Ajari aku melupakanmu

Ajari aku melupakanmu
Gilang menyukai Eka


__ADS_3

Sore hari Reyfan, Fajar, Adit, Agus,dan Gilang bermain Futsal. Saat istirahat, mereka minum dan duduk sejenak. " Rey.. menurutmu Eka sudah punya kekasih atau belum?,tanya Gilang penasaran". " Mana kutahu...aku bukan bapaknya!?,sahut Reyfan santai". " Indah kan sahabat dekatnya, mungkin dia tahu?,sahut Gilang". " Memangnya kenapa? kau suka dengannya?,sahut Reyfan" . Gilang tersenyum malu lalu memukul canda punggung Reyfan. "Nanti akan kutanya Indah,sahut Reyfan". "Memangnya kau berani mendekati Eka?dia gadis yang ketus, jika kau menyakitinya dia akan menerkamnya bagai harimau memakan mangsa, canda Reyfan sambil tertawa. Gilang pun ikut tertawa. " Kalau harimaunya cantik seperti dia tidak apa-apa,aku malah suka dan pasrah, sahut Gilang tertawa". Reyfan langsung menjeguk kepala Gilang sambil tertawa. " Sudahlah..ayo kita lanjutkan permainan!, ajak Reyfan". Malam hari setelah membersihkan diri, Reyfan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia mengambil ponsel miliknya lalu ia menulis pesan untuk Indah. " Hai sayang sedang apa? aku rindu padamu!?, sapa Reyfan". " Aku sedang belajar Rey..karena ujian sudah di ambang pintu, jawab Indah". " Kau sendiri sedang apa?tanya Indah". Aku sedang mengirim pesan pada bidadariku, canda Reyfan" . " Dasar gombal!?,jawab Indah". " Oh iya..ngomong-ngomong, sahabatmu Eka sudah punya kekasih belum?,tanya Reyfan". " Memangnya kenapa kau bertanya seperti itu?kau menyukainya?!,jawab Indah kesal. " Bukan aku sayang tapi Gilang, sahut Reyfan". " Oh.. setahu aku Eka itu masih single, jawab Indah"."Baiklah nanti akan kuberi tahu Gilang bahwa Eka masih single, sahut Reyfan". " Ya sudah lebih baik sekarang kau istirahat Rey!, sahut Indah". "Oke sayang...aku akan menuruti kata-katamu, I love You", ucap Reyfan". "I love You too, jawab Indah". Pagi hari di sekolah, terlihat Eka sedang membaca majalah remaja. Lalu Indah mendekatinya. " Kau sedang baca apa? tanya Indah". " Tentang gosip artis lah....masa sih tentang masakan? jawab Eka". " Lagi pula aku tidak yakin kau mau baca tentang masakan, kau kan tidak bisa memasak..masak air saja pancinya sampai hangus?!,canda Indah". Mereka berdua tertawa. " Ngomong-ngomong, tadi malam Reyfan mengirim pesan padaku, dia mengatakan kalau Gilang menyukaimu?!,sahut Indah menggoda Eka". " Ha....Gilang menyukaiku?!!,Eka terkejut". Tapi Indah..aku kan tidak cantik,ucap Eka melas diri". " Siapa bilang kau tidak cantik? kau ini cantik dan unik, sahut Indah". " Saking uniknya pria takut mendekatimu, canda Indah". " Memangnya aku unik kenapa?tanya Eka polos. " Kau unik karena kau sangat cerewet dan galak sehingga pria takut menggodamu, jika marah kau seperti harimau!?,ucap Indah sambil tertawa". " Masa bodoh.. inilah diriku!? siapapun pria yang menyukaiku dia harus menerimaku apa adanya?!,sahut Eka". Bel masuk berbunyi, pelajaran pun segera dimulai. Semua siswa serius mendengarkan penjelasan dari guru. Saat jam istirahat, Gilang dan Reyfan memasuki ruang kelas Indah. Reyfan mengajak Indah ke taman sekolah. Gilang melihat Eka duduk sendiri membaca majalah remaja. Ia pun duduk di samping Eka. " Hai Eka ?!,sapa Gilang". Eka tersenyum, " Ada apa Gilang? Tidak biasanya kau mendekatiku?,tanya Eka tersenyum". " Tidak apa-apa, aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat saja,sahut Gilang". " Ini kita sudah duduk berdekatan, canda Eka". Gilang tertawa mendengar ucapan Eka. " Malam Minggu nanti kau ada acara?, tanya Gilang". " Tidak, jawab Eka". " Kita nonton bioskop atau makan yuk!,ajak Gilang. " Boleh, asalkan kau jangan macam-macam denganku,ancam Eka". " Tidak macam-macam tapi hanya satu macam, canda Gilang". Eka tertawa mendengar candaan Gilang.


__ADS_2