
Pagi itu, Agus hendak membeli beberapa batang rokok di warung. "Gus!?, panggil Reni \(teman kecil Agus\)." Hai Ren!!?, mau kemana?, sapa Agus". " Ke warung bu Siti, jawab Reni". "Sama dong!, sahut Agus". "Ngomong ngomong, kemarin aku lihat pria sangat tampan di depan rumahmu, apa dia sahabatmu?!, tanya Reni". "Ya benar! namanya Reyfan, sahut Agus". "Oh namanya Reyfan?!, sahut Reni". "Memangnya kenapa? Apa kau menyukainya?, canda Agus menggoda Reni". Reni tersipu malu. " Tapi sayang, dia sudah punya kekasih, sahut Agus". " Kau mau beli apa ke warung bu Siti? tanya Reni ". " Hanya 3 batang rokok karena mulutku terasa masam setelah sarapan, sahut Agus". " Kau sendiri mau beli apa?, tanya Agus". " Sabun mandi dan pasta gigi, jawab Reni".
Kelihatannya sahabatmu yang bernama Reyfan itu seperti anak orang kaya?!, sahut Reni". "Ya memang orang kaya. Ayahnya seorang pengusaha batubara di Kalimantan. Meskipun dia kaya, dia tidak pernah sombong dan selalu peduli terhadap sahabat yang membutuhkan bantuannya. Selain itu, Reyfan seorang murid yang jenius. Banyak kaum hawa yang tergila gila padanya, ucap Agus menceritakan sosok karakter Reyfan yang sebenarnya pada Reni. "Salam kenal buat Reyfan ya Gus!,sahut Reni". "Waduh.. sepertinya ada fans baru Reyfan nih!!, canda Agus".
Setelah membeli barang yang mereka butuhkan. Mereka berpisah di tengah jalan. "Ren, aku duluan ya! mau latihan musik di rumah Reyfan,pamit Agus". "Jangan lupa salam kenal ya buat Reyfan!, pesan Reni pada Agus". "Oke!!, jawab Agus".
__ADS_1
Fajar lebih dulu tiba di rumah Reyfan. "Rey, bagaimana hubunganmu dengan Indah?, tanya Fajar". "Entahlah Jar.. Aku juga bingung, biarlah hubungan kami mengalir bagai air yang mengalir, jawab Reyfan "." Kau yang sabar ya! mungkin suatu saat nanti ayah Indah bisa merestui hubungan kalian!?, Fajar menepuk punggung Reyfan ".
Di tengah jalan Agus dan Adit bertemu. Mereka tiba bersama di rumah Reyfan. Sepertinya personil kita kurang satu nih!, sahut Adit". "Biasa Dit, paling jam segini dia masih molor!, canda Agus". "Tapi tadi aku hubungi, dia katakan sedang OTW \(On The Way\)!, sahut Fajar "." Memang benar OTW, OTW ke pulau kapok alias molor, canda Agus".Mereka pun tertawa lepas.
__ADS_1
" Bagaimana dia cantik atau tidak? tanya Reyfan "."Cantiklah kan gadis.. masa sih tampan?!, canda Agus". "Ingat Rey, kau masih punya Indah!, sahut Adit mengingatkan Reyfan "." Salam apa ini? tanya Reyfan tersenyum cool". "Salam Kenal lah masa sih daun salam?, canda Agus". Mereka tertawa lepas. "Katakan pada Reni, salam kenal juga untuknya!, sahut Reyfan".
Hampir setengah jam mereka menunggu Gilang. "Sebentar aku hubungi Gilang, sahut Adit". " Hai Lang!, katanya kau sudah OTW, kok belum juga tiba di rumah Reyfan, kami sudah lama nih menunggu kau di sini!, sahut Adit agak kesal". "Sorry bro.. Aku baru selesai mandi, tunggu sebentar lagi ya, aku past datang!, sahut Gilang tertawa. "Oke kami tunggu!, sahut Adit. Gilang pun segera pergi menuju rumah Reyfan.
" Hai semua, sorry ya nunggu lama!, sapa Gilang "." Ayo kita mulai latihan!, ajak Reyfan ". Mereka berlatih musik di ruang musik. Setelah selesai, mereka duduk santai di ruang tamu." Ngomong ngomong, Reni sekolah di mana Gus?, tanya Reyfan penasaran "." Wah gawat nih.. ada yang penasaran, canda Fajar ". " Dia sekolah di CITRA BANGSA jurusan IPS. Kenapa? kau masih penasaran dengannya?, tanya Agus ". Reyfan pun tersenyum. " Kok Reni bisa menitipkan salam untukmu? Memangnya kalian sudah pernah bertemu?, tanya Adit pada Reyfan ". " Belum pernah.. namanya saja baru aku dengar dari Agus!, sahut Reyfan ".
__ADS_1
" Reni mengenalmu saat kau kemarin main ke rumahku Rey!?. Tanpa sepengetahuan kita, dia memperhatikanmu dan dia terpesona melihat ketampananmu Rey?!, sahut Agus ". " Cie..Cie.. punya pengagum rahasia nih, Fajar menggoda Reyfan". "Gilang, awas saja kalau kau cerita hal ini pada Eka!, Eka sahabat terdekat Indah. Dia nanti pasti cerita pada Indah, sahut Reyfan mengancam Gilang". "Slow bro... rahasiamu tetap kujaga, jawab Gilang".