Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Awal Perkenalan


__ADS_3

Pagi itu Indah duduk di halaman sekolah sambil melihat para siswa yang sedang OSPEK. Sepintas terlihat seorang pria yang sangat tampan. Ia pun memandanginya tanpa henti. Seketika itu juga, pria itu melihat Indah. Mereka beradu pandang dan tersenyum. Beberapa jam kemudian pria itu mendekati Indah dan mengajaknya berkenalan. "Hai cantik! Bolehkah aku berkenalan, namaku Reyfan, sapa pria itu". Pria itu menjulurkan tangannya kepada Indah. Indah pun menyambutnya, "namaku Indah, sahut Indah sambil tersenyum dan menunduk malu". Mereka duduk bersama di taman belakang sekolah sambil berbincang-bincang. Tiba-tiba salah seorang teman pria Reyfan memanggilnya. Dia adalah Agus salah seorang teman akrab Reyfan. " Fan...ternyata kau ada disini pantas aku cari di kantin tidak ada. Ayo..kita kumpul di kantin bersama teman-teman yang lain. Mereka sudah menunggumu, ajak Agus". Maaf ya..aku pamit dulu, mau bergabung dengan teman-teman yang lain,pamit Reyfan kepada Indah. Ya tidak apa-apa, silahkan Rey,jawab Indah". Reyfan dan Agus langsung bergabung dengan teman-teman yang sudah menunggu mereka. "Cover boy kita sepertinya punya lirikan baru nih...kakak kelas kita...,Fajar menggoda Reyfan". Reyfan pun tersenyum. Oh ya...nanti sore kita jadi atau tidak main futsal di tempat biasa, tanya Adit kepada teman-temannya". "Jadi dong...,jawab Reyfan,Fajar,Agus, dan Gilang serempak".

__ADS_1


Sore hari mereka pun bermain futsal di Harmoni Futsal dengan semangat. Saat istirahat, tiba-tiba seorang wanita cantik dan sexy mendekati Reyfan. "Hai ganteng!,sapa wanita itu. Reyfan terkejut matanya membulat. "Lina..ada apa kau kesini?tanya Reyfan". Aku bosan di rumah lalu aku ikut menemani sepupuku Arman main futsal. Lalu kulihat ada kau disini makanya aku menghampirimu, sahut Lina". Oh..kukira kau mau ikut main futsal juga bersama Arman, canda Reyfan sambil tertawa lebar. "Tidaklah memangnya aku ada rupa cewek tomboy, sahut Lina sambil tertawa. Fajar menggoda Reyfan, ehmmm...enak nih tubuh lelah ada yang bening dan sexy. Lina tersenyum dan beradu pandang dengan Reyfan. "Apakah kau sekarang sudah punya kekasih baru? tanya Lina". " Belum..memangnya kenapa kau bertanya seperti itu, kau ingin kembali menjadi kekasihku lagi?",Reyfan menggoda Lina sambil tersenyum kecil. "Tidak..iseng saja, sahut Lina. " Kau sendiri bagaimana? sudah ada pria yang lebih tampan dan kaya melebihi aku?tanya Reyfan menggoda Lina sambil melirikan sebelah matanya". "Yang tampan sih banyak tapi yang kaya belum...,jawab Lina sambil tertawa". " Dasar cewek matrealistis, gumam Reyfan dalam hati ". Adit memanggil Reyfan, " Fan...apa kau masih lama..ayo kita lanjutkan bermain..,ajak Adit. "Tunggu 10 menit lagi Dit, kaki dan tubuhku masih lelah, sahut Reyfan".

__ADS_1


Tiba-tiba Arman memanggil Lina, "Lin..pulang yuk, tadi mamaku menelpon kakek masuk rumah sakit". Lina terkejut, apa?! jangan-jangan jantung kakek kambuh lagi. Rey, aku pulang ya ?, pamit Lina. Reyfan menganggukkan kepalanya. Arman dan Lina bergegas pergi menuju rumah sakit. Reyfan memandangi tubuh Lina dari belakang. "Tambah cantik saja mantan kekasihku itu,gumam Reyfan". Sepintas terbayang wajah Indah dalam pikirannya. "Indah...mengapa tiba-tiba ada di dalam pikiranku, apa mungkin aku menyukainya padahal baru saja berkenalan, gumam Reyfan dalam hati". Reyfan pun langsung berlari mendekati teman-temannya untuk melanjutkan permainan.

__ADS_1


__ADS_2