Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Pantai Anyer


__ADS_3

Liburan akhir semester ganjil sekaligus menyambut tahun baru. Sekolah Indah mengadakan wisata ke Pantai Anyer. Indah sangat bahagia, karena pantai adalah objek wisata alam yang paling disukainya.



Bis rombongan dibagi hingga 10 bis. Indah berada di bis no. 4 sedangkan Reyfan berada di bis no. 7. Para siswa dan semua guru sangat bahagia. Beberapa lomba diadakan seperti joget balon, bernyanyi dan balap karung.



Mereka tiba di pantai Anyer pukul 10:00 WIB. Mereka beristirahat di tepi pantai sambil menikmati makanan. Acara lomba pun dimulai, semua siswa dan guru ikut berpartisipasi. "Indah, ayo kita ikut lomba joget balon!, ajak Eka". "Tidak ah.. aku malu, jawab Indah". Mata Indah tiada henti mencari Reyfan. Saat itu Reyfan sedang asyik mengobrol dengan teman\-temannya.



Setelah acara lomba dan pembagian hadiah selesai, bu Intan mengumumkan siswa dan siswi berprestasi. Lalu memberikan piala dan hadiah. Reyfan meraih juara I di kelasnya sekaligus juara umum semua mata pelajaran di sekolah. Indah pun mendapatkan juara I di kelasnya. Mereka sangat bangga dan bahagia. Mereka berusaha meningkatkan prestasi di semester selanjutnya.


__ADS_1


Acara telah selesai, kepala sekolah memberikan kesempatan pada para siswa untuk menikmati pemandangan di sekitar pantai Anyer. Selain itu, para siswa harus sudah berkumpul pukul 16:00 WIB di depan parkir bis rombongan sekolah. Karena bu Intan akan mengabsen ulang.



Reyfan mendekati dan menarik tangan Indah. Mereka memisahkan diri dari rombongan. Sepoi angin pantai membuat rambut Indah berantakan. Reyfan membelai dan merapikan rambut Indah dengan jari tangannya. Indah tersipu malu.



Reyfan menggenggam kedua tangan Indah. Ia memandangi wajah Indah. Lalu Reyfan mencium kening dan pipi Indah. " Aku sangat mencintaimu, Indah!!, sahut Reyfan \( mencium kedua tangan Indah\)". Aku juga sangat mencintaimu, Reyfan!, sahut Indah \(memeluk erat tubuh Reyfan\) ".




Sejam kemudian, "Aku lelah.. ayo kita istirahat di bawah pohon itu, tunjuk Reyfan". Mereka bersandar di bawah pohon sambil memandangi keindahan pantai Anyer.

__ADS_1



"Rey, coba kita ke sana, tunjuk Indah ke arah panggung musik" . Mereka menyaksikan pertunjukan musik. Di sana juga ada Adit, Agus, Fajar, Gilang, dan Eka".



"Rey, bagaimana kalau kita menyumbangkan lagu di panggung, sahut Adit". Tapi sebelumnya kita temui dahulu panitia penyelenggaranya, sahut Fajar ". "Boleh itu!, sahut Agus". "Ya sudah, ayo kita temui panitia penyelenggaranya, jawab Reyfan". Mereka menemui panitia penyelenggara acara tersebut. Mereka dengan sangat senang hati mempersilahkan grup band Reyfan tampil di acara ini.



"Ayo Gilang semangat,!, teriak Eka". Indah tersenyum melihat tingkah laku Eka. Indah mendengarkan setiap lirik lagu yang dinyanyikan Reyfan dengan seksama. Ia sangat yakin bahwa lagu tersebut dibuat khusus untuknya.



Setelah pertunjukan musik mereka selesai. Reyfan mendekati dan membisiki telinga Indah. "Lagu tadi kubuat khusus untukmu, apa kau suka?, tanya Reyfan". "Ya aku sangat suka, jawab Indah malu". " Indah.. Reyfan.. ayo kita lihat\-lihat souvenir pantai Anyer!, ajak Eka". "Ayo!, jawab Reyfan". Mereka berjalan bersama\(Reyfan, Indah, Gilang, Eka, Adit, Fajar, dan Agus\) melihat para pedagang yang menjual beraneka ragam souvenir.

__ADS_1


__ADS_2