Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Istirahat sekolah


__ADS_3

Indah dan Eka pergi ke kantin saat istirahat sekolah. Tanpa sengaja Indah bertabrakan dengan Reyfan. Mereka saling tersenyum malu. " Ehmmm... sepertinya ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama nih....,Eka menggoda Indah". Apa sih..,sahut Indah tersipu malu sambil berjalan cepat menuju kantin. Selesai membeli kue di kantin Indah masuk ke kelas sambil mengunyah makanan di dalam mulutnya. Terdengar dari telinganya bahwa Reyfan adalah seorang pria playboy yang suka bergonta-ganti pasangan . Indah terkejut dengan ucapan teman-temannya yang sedang membicarakan Reyfan. Ia pun keluar menuju perpustakaan. Terbesit keraguan di dalam hatinya," apakah benar yang mereka ucapkan mengenai Reyfan?". Ia masuk ke ruang perpustakaan lalu mengambil salah satu buku religi yang isinya dia anggap menarik untuk dibaca. Ia duduk berdekatan dengan salah seorang adik kelasnya. Beberapa menit kemudian Reyfan bersama Adit berdiri di depan pintu perpustakaan. Reyfan dan Indah saling beradu pandang dan tersenyum. Reyfan dan Adit langsung mendekati Indah. Reyfan menyapa Indah, hai cantik...sedang baca buku apa?? boleh atau tidak kita baca berdua, Reyfan menggoda Indah". Indah tersenyum malu,ia langsung meletakkan buku lalu pergi menuju ke ruang kelasnya. "Aku baru kali ini melihat gadis seluruh Indah, gumam Reyfan kepada Adit". "Dasar playboy tidak boleh melihat gadis cantik, gumam Adit sambil tertawa. Indah tersenyum sendiri. "Kau kenapa In...aneh senyum-senyum sendiri?tanya Eka". Indah pun menceritakan kejadian dirinya dengan Reyfan di perpustakaan. Eka tertawa, "kau ini baru saja dibilang cantik tapi hatimu sudah berbunga-bunga". "Biarin yeh....",Indah menjulurkan lidahnya pada Eka. " Uhhh...dasar balita, sahut Eka". Mereka pun tertawa. Bel masuk pun terdengar. Beberapa menit kemudian Bu Intan masuk ke ruang kelas. " Assalamualaikum, selamat pagi menjelang siang murid-muridku, sapa Bu Intan sambil tersenyum."


" Wa'alaikum salam, selamat pagi menjelang siang juga Bu giru, jawab para murid". " Hari ini kita ulangan Matematika ya...?!tolong semua buku kalian dimasukan ke dalam tas dan jangan ada yang menyontek, kalau ada yang menyontek akan ibu ambil kertas ulangan kalian dan langsung Ibu kasih nilai nol..oke, kalian mengerti, sahut Ibu Intan menjelaskan kepada para muridnya". " Mengerti Bu..,jawab para murid serempak". "Sungguh teganya dirimu Bu Intan, canda Azis". Bu Intan langsung tertawa mendengar candaan Azis. Setelah soal ulangan dibagikan mereka serius mengerjakannya. " Maaf Ibu ke kantor sebentar..ingat! jangan berisik dan jangan menyontek !, Bu Intan mengingatkan para muridnya". "Ya Bu, jawab murid-murid". "Tenang aja bu..pasti kami menyontek, gumam Azis sambil tertawa kecil". Bu Intan pun meninggalkan ruang kelas 3 IPA, ruang kelas Indah. Tiba-tiba sebagian dari mereka merayap mencari jawaban ke teman yang lain. Ada yang menulis contekannya di telapak tangan. Ada yang ditulis di kertas kecil yang disembunyikan di dalam kantong kemeja dan ada pula di dalam sepatu. "Indah..,bisik Azis". Indah pun menoleh ke belakang. "Aku bingung nih jawaban nomor 3,minta dong jawabannya..jangan pelit ndah....nanti kuburan mu sempit,pinta Azis sambil memelas diri". "Huh..makanya belajar..tapi aku kasihan juga sih sama kamu Zis..,sahut Indah". Indah pun memberikan jawabannya di secarik kertas kecil. " Terimakasih ya ndah,sahut Azis". "Indah ini angka berapa sih..kok tidak bisa terbaca,tanya Azis mendekati Indah". "Dasar udah dikasih tahu protes lagi...,gumam Indah". "Tapi, memang tidak terbaca ndah..,jawab Azis". "Ini angka 25, sudah sana nanti ketauan Bu Intan,jawab Indah". Bu Intan masuk kembali ke ruang kelas, para murid pun berpura-pura serius mengerjakan soal-soal ulangannya. Bu Intan,melihat jam yang ada di tangannya. "Oke..waktu sudah abis tolong semua jawaban dikumpulkan di meja Ibu!,perintah Bu Intan".


__ADS_2