Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Kencan dengan Indah


__ADS_3

Setelah begadang semalam, Reyfan dan teman\-temannya sangat mengantuk. Akhirnya, mereka tidur di kamar milik Agus. Reyfan membuat alarm di ponselnya pukul 15:00 WIB. Saat ingin tidur terdengar suara. "Kak Rey!, panggil Angga". "Ada apa Angga? tanya Reyfan "." Aku boleh tidak meminjam motor milik kakak? Karena aku ingin ke rumah teman, rayu Angga". " Boleh, ini kunci motornya, Reyfan memberikannya pada Angga". " Asyik... akhirnya aku bisa mengendarai motor keren!, sahut Angga sangat senang ". " Hati\-hati ya jangan mengebut di jalan!!, pesan Reyfan " Oke kakakku yang tampan dan baik hati!, sahut Angga". Reyfan dan teman\-temannya tidur sangat nyenyak.



Reni datang ke rumah Agus tetapi Agus, Reyfan, Gilang, Adit, dan Fajar sudah tertidur nyenyak. " Bu, ini Reni bawakan kue bolu dan gorengan untuk ibu dan teman\-teman Agus!, ucap Reni". " Tapi mereka sedang tidur di kamar Agus, Ren! Semalam mereka kan begadang?!, sahut Ibu Agus". "Tidak apa\-apa bu, nanti kalau mereka sudah bangun tidur bisa mencicipinya, sahut Reni". "Bu, ngomong\-ngomong Reyfan tidur di dalam kamar Agus juga?, tanya Reni penasaran ". "Ya, tapi motornya dipakai Angga main ke rumah temannya, memangnya kenapa kau tanyakan tentang Reyfan? Jangan\-jangan kau menyukai Reyfan ya?, Ibu Agus menggoda Reni". Reni tersipu malu. "Ya sudah, Reni pamit pulang dahulu ya bu, pamit Reni". "Terima kasih kuenya ya Ren?!, sahut Ibu Agus". Reni mengganggukan kepalanya sambil tersenyum.


__ADS_1


Tepat pukul 15:00 WIB, alarm ponsel Reyfan berdering. Reyfan berusaha membuka matanya karena masih mengantuk, ia mematikan alarm di ponselnya.



Tepat pukul 16:00 WIB, ia terbangun karena mendengar suara motor. Adit, Agus, Gilang, dan Fajar ikut terbangun. Reyfan duduk di kursi depan rumah Agus. Ibu Agus sudah menyiapkan kue bolu dan gorengan dari Reni. " Ini dari Reni, tadi pagi dia ke sini membawakan kue dan gorengan untuk kalian!, sahut ibu Agus". "Perhatian sekali dia?!," sahut Fajar ". " Sepertinya ada udang di balik batu!!, sahut Adit". "Ya benar! sepertinya dia ingin bertemu dengan Reyfan!, canda Agus menggoda Reyfan". Reyfan hanya tersenyum cool. "Oh ya, aku mau pulang karena sehabis sholat magrib, aku ingin kencan dengan Indah, sahut Reyfan". "Kak Rey.. ini kunci motornya!!? terima kasih ya sudah mau meminjamkan motornya yang keren, sahut Angga tersenyum "." Ya, sahut Reyfan ".


__ADS_1



Mereka berpelukan erat, Indah menyandarkan wajahnya di dada Reyfan. "Indah... Aku sangat mencintaimu!, ucap Reyfan". "Rey, kita keliling Jakarta yuk! tempat ini sudah mulai membosankan, pinta Indah". "Ayo, bagaimana kalau kita ke Monas?, ajak Reyfan". "Boleh!!, sahut Indah". Mereka pun pergi menuju Monas.



Saat mengendarai motor, Indah dan Reyfan berpegangan sangat mesra. Setelah tiba di Monas, tangan Indah dan Reyfan tidak pernah lepas. Di lapangan Monas, Reyfan melingkari tubuh belakang Indah. Lalu menciumi pipi Indah berulang kali. Malam itu mereka sangat bahagia. Malam semakin larut, Reyfan segera mengantarkan Indah pulang.

__ADS_1


__ADS_2