita melakukan kencan buta, itu tandanya kita tidak mempunyai kekasih, aku bahkan sudah tertarik padamu dan ingin menjalin hubungan yang lebih serius, tapi siapa yang menduga kalau kamu sudah mempunyai kekasih "
Sam mengerat pelukkan nya dibahu Luna saat mendengar perkataan Teo yang mengatakan dia tertarik pada Luna
" Maaf" Kata Luna merasa tidak enak pada Teo yang tampak tulus padanya
" Aku akan pergi" Setelah mengatakan hal tersebut Teo pergi dari sana, Luna sungguh merasa bersalah pada Teo, Sam yang melihat Luna tampak perduli menarik wanita itu hingga mereka bertatap
" Apa kamu juga tertarik padanya? "
" Sedikit " Kata Luna dengan jujur, Sam berdecak kesal mendengar nya
" Walaupun hanya sedikit itu tidak boleh"
" Kenapa? "
" Karena kamu hanya boleh menyukaiku tidak boleh yang lain" Luna terdiam mendengar nya, Sam yang menyadari perkataan nya berdehem untuk menghilangkan rasa gugup nya yang tiba-tiba hadir
" Luna" Kata Sam memberanikan diri nya, Luna menatap Sam yang gugup didepannya
" Aku.... Aku.... " Luna menunggu apa yang akan diucapkan Sam
" Aku.... Mencin..... "
Mereka berdua kaget saat mendengar suara klakson mobil karena mereka sedang berdiri di tempat parkir
" Kalau mau pacaran jangan diparkiran, orang jadi susah mau keluar! " Teriak seorang pria yang berada didalam mobil, Sam dengan cepat menarik Luna menjauh dari mobil tersebut dan memasukkan wanita itu kedalam mobilnya
Luna menatap Sam yang memutari mobil dan kemudian masuk kedalam mobil, Sam menatap Luna yang menatapnya dengan mata penuh pertanyaan
" Apa yang akan kamu katakan diparkiran tadi? " Tanya Luna penasaran
Sam membenarkan posisi duduknya dan menatap Serius Luna
" Ms Luna .... " Sam memejamkan matanya dan mengambil tangan Luna lalu menggengam nya dengan lembut
" Apa masih belum terlambat? " Lanjut Sam dengan menatap Luna yang sedang menahan rasa bahagianya karena Sam menyentuh nya
" Terlambat apa? Ke Universitas? "
" Bukan, tapi hatimu, apa aku masih bisa untuk mendapatkan nya" Luna berdebar mendengar nya dan seluruh badannya tiba -tiba panas, telapak tangan Luna sudah berkeringat digenggaman Sam yang menanti jawabannya
" Apa Mr Sam baru saja menyatakan cinta padaku? " Tanya Luna ragu-ragu
" Ya" Luna menelan salivannya dengan susah dan menatap Sam
" Apa Mr Sama serius? "
" Iya, aku mencintaimu " Seperti tersambar petir dimalam hari, Luna menegangkan mendengar ungkapan cinta dari pria yang selamat ini dia cintai tersebut
" Aku rasanya ingin pingsan " Luna menarik nafas nya dengan cepat dan berulang kali untuk menenangkan dirinya yang terlalu suprise
__ADS_1
" Jadi bagaimana? Apa aku masih bisa untuk memiliki mu? " Desak Sam yang juga berdebar tapi dia sangat pintar menyembunyikan kegugupan nya
" Aku... "
" Ya" Kata Sam tidak sabar
" Aku juga mencintamu " Luna sangat malu dan mengalihkan matanya menatap kearah lain
Sam yang mendengar itu tersenyum lebar dan menarik Luna kepelukan nya
" Terimakasih " Kata Sam dengan memeluk erat Luna yang kaget dengan tindakan Sam yang sangat tidak disangka oleh Luna.
" Mr Sam hubunganmu dengan Ms Mona? " Sam melepaskan pelan pelukkannya dan tersenyum pada Luna
" tidak ada hubungan Apa-apa selain sesama pengajar"
" tapi kalian... " Sam dengan dekat menutup mulut Luna dengan telunjuknya
" sebenarnya aku hanya ingin membuatmu cemburu " kata Sam dengan suara lemah, tapi Luna masih dapat mendengar nya
" membuatku cemburu? "
" iya, aku senang saat melihat kamu kesal saat melihat aku bersama Mona" kata Sam dengan menggenggam erat tangan Luna takut bila wanita itu akan marah
" kamu! " kata Luna kesal dengan mencoba menarik tangannya dari genggaman tangan Sam tapi Sam menggenggam nya dengan sangat erat
" kamu jangan marah, aku sungguh tidak mempunyai hubungan Apa-apa dengannya "
" tapi kamu sering pulang dan makan bersama nya" Sam menahan senyumnya saat melihat wajah kesal Luna
" aku akan jujur padamu, aku tidak pernah makan malam dengannya, dan mengenai makan siang, aku selalu pergi darinya dengan macam-macam alasan kecuali saat kamu ikut makan bersama"
" kamu mempermainkan nya" kata Luna dengan kesal
" mau bagaimana lagi? " kata Sam dengan lemah
" jangan lakukan hal itu lagi"
" iya" kata Sam dengan mendekatkan wajahnya pada Luna, Luna yang melihat hal tersebut menjauhkan dirinya
" kamu harus meminta maaf pada Ms Mona" Sam membenarkan posisi duduknya setelah Luna menghindar dari ciumannya
" iya tapi apa kita sudah sah menjadi kekasih? " tanya Sam
"ya" Sam tersenyum dan kembali mencoba mencium Luna tapi lagi-lagi Luna menghindar
" minta maaf dulu pada Ms Mona" Sam Mencibikkan bibirnya mendengar hal tersebut
" baiklah hanya sebentar saja " kata Luna saat melihat wajah kesal Sam, Sam yang mendengar itu dengan cepat mencium Luna sebelum wanita itu berubah pikiran.
**
Jangan lupa mampir dicerita Ben dan Angel di novel mereka dengan judul
Mother To My child
Terimakasih kakak 😘❤
__ADS_1