Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Melamar Indah


__ADS_3

Kring...kring...kring...suara ponsel Indah berdering. Ternyata Reyfan yang menghubunginya. Indah sengaja tidak menghiraukan bahkan mematikan ponselnya.


Reyfan mengirim pesan, " Maafkan aku sayang mungkin perkataanku tadi menyakitimu. Kuharap kau mengerti dengan keadaanku saat ini. Aku sayang kamu".


Pagi hari


Selesai melaksanakan sholat subuh, Indah menghidupkan ponselnya. Ia melihat pesan dari Reyfan. Hatinya luluh dan memaafkan kesalahan kekasihnya itu.


Indah membalas pesan dari Reyfan. " Aku sangat mencintaimu Reyfan. Aku sudah memaafkanmu. Maafkan aku jika sudah bersikap egois. Tapi mulai hari ini aku akan berusaha menjadi kekasihku yang pengertian".


Tepat pukul 09.00 WIB, Indah mendapatkan kiriman bunga mawar merah kesukaannya. Terselip sebuah kartu yang bertuliskan, "Maafkan aku, aku mencintaimu dari belahan jiwamu Reyfan".


Indah sangat bahagia membacanya. Ia mencium bunga tersebut lalu memajangnya di kamar. Seseringkali ia memandang dan mencium bunga mawar merah itu. Wajah Reyfan selalu ada di hadapannya.


Terdengar suara ponsel berdering. Reyfan menghubungi Indah. " Selamat pagi bidadariku!!. Bagaimana kabarmu hari ini?. Apakah kau suka dengan bunganya?".


Indah tersipu malu, " Selamat pagi juga pangeranku. Kabarku hari ini sangat baik. Aku sangat suka bunganya".


" Jangan marah lagi ya!?. Nanti jika aku tidak sibuk, kita makan es krim lagi di Taman Cinta".

__ADS_1


Indah tertawa, " Seperti anak kecil saja.."


" Tapi kau memang suka kan?Apalagi ditambah peluk cium mesra ", goda Reyfan.


" Baiklah, terserah kau saja", sahut Indah.


Reyfan tertawa mendengar suara Indah agak kesal.


" Kau harus janji ya!! Awas jangan bohong.. sahut Indah ".


" Siapa bos.. ", canda Reyfan.


" Jangan bohong... jangan selingkuh.. harus setia, pinta Indah".


" Ya, istirahat yang cukup dan jangan telat makan ", sahut Indah.


" Oke.. Aku cinta kamu ", ucap Reyfan.


" Aku juga cinta kamu", sahut Indah.

__ADS_1


Indah mengakhiri pembicaraannya.


" Maafkan aku Indah, aku telah menduakan cintamu", gumam Reyfan.


Tiga hari kemudian


Reyfan merenung dalam kesendirian malam. "Aku harus memilih salah satu wanita untuk menjadi pendamping hidupku Fera atau Indah. Jika untuk menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anakku nanti hanya Indah yang cocok untukku. Akan tetapi, aku juga mencintai Fera".


Ia berdiam mengingat masa-masa indah dengan 2 wanita yang ia cintai. Akhirnya, ia memutuskan untuk melamar Indah menjadi pendamping hidupnya.


Keesokan harinya


Reyfan menghubungi Indah bahwa ia dan keluarganya akan datang nanti malam untuk melamar Indah. Indah terkejut sekaligus bahagia mendengar kabar tersebut. Hati Indah bagai terbang ke angkasa, karena Reyfan akan melamar dirinya.


Indah memberitahukan kabar tersebut kepada ayah dan ibunya. Mereka pun ikut bahagia.


Keluarga Indah sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk acara pelamaran. Mereka menyiapkan makanan dan minuman yang akan disajikan serta pakaian yang dikenakan.


Malam pun tiba, Indah terlihat sangat cantik. Reyfan memberikan sebuah cincin emas untuk Indah. Lalu disematkan di jari manis Indah. Mereka sangat bahagia.

__ADS_1


Keluarga Reyfan dan keluarga Indah menentukan tanggal dan hari pernikahan mereka. Rencananya akan diadakan bulan depan. Pesta diadakan tidak terlalu meriah. Mengenai undangan tidak terlalu banyak hanya kerabat terdekat.


Setelah menikah, Indah harus ikut dengan Reyfan. Reyfan sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk tempat tinggal. Karena diam-diam, ia sudah memiliki rumah atas kerja kerasnya sendiri.


__ADS_2